Seputar BBWS Citarum
L-Shaped dan Tetrapod: Konstruksi Pengaman Pantai Eretan jadi Pelindung Warga dari Banjir Rob
Kategori :
Tuesday, 18 November 2025
Banjir rob Pantai Eretan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, yang terjadi selama bertahun-tahun telah menjadi ancaman besar bagi warga pesisir. Tanpa pengaman pantai yang kokoh, air laut itu masuk ke rumah-rumah warga dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Untuk mengatasi itu, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum membangun konstruksi L-Shaped dan Tetrapod, yang kini menjadi garda terdepan melindungi warga dari banjir rob.
Pembangunan pengaman Pantai Eretan telah dilaksanakan sejak tahun 2021 dan diproyeksikan selesai pada tahun 2028. Hingga kini, sepanjang 500 (lima ratus) meter konstruksi L-Shaped telah berdiri kokoh melindungi warga pesisir. Deretan Tetrapod juga telah memecah ombak besar Pantai Eretan, membuatnya lebih aman untuk kegiatan perikanan dan pariwisata warga sekitar.
L-Shaped adalah konstruksi tembok yang terbuat dari beton bertulang, batu bata, atau blok beton yang berfungsi untuk menahan pergerakan tanah atau material lain agar tidak longsor atau runtuh. Konstruksi ini biasanya ada di sekitar tebing, sungai, pantai, maupun area perbatasan lainnya.
Sesuai namanya, jika dilihat dari samping, kontruksi L-Shaped ini menyerupai huruf “L”. Desain L tersebut bukan hanya untuk menampilkan estetika, tapi juga berdasarkan fungsi yang hendak dicapai. Bagian vertikalnya berfungsi sebagai tembok yang menahan dorongan langsung, sedangkan bagian horizontal yang juga sebagai “kaki”nya berfungsi sebagai jangkar atau penyeimbang untuk menjaga dinding tetap tegak dan stabil.
Konstruksi L-Shaped itu telah melindungi warga Kandanghaur dari banjir rob melalui berbagai fungsi yang dimilikinya, diantaranya:
- Mencegah erosi dan abrasi dengan meredam gelombang yang mengikis garis pantai,
- Menahan air laut dengan menjadi tanggul pantai untuk mencegah banjir rob,
- Menjaga kestabilan tanah agar bangunan pesisir tetap aman, dan
- Membatasi area pantai dan daratan untuk menjaga stabilitas kawasan.
Selain L-Shaped, Tetrapod juga memiliki peran penting sebagai pengaman Pantai Eretan. Tetrapod adalah struktur beton berkaki empat yang berfungsi memecah ombak agar tidak merusak pantai dan mencegah abrasi. Tetrapod biasanya dipasang di pelabuhan, tanggul pantai, atau muara sungai untuk meredam ombak dan mencegah pengikisan pantai.
Selaras dengan namanya pula, “tetra” yang dalam bahasa Yunani berarti empat dan “poda” yang berarti kaki, Tetrapod ini memiliki empat kaki. Bentuk kakinya yang seperti silinder membuat air bisa mengalir di sekitarnya, sehingga energi gelombang ombakterpecah dan tekanannya berkurang. Energi gelombang yang ganas itu berkurang drastis sebelum mencapai pantai atau pelabuhan, memberikan keamanan bagi aktivitas warga di sekitarnya.
Konstruksi Tetrapod yang dibangun dan dipasang di beberapa titik Pantai Eretan memiliki berbagai fungsi, diantaranya:
- Memecah gelombang agar ombak tidak langsung menghantam daratan,
- Mencegah abrasi dengan menahan kikisan pasir dan tanah pantai,
- Melindungi infrastruktur pesisir seperti tembok dan bangunan dari terjangan ombak,
- Menjaga garis pantai agar tidak dangkal akibat endapan pasir dan arus laut, dan
- Menciptakan perairan tenang untuk pelabuhan kegiatan perikanan dan pariwisata.
Apabila L-Shaped dan Tetrapod itu diletakkan di titik lokasi yang sama, seperti di Pantai Eretan, pengaman pantai akan lebih kokoh dan tangguh. Tetrapod akan memecah gelombang terlebih dahulu sebelum mengenai L-Shaped, sehingga konstruksi lebihawet dan pantai lebih terlindungi dari abrasi. Keduanya mungkin berbeda, tapi sama-sama menjadi benteng pelindung bagi warga pesisir.