Kementerian PUPR Kebut Pembangunan Fasilitas Observasi COVID 19

March 10 2020

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyiapkan pembangunan fasilitas observasi/penampungan/karantina untuk pengendalian infeksi penyakit menular, utamanya COVID-19 (Corona) di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Fasilitas memanfaatkan lokasi ex-tempat penampungan (kamp pengungsi Vietnam) yang difungsikan sejak tahun 1979 hingga 1996 di Pulau Galang. Kini lokasi tersebut merupakan kawasan wisata sejarah.

Sesuai dengan intruksi Presiden Joko Widodo, seluruh fasilitas kesehatan yang dibangun tersebut diharapkan selesai akhir Maret 2020.

“Target yang diberikan Bapak Presiden adalah 2-3 minggu harus selesai dan siap untuk dimanfaatkan. Berarti tidak hanya bangunan untuk observasi/penampungan/karantina (termasuk isolasi) saja, tetapi juga pendukungnya, seperti rumah dokter/perawat, dapur umum, gudang, laundry, dan lain-lain.” kata Menteri

Lebih lanjut Menteri Basuki mengatakan untuk menyediakan air baku, telah disiapkan 4 alternatif tampungan air yakni Waduk Rempang dengan debit 232 liter/detik berjarak 16 km, Embung Camp Vietnam (0,11 liter/detik) berjarak 1,6 km, Embung Setokok (1,5 liter/detik) berjarak 35 km, dan Waduk Sei Gong (400 liter/detik) berjarak 4,1 km, namun Waduk Sei Gong kondisi airnya masih payau. “Untuk menunjang fasilitas observasi dan isolasi, kami akan bangun instalasi pengolahan air (IPA) dengan kapasitas 5 liter/detik yang bersumber dari Waduk Rempang,” jelas Menteri Basuki pada kunjungannya senin 9 Maret 2020 di Waduk Rempang.

Waduk Rempang memiliki volume tampung 5,1 juta m3 dengan luas genangan 154, 6 hektar. Untuk pengerjaannya, saat ini Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera IV Ditjen SDA tengah menyiapkan pipa transmisi sepanjang 16,2 km dan pipa distribusi di dalam kawasan untuk sepanjang 6,7 km. Total anggaran diperkirakan sekitar Rp 17 miliar.

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki pada kunjungan tersebut yaitu, Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Hidayat Sumadilaga, Dirjen Sumber Daya Air Jarot Widyoko, Direktur Bina Penataan Bangunan Diana Kusumastuti, Kepala Pusat Air Tanah dan Air Baku Ditjen SDA Iriandi Azwartika, Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera IV Ditjen SDA Ismail Widadi, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kepri Albert Renaldo dan Kepala BPJN Jambi – Kepri Bosar Pasaribu, Direktur Keuangan PT.Wijaya Karya Agung Budi Waskito, dan Direktur HSE PT.Waskita Karya Fery Hendriyanto. (humas)