BWS Sumatera I Lanjutkan Penanganan Pascabanjir, Perapian Jalan Permudah Aktivitas Warga Langkahan dan Akses Menuju Bendung Jambo Aye Aceh Utara
Berita Balai •
Aceh Utara, 16/12 — Warga Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, sempat mengalami kesulitan beraktivitas akibat rusaknya akses jalan menuju Bendung Jambo Aye pascabanjir. Jalan yang menjadi penghubung utama tersebut tertutup lumpur tebal dan licin, sehingga menyulitkan kendaraan melintas. Kondisi ini berdampak langsung pada mobilitas warga, terutama untuk keperluan ekonomi dan aktivitas sehari-hari. Distribusi hasil pertanian dan akses menuju fasilitas umum pun terhambat. Situasi tersebut mendorong perlunya penanganan cepat di lapangan.
Sebagai respons atas kondisi tersebut, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I melakukan perapian jalan guna memulihkan akses masyarakat. Penanganan difokuskan pada titik-titik jalan yang paling terdampak dan sulit dilewati. Langkah ini dilakukan sebagai upaya awal agar jalur kembali dapat digunakan secara fungsional. Penanganan sementara ini diprioritaskan demi menjamin keselamatan pengguna jalan. Fokus utama diarahkan pada kebutuhan mendesak masyarakat.
Upaya perapian dilakukan dengan menimbunkan pasir kasar pada bagian jalan yang rusak dan berlumpur. Setelah penimbunan, permukaan jalan diratakan agar lebih stabil dan tidak licin. Kondisi tersebut memungkinkan kendaraan roda dua maupun roda empat melintas dengan lebih aman. Langkah ini memberikan solusi praktis dalam waktu singkat. Hasil penanganan langsung dirasakan oleh warga setempat.
Dengan kondisi jalan yang lebih baik, hambatan mobilitas masyarakat pascabanjir dapat dikurangi. Warga tidak lagi harus memutar jalur atau menunggu jalan mengering secara alami. Aktivitas menuju permukiman, lahan usaha, serta fasilitas umum dapat kembali berjalan. Akses yang pulih turut mendukung keberlangsungan kegiatan ekonomi masyarakat. Penanganan ini membantu memulihkan ritme kehidupan warga secara bertahap.
Selain untuk kepentingan masyarakat, perapian jalan juga menunjang kelancaran akses menuju Bendung Jambo Aye. Akses yang memadai diperlukan untuk mendukung pengelolaan dan pemantauan bangunan air pascabanjir. BWS Sumatera I akan terus memantau kondisi jalan dan lingkungan sekitar. Evaluasi lanjutan dilakukan untuk menentukan kebutuhan penanganan berikutnya. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pelayanan infrastruktur bagi masyarakat terdampak banjir. (rh)
Berita
Menjaga Sungai dengan Vegetasi: Peran Pohon Pelindung Tebing dari Erosi dan Banjir
Kementerian PU Waspadai Banjir Susulan, Perbaikan Bendung Pante Lhong Jadi Prioritas
Pohon Produksi Ramah Lereng Jadi Solusi Kebutuhan Ekonomi dan Kelestarian Lingkungan
Penanganan Tanggul Jebol di Lhoksukon Terus Berjalan, BWS Sumatera I Turun Langsung
Koordinasi Pengendalian Banjir dan Irigasi, Bupati Aceh Besar Kunjungi BWS Sumatera I
Infrastruktur Jalan dan Sungai Lawe Alas Gayo Lues Jadi Fokus Kunjungan Menteri PU