18 Agustus 2026
SURABAYA – Balai Besar Wilayah Sungai Brantas bersama Pemerintah Kabupaten Mojokerto memperkuat sinergi dalam mendukung pelaksanaan program Instruksi Presiden (Inpres) tentang percepatan peningkatan infrastruktur sumber daya air guna mendukung ketahanan pangan nasional di Kabupaten Mojokerto. Upaya percepatan pelaksanaan program tersebut dibahas dalam pertemuan koordinasi lintas sektor yang berlangsung di Command Center BBWS Brantas, Kamis (4/6/2026).
Pertemuan ini membahas pelaksanaan program Inpres berjalan tepat sasaran dan sesuai target, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan konstruksi, hingga pengawasan di lapangan. BBWS Brantas menyampaikan bahwa sejumlah lokasi di Kabupaten Mojokerto telah masuk dalam prioritas program rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi.
Salah satu lokasi yang menjadi fokus penanganan adalah Daerah Irigasi (DI) Pendowo yang termasuk dalam Program Inpres Tahap III. Melalui program tersebut, diharapkan keandalan layanan irigasi dapat meningkat sehingga kebutuhan air bagi lahan pertanian terpenuhi secara optimal dan produktivitas pertanian dapat terus ditingkatkan. Selain peningkatan jaringan irigasi permukaan, pertemuan juga membahas tindak lanjut pemenuhan kebutuhan air irigasi di Desa Kedunggede, Kecamatan Dlanggu. Usulan pembangunan infrastruktur irigasi di wilayah tersebut telah melalui proses verifikasi dan mendapat persetujuan dari BBWS Brantas. Pelaksanaannya direncanakan melalui Program Inpres pada tahun 2026. BBWS Brantas menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur irigasi berbasis air tanah harus dilaksanakan sesuai standar teknis dan prosedur yang berlaku. Pelaksanaan kegiatan juga akan mengacu pada ketentuan perizinan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), khususnya Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2024, guna menjaga keberlanjutan sumber daya air serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan.
Selain aspek teknis, pertemuan tersebut turut membahas kesiapan lahan dan langkah percepatan pelaksanaan pekerjaan agar manfaat infrastruktur dapat segera dirasakan masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten Mojokerto.
Melalui kolaborasi antara BBWS Brantas dan Pemkab Mojokerto, pembangunan infrastruktur irigasi diharapkan dapat berjalan lebih efektif dalam mendukung ketahanan pangan daerah, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mendorong kesejahteraan masyarakat. Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
18 Agustus 2026
11 Agustus 2026
28 Juli 2026