Tinjau Kondisi Pos-Pos Hidrologi BWS Sulawesi II di Kab. Boalemo dan Pohuwato, Kabalai Berharap Ketersediaan, Keakuratan, Kemutakhiran, dan Kesinambungan Data Hidrologi akan Terpenuhi

262

SISDA BWS SUL II – Data hidrologi sangat dibutuhkan dalam perencananan di Bidang SDA, khususnya bagi BWS Sulalwesi II maupun pihak eksternal seperti konsultan perencanaan dan pihak akademisi. Untuk itu, perlu adanya program dan pengelolaan data hidrologi secara terpadu sehingga keberadaan data-data tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik nantinya. Kegiatan pengelolaan pos hidrologi memerlukan sumber daya manusia yang baik dan punya kemauan serta kemampuan dalam mengelola setiap data pos.

Kondisi Pos Hidrologi di Boalemo, Foto : SISDA
Kabalai Monev Melihat Kondisi Pos Hirologi Boalemo, Foto : Humas

BWS Sulawesi II melalui kegiatan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) melakukan monitoring & evaluasi terhadap beberapa Pos Hidrologi yang berada di Kabupaten Boalemo dan Pohuwato juga menyempatkan meninjau kondisi bendung Paguyaman. Kepala Balai, yang memimpin langsung kegiatan ini mengatakan “kita sudah mengecek beberapa pos dan alhamdulillah semua berfungsi dengan baik, bahkan salah satu pos klimatologi kita mendapat juara 1 nasional tahun 2019.

Kabalai memberi arahan Ke Tim Hidrologi, Foto : Humas
Kabalai Memawancarai Penjaga Pos Hidrolog, Foto : Humas

Semoga kegiatan ini sesuai dengan tujuannya, yaitu tersedianya data data hidrologi baik secara kuantitas dan kualitasnya”, ucap Adenan Rasyid, ST, MT. Pengelolaan data hidrologi merupakan salah satu kegiatan wajib balai yang penentuan lokasinya melalui rasionalisasi pos hidrologi.

Foto bersama Kabalai dan Tim Hidrologi, Foto : Humas
Kondisi Pos Hidrologi Boalemo, Foto : Humas

Rahmanova Lamusu, ST selaku PPK PSDA menambahkan “pos hidrologi ini sangat penting karena dari sini kita bisa mendapatkan data curah hujan, kecepatan angin, temperatur dan cuaca. Data-data ini sangat berguna dalam merencanakan, melaksanakan pekerjaan bangunan air, dan sebagai informasi peringatan dini dalam menghadapi bencana terutama banjir yang tersebar di wilayah kerja BWS Sulawesi II”, tutupnya.