BWS Kalimantan IV Pasang Jembatan Bailey Tanggapi Kerusakan Jembatan di Desa Suka Raja
Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV merespons cepat keluhan masyarakat Desa Suka Raja, Kecamatan Sepaku, terkait kerusakan jembatan penghubung di RT 24 yang berbatasan dengan RT 25, kawasan Patok 52. Sebagai langkah tanggap darurat, BWS Kalimantan IV menurunkan satu unit jembatan Bailey dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN).
Rangka jembatan Bailey tiba di lokasi pada Selasa malam (13/1) dan dilanjutkan dengan proses perakitan pada Rabu (14/1). Jembatan Bailey yang dipasang memiliki panjang sekitar 15 meter dan lebar 6 meter, menggunakan plat dek dengan pemasangan baut menggunakan kunci impact serta didukung oleh genset berkapasitas 10.000 watt.
Kehadiran jembatan Bailey tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat karena kembali membuka akses penghubung yang sebelumnya terganggu akibat kerusakan jembatan, sehingga mobilitas warga dapat kembali berjalan normal.
Dalam pelaksanaan penanganan darurat ini, BWS Kalimantan IV menjalin koordinasi dan kolaborasi lintas instansi, termasuk Balai Besar Pelaksanaan Jalan dan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), guna memastikan pemasangan jembatan Bailey berjalan optimal serta dapat segera difungsikan untuk mendukung aktivitas masyarakat.
Saat ini jembatan tersebut sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menunjang aktivitas serta mobilitas sehari-hari. Dengan berfungsinya jembatan Bailey ini, akses penghubung yang sebelumnya sempat terhambat akibat kerusakan jembatan dapat kembali berjalan normal. Penanganan ini sekaligus menunjukkan komitmen BWS Kalimantan IV dalam merespons cepat kondisi darurat dan memastikan konektivitas infrastruktur bagi masyarakat tetap terjaga.
PUPR