Penanganan Tanggul Jebol di Lhoksukon Terus Berjalan, BWS Sumatera I Turun Langsung

Berita Balai

Excavator BWS Sumatera I terus beroperasi untuk memperbaiki tanggul yang jebol di Lhoksukon Aceh Utara
Excavator BWS Sumatera I terus beroperasi untuk memperbaiki tanggul yang jebol di Lhoksukon Aceh Utara

Aceh Utara, 4/1 — Penanganan tanggul jebol pascabanjir di Desa Jambo Rehat, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara saat ini masih terus berlangsung secara bertahap. Banjir yang terjadi beberapa waktu lalu menyebabkan kerusakan pada struktur tanggul dan berdampak langsung pada kawasan permukiman serta lahan di sekitarnya. Kondisi tersebut mendorong dilakukannya langkah cepat guna menekan risiko banjir susulan. Fokus penanganan diarahkan pada pengamanan area terdampak agar aktivitas masyarakat dapat tetap berjalan aman. Seluruh pekerjaan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan debit air sungai terkini.

Sebagai bagian dari respons cepat pemerintah, tim teknis dari BWS Sumatera I telah melakukan peninjauan lapangan sejak awal kejadian. Peninjauan tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan tanggul serta menentukan metode penanganan yang paling tepat. Hasil evaluasi lapangan menjadi dasar pelaksanaan pekerjaan darurat di lokasi. Penanganan difokuskan pada titik tanggul yang mengalami kerusakan paling signifikan. Langkah ini diambil untuk meminimalkan potensi meluasnya dampak banjir.

Dalam pelaksanaan di lapangan, material urugan dan perkuatan tanggul telah disiapkan dan mulai diaplikasikan pada bagian yang jebol. Sejumlah alat berat dikerahkan untuk mempercepat proses penutupan dan penguatan struktur tanggul. Pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan pengawasan teknis yang ketat. Seluruh proses mengikuti standar teknis operasi dan pemeliharaan sumber daya air. Hingga saat ini, progres penanganan terus menunjukkan perkembangan positif.

Selain penanganan fisik, koordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait juga terus diperkuat selama proses berlangsung. Keterlibatan aparat setempat dinilai penting dalam menjaga kelancaran pekerjaan dan keamanan area sekitar. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan kenaikan muka air, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi. Sosialisasi terus dilakukan agar warga memahami langkah antisipasi yang perlu dilakukan. Pendekatan kolaboratif menjadi kunci keberhasilan penanganan darurat ini.

Penanganan darurat yang sedang dilakukan akan dilanjutkan dengan perencanaan penanganan permanen setelah kondisi dinyatakan aman. Kajian teknis lanjutan akan disusun untuk memastikan kekuatan dan stabilitas tanggul dalam jangka panjang. Penguatan struktur direncanakan agar mampu menahan debit banjir yang lebih besar di masa mendatang. Penyesuaian desain akan mempertimbangkan kondisi hidrologi serta karakteristik wilayah setempat. Pemerintah menegaskan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan penanganan.

Berita

berita/f6905050-4bd8-4d73-ab17-1c984f29331f/1767674974.jpg

Pohon Produksi Ramah Lereng Jadi Solusi Kebutuhan Ekonomi dan Kelestarian Lingkungan

berita/dd0b9f6c-b81d-41e3-aaf3-831d38feb079/1767574887.jpg

Penanganan Tanggul Jebol di Lhoksukon Terus Berjalan, BWS Sumatera I Turun Langsung

berita/5cef7f3b-5bcf-41a8-b5c8-847071eb8805/1767665259.jpg

Koordinasi Pengendalian Banjir dan Irigasi, Bupati Aceh Besar Kunjungi BWS Sumatera I

berita/e077c095-aa61-4d42-bfda-5c98f026e021/1767574417.jpg

Infrastruktur Jalan dan Sungai Lawe Alas Gayo Lues Jadi Fokus Kunjungan Menteri PU

berita/784ba772-ea7a-4c79-b310-060fc03e8f22/1767574105.jpg

Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU Tinjau Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie, BWS Sumatera I Siap Kelola Dengan Optimal

berita/5aef52c8-2903-48af-a069-ab9169a880ab/1767171279.jpg

Dirjen SDA Tinjau Bendung Pante Lhong, Respons Banjir Sungai Peusangan di Bireuen