Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Kesejateraan Petani melalui Pembangunan Irigasi Berkualitas di Desa Wanawali


Kategori :

Monday, 10 November 2025


Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Kesejateraan Petani melalui Pembangunan Irigasi Berkualitas di Desa Wanawali

Dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, sesuai amanah Instruksi Presiden No. 2 Tahun 2025, Balai Besar Wilayah Sungai Citarum melaksanakan Pekerjaan Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Utama di Desa Wanawali, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta.  

Pekerjaan ini merupakan pekerjaan kontraktual yang dilaksanakan oleh PT Adhikarya sejak 25 September lalu dan diproyeksikan selesai dalam 98 (sembilan puluh delapan) hari. Pembangunan saluran irigasi yang salah satunya berlokasi di Daerah Irigasi Cikadu ini memiliki target panjang saluran eksisting sekitar 2.265 (dua ribu dua ratus enam puluh lima) dan memiliki lebar saluran sekitar 1 (satu) meter.  

Hingga Jumat (7/11), panjang saluran irigasi yang dibangun telah mencapai 230 (dua ratus tiga puluh) meter melebihi target rencana yang telah ditetapkan dengan dengan progress 15.3% (lima belas koma tiga persen). 

Meski belum rampung, keberadannya itu telah meningkatkan produksi pertanian di sekitarnya, khususnya Petani Desa Wanawali seperti yang dirasakan Rahmat Hidayat. Alhamdulillah bisa meningkatkan produksi kami. Rata-ratanya bisa 6 (enam) sampai 7 (tujuh) ton, biasanya suka kekeringan paling 3 (tiga) ton, 2 (dua) ton. Kalau sekarang ini alhamdulillah,” ujarnya.  

Pekerjaan peningkatan dan rehabilitasi irigasi tersebut saat ini terus dilaksanakan secara bertahap sesuai rencana dan target waktu yang telah ditetapkan.  

Sebelum pekerjaan ini dimulai, BBWS Citarum telah melaksanakan sosialisasi ke pemerintah setempat meliputi Dinas Kabupaten Purwakarta dan pemerintah desa setempat guna mensinergikan kegiatan tersebut. Pada pelaksanaannya, pekerjaan kontraktual ini senantiasa melibatkan masyarakat, mulai dari pihak desa hingga masyarakat setempat agar hasil pembangunan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dapat memberikan rasa memiliki bagi masyarakat sekitar. 

Pekerjaan yang melibatkan kerjasama antar pemerintah dan masyarakat ini juga dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dengan mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan melalui prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Hal tersebut tecermin salah satunya pada kualitas seluruh material konstruksi yang digunakan.  

Material kontsruksi yang digunakan terutama pasir dan batu diambil dari PT Alam Manunggal Selaras yang telah memiliki izin tambang. Material tersebut juga telah melalui pengujian di UPTD Laboratorium Pemerintah Kabupaten Subang pada bulan September lalu. “Di material batu dan pasir ini sudah kita bawa ke Laboratorium, jadi kita tetap mengutamakan kualitas,” sebut Ari Bagus, Pelaksana Lapangan PT Adhikarya. 

Melalui penggunaan material konstruksi yang terjamin kualitasnya serta pendekatan kolaborasi pada pelaksanaan pekerjaannya, Balai Besar wilayah Sungai Citarum berkomitmen untuk terus mengalirkan manfaat dengan membangun infrastruktur irigasi yang kokoh, aman, relevan, dan berkelanjutan demi mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani Indonesia.