18 Agustus 2026
Kementerian Pertanian kembali menggelar rapat koordinasi Swasembada Pangan di Jawa Timur pada Kamis, 2 April 2026. Kegiatan ini bertujuan mempercepat program luas tambah tanam (LTT) padi terintegrasi yang meliputi skema reguler, optimasi lahan, padi gogo, serta brigade pangan guna memperkuat ketahanan pangan nasional.
Forum tersebut dihadiri oleh pemerintah daerah, BUMN sektor pangan, dan sejumlah instansi teknis. Dalam sesi pemaparan, Kepala BBWS Brantas yang turut hadir sebagai narasumber menyampaikan materi bertajuk “Dukungan Irigasi, Pupuk, dan Benih dalam Pencapaian Target Swasembada Pangan”. Kepala BBWS Brantas menekankan bahwa pengelolaan sumber daya air serta infrastruktur irigasi merupakan faktor kunci peningkatan produktivitas pertanian.
Kehadiran BBWS Brantas menjadi bagian dari sinergi lintas sektor untuk memastikan ketersediaan air irigasi optimal bagi lahan pertanian di Jawa Timur. Pada forum yang sama, BBWS Brantas turut menyampaikan kondisi riil di lapangan, mencakup potensi sumber daya air, ketersediaan air saat ini, serta langkah antisipasi yang disiapkan dalam menghadapi musim kering.
Melalui kolaborasi antarinstansi ini diharapkan kebutuhan air tetap terpenuhi, dan sektor pertanian bisa bertahan di tengah ancaman kekeringan demi mewujudkan swasembada pangan secara berkelanjutan.
18 Agustus 2026
11 Agustus 2026
28 Juli 2026