Detail Berita


Menteri PU Kunjungi Bendungan Jlantah di Karanganyar - Irigasi Diperluas, Produktivitas Meningkat

Berita Balai,
16 February 2026

Sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan peningkatan produktivitas pertanian, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, didampingi Kepala BBWSBS Gatut Bayuadji beserta jajaran meninjau progres pengembangan jaringan irigasi di kawasan Bendungan Jlantah. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan sebelumnya terkait rencana pembangunan saluran irigasi baru guna memperkuat pola tanam sawah di sekitar bendungan.

Optimalisasi pemanfaatan bendungan terus dilakukan. Dengan memanfaatkan saluran irigasi kewenangan kabupaten yang telah ada, produktivitas pertanian di lahan seluas ±800 Ha mampu meningkat hingga 100%. Ke depan, pemerintah menargetkan perluasan layanan hingga ±1.500 Ha melalui Pembangunan jaringan irigasi baru.

Dengan kapasitas tampung 11,92 juta m³, Bendungan Jlantah tidak hanya berfungsi sebagai penyedia air irigasi, tetapi juga berperan dalam pengendalian banjir, mendukung potensi energi terbarukan seperti PLTMH dan PLTS terapung, serta direncanakan menjadi sumber air baku bagi masyarakat melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan PDAM setempat. Infrastruktur sumber daya air yang terus dioptimalkan ini diharapkan semakin memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
 
Data Teknis
  • Kapasitas Tampung 11,82 Juta m3 
  • Luas Genangan 54,77 Ha
 
Manfaat
  • Air Baku 150 Liter/detik
  • Irigasi 1.494 Ha
  • Reduksi Banjir 87 Ha
  • Potensi PLTS 10 MW
  • Potensi PLTMH 0,625 MW

Sebetulnya dengan menggunakan existing saluran irigasi kewenangan kabupaten yang ada, kita sudah sanggup meningkatkan produktivitas pertanian sampai 100%. Namun, area yang di-cover masih sebesar ± 800 Ha. Target kita adalah meningkatkan area irigasi sampai dengan ± 1.500 Ha. Jadi, kita akan membangun jaringan irigasi baru agar bisa mendukung perluasan area irigasi sebesar ± 700 Ha.

Fungsi utama dari Bendungan Jlantah adalah untuk irigasi. Kemudian, bendungan itu juga bisa mereduksi banjir dan menjadi sarana untuk ketahanan energi melalui PLTMH atau PLTS. Yang terakhir, bendungan ini berfungsi sebagai cadangan air baku bagi masyarakat sekitar. (Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo)

Author : BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

Tags : #SigapMembangunNegeriUntukRakyat #MengelolaAirUntukNegeri #IrigasiUntukSwasembadaPangan #SetahunBerdampak #BBWSBS

Postingan Lainnya

15 February 2021

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Tukul di Kabupaten Pacitan

Baca Selengkapnya

05 February 2021

Penandatanganan Kontrak Bersama Paket-paket di Lingkungan BBWSBS

Baca Selengkapnya

15 February 2021

Menteri Basuki Tinjau P3TGAI di Pacitan

Baca Selengkapnya