Peningkatan Saluran Tersier di Desa Karangmangu Cilacap dengan P3TGAI Kesejahteraan Petani Terwujud

Bertempat di Desa Karangmangu, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, kegiatan peningkatan saluran tersier dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak pada wilayah Daerah Irigasi (DI) Serayu, tepatnya di daerah Siduren. Program ini merupakan bagian dari Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) yang bertujuan memperkuat sistem irigasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Saluran tersier yang menjadi sasaran pekerjaan memiliki panjang 416 meter, dengan cakupan layanan irigasi seluas 20 hektare lahan pertanian. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan pembangunan infrastruktur menggunakan volume beton siklop sebesar 162,24 m³ untuk memastikan saluran lebih kokoh, stabil, dan mampu mengalirkan air secara optimal ke lahan-lahan warga.

Sebelum adanya peningkatan ini, indeks pertanaman di wilayah tersebut berada pada angka 170%. Setelah perbaikan dan peningkatan saluran tersier dilakukan, indeks pertanaman meningkat signifikan hingga mencapai 300%. Peningkatan ini menjadi bukti bahwa ketersediaan air irigasi yang lebih baik dapat secara langsung mendorong produktivitas pertanian dan memberi dampak ekonomi yang lebih besar bagi petani di Desa Karangmangu.

Dengan terselesaikannya kegiatan ini, diharapkan distribusi air menjadi lebih efisien, lahan pertanian semakin produktif, dan kesejahteraan masyarakat tani di wilayah Kroya dapat terus meningkat seiring perbaikan infrastruktur irigasi.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat
#MengelolaAirUntukNegeri
#IrigasiUntukSwasembadaPangan
#SetahunBerdampak
#pu608
#BBWSSerayuOpak
@bakom.ri

Menu Aksesibilitas

Normal

Sorot Tautan

Nonaktif

Nonaktif

Normal

Normal

Normal

Normal

Normal

Reset

Terima kasih sudah mengunjungi Website BBWS Serayu Opak, kami terbuka apabila ada kritik, saran, masukan, atau laporan. BBWS Serayu Opak senantiasa melaksanakan pembangunan Zona Integritas menuju WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi/WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani).