Infrastruktur Jadi Sorotan Kepala BNPB Didampingi BWS Sumatera I Tinjau Langsung Dampak Banjir di Langkahan Aceh Utara

Berita Balai

Mewakili BWS Sumatera I, PPK O&P SDA IV (rompi kuning) mendampingi kunjungan BNPB ke Langkahan
Mewakili BWS Sumatera I, PPK O&P SDA IV (rompi kuning) mendampingi kunjungan BNPB ke Langkahan

Aceh Utara, 15/12 — Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, untuk meninjau langsung dampak banjir yang melanda wilayah tersebut. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat memastikan penanganan pascabanjir berjalan sesuai dengan kondisi di lapangan. Sejumlah titik terdampak menjadi perhatian utama, khususnya infrastruktur yang mengalami kerusakan cukup parah. Aktivitas masyarakat masih terganggu akibat akses yang belum sepenuhnya pulih. Pemerintah pusat menegaskan komitmen untuk mempercepat proses pemulihan.

Dalam kesempatan tersebut, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I Aceh memaparkan kondisi jalan yang mengalami kerusakan hingga terputus akibat terjangan banjir. Jalan tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat. Tingkat kerusakan dijelaskan secara rinci, termasuk hambatan yang dihadapi dalam proses penanganan darurat. BWS Sumatera I juga menyampaikan kebutuhan penanganan lanjutan agar akses dapat segera difungsikan kembali. Pemulihan jalan dinilai menjadi prioritas mendesak.

Selain infrastruktur jalan, pemaparan juga mencakup kondisi bangunan pengendali banjir Jambo Aye pascabanjir. Bangunan tersebut dijelaskan masih memiliki peran strategis dalam mengatur aliran air dan mengurangi risiko banjir susulan. Evaluasi teknis telah dilakukan untuk memastikan bangunan tetap berfungsi secara optimal dan aman. Beberapa catatan teknis menjadi perhatian dalam perencanaan tindak lanjut. Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar pengambilan keputusan ke depan.

Kunjungan Kepala BNPB turut dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, baik dari pemerintah daerah maupun instansi teknis lainnya. Diskusi dilakukan untuk menyamakan persepsi dalam penanganan dampak banjir secara terpadu. Koordinasi lintas sektor dinilai penting agar setiap langkah yang diambil saling mendukung. Sinergi antarinstansi diharapkan mampu mempercepat pemulihan wilayah terdampak. Kolaborasi menjadi kunci dalam penanganan bencana yang efektif.

Melalui kunjungan ini, diharapkan penanganan dampak banjir di Kecamatan Langkahan dapat dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Perbaikan jalan yang terputus serta optimalisasi fungsi bangunan Jambo Aye menjadi fokus utama ke depan. Pemerintah pusat dan daerah berkomitmen untuk terus hadir dalam proses pemulihan. Upaya penguatan ketahanan wilayah terhadap bencana juga terus didorong. Langkah ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh Utara.

Berita

berita/fe08bee3-d209-41cb-9d68-3e20c9288298/1768208612.png

Kementerian PU melalui BWS Sumatera I Perkuat Penyediaan Air Bersih di Aceh Tamiang, Beberapa Sumur Bor Sudah Berfungsi

berita/ee346b28-4ad6-46a0-81f3-9285294fbd30/1767928808.jpg

Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PU Lakukan Kunjungan Lapangan ke Sungai Tamiang, Didampingi BWS Sumatera I

berita/f2d78e38-0a1f-4c36-a9fb-ca472e4f68ea/1767928589.jpg

Menjaga Sungai dengan Vegetasi: Peran Pohon Pelindung Tebing dari Erosi dan Banjir

berita/6093d48c-1120-4c6e-aa23-fa84578169de/1767837059.png

Kementerian PU Waspadai Banjir Susulan, Perbaikan Bendung Pante Lhong Jadi Prioritas

berita/f6905050-4bd8-4d73-ab17-1c984f29331f/1767674974.jpg

Pohon Produksi Ramah Lereng Jadi Solusi Kebutuhan Ekonomi dan Kelestarian Lingkungan

berita/dd0b9f6c-b81d-41e3-aaf3-831d38feb079/1767574887.jpg

Penanganan Tanggul Jebol di Lhoksukon Terus Berjalan, BWS Sumatera I Turun Langsung