WS Kapuas

Tentang Kami

Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak

Balai Wilayah Sungai Kalimantan I adalah Unit Pelaksana Teknis di Bidang Konservasi Sumber Daya Air, Pengembangan Sumber Daya Air, Pendayagunaan Sumber Daya Air dan Pengendalian Daya Rusak Air pada Wilayah Sungai, yang berada dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Sumber Daya Air Departemen Pekerjaan Umum yang merupakan Type A.

Pengelolaan Sumber Daya Air di Wilayah Sungai Kapuas Provinsi Kalimantan Barat yang meliputi :

  • Perencanaan
  • Pelaksanaan Konstruksi
  • Operasi dan Pemeliharaan

Berita Terkini

bws-kalimantan-i-dorong-penguatan-mitigasi-dampak-fenomena-godzilla-el-nino-melalui-sidang-pleno-i-tkpsda-ws-kapuas
BWS Kalimantan I Dorong Penguatan Mitigasi Dampak Fenomena “Godzilla” El Nino melalui Sidang Pleno I TKPSDA WS Kapuas
Berita Balai 08-05-2026, 13:09

Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I menggelar Sidang Pleno I Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai Kapuas dengan mengangkat isu strategis fenomena “Godzilla” El Nino di Kalimantan Barat pada Jumat (08/05) di Aula Kapuas, Kantor BWS Kalimantan I. Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia, Nurmansyah, dan dihadiri oleh anggota TKPSDA WS Kapuas serta para pemangku kepentingan terkait pengelolaan sumber daya air di Kalimantan Barat.

Kepala BWS Kalimantan I, M. Tahid, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembahasan fenomena Godzilla El Nino penting dilakukan sebagai upaya menghadapi potensi dampak kekeringan dan karhutla di Kalimantan Barat. Ia berharap forum ini dapat menghasilkan strategi yang tepat dalam menghadapi fenomena tersebut. Sementara itu, Perwakilan Ketua Harian TKPSDA WS Kapuas, Rini Haryani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota TKPSDA yang hadir serta berharap hasil diskusi dapat memberikan rekomendasi yang bermanfaat bagi pengelolaan sumber daya air di Kalimantan Barat. Pada kesempatan tersebut, ia juga secara resmi membuka Sidang Pleno I TKPSDA WS Kapuas.

Kegiatan dilanjutkan dengan paparan materi dari dua narasumber. Fanni Aditya dari Stasiun Klimatologi II Provinsi Kalimantan Barat memaparkan proyeksi cuaca ekstrem dan anomali iklim di Kalimantan Barat, sementara Judan dari BPBD Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan strategi mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi dampak kekeringan serta risiko karhutla di Kalimantan Barat. Dalam forum tersebut turut dibahas prediksi musim kemarau tahun 2026 yang diperkirakan lebih panjang dan kering akibat pengaruh El Nino, serta tingginya potensi karhutla di kawasan lahan gambut Kalimantan Barat, khususnya di wilayah Ketapang, Kubu Raya, dan sekitarnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyusunan rekomendasi isu strategis fenomena “Godzilla” El Nino yang dipimpin oleh Komisi Konservasi Sumber Daya Air. Melalui Sidang Pleno I TKPSDA WS Kapuas dan rekomendasi yang dihasilkan, diharapkan sinergi antarinstansi dan para pemangku kepentingan semakin kuat dalam mendukung upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi dampak perubahan iklim di Kalimantan Barat.

bws-kalimantan-i-terima-kunjungan-kerja-anggota-komisi-v-dpr-ri-bahas-prioritas-infrastruktur-sda
BWS Kalimantan I Terima Kunjungan Kerja Anggota Komisi V DPR RI, Bahas Prioritas Infrastruktur SDA
Berita Balai 07-05-2026, 12:28

Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I menerima kunjungan kerja Anggota Komisi V DPR RI, Syarief Abdullah Alkadrie, di Kantor BWS Kalimantan I, Kamis (7/5). Kunjungan ini turut dihadiri perwakilan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman serta para kepala balai dan satuan kerja di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BWS Kalimantan I, M. Tahid, memaparkan sejumlah usulan prioritas bidang sumber daya air (SDA) di Kalimantan Barat. Usulan tersebut meliputi penguatan tebing kritis di Sungai Brembang, Sungai Itik, Parit Haji Husin, dan Sungai Kakap, pembangunan pengaman pantai di Desa Sungai Jawi, Kabupaten Ketapang, serta peningkatan jaringan irigasi DI Tanjung Saleh dan DI Tanjung Bunga di Kabupaten Kubu Raya.

Selain itu, BWS Kalimantan I juga menyampaikan rencana pembangunan Air Siap Minum Berbasis Masyarakat (ABSAH) Tahun Anggaran 2026 pada 32 lokasi di Kabupaten Kubu Raya.

Sejumlah usulan kegiatan tersebut sebagian telah terakomodasi dalam rencana pendanaan Tahun Anggaran 2025 dan 2026. Sementara itu, beberapa usulan lainnya masih berada pada tahap reviu desain dan pembahasan lanjutan.

Melalui kunjungan kerja ini, BWS Kalimantan I berharap sinergi antara pemerintah pusat, DPR RI, serta seluruh unit kerja Kementerian PU di Kalimantan Barat dapat terus diperkuat guna mendukung percepatan pembangunan infrastruktur sumber daya air yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

bws-kalimantan-i-dampingi-peninjauan-komisi-v-dpr-ri-dorong-percepatan-pembangunan-turap
BWS Kalimantan I Dampingi Peninjauan Komisi V DPR RI, Dorong Percepatan Pembangunan Turap
Berita Balai 23-04-2026, 14:50

Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I mendampingi Anggota Komisi V DPR RI, Boyman Harun, dalam kegiatan peninjauan lapangan di kawasan Jalan Parit Haji Husin I, Kota Pontianak, pada Rabu (22/04). Peninjauan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi parit yang menjadi urat nadi kawasan tersebut, sekaligus meninjau titik-titik yang kerap terdampak banjir. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam merespons keluhan masyarakat terkait genangan yang masih sering terjadi di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Boyman Harun menyampaikan bahwa pembangunan turap di Parit Haji Husin I akan segera direalisasikan dan menjadi prioritas penanganan. Ia menekankan pentingnya percepatan pembangunan turap guna mengurangi risiko banjir yang selama ini terjadi, sehingga ke depan tidak ada lagi genangan yang mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya di kawasan Parit Haji Husin I. Langkah ini diharapkan mampu memberikan perlindungan yang lebih baik bagi lingkungan sekitar sekaligus meningkatkan kenyamanan warga.

Sementara itu, Kepala BWS Kalimantan I, M. Tahid menjelaskan bahwa kawasan Parit Haji Husin I memang mengalami banjir secara rutin, dengan frekuensi minimal tiga kali dalam setahun. Kondisi tersebut memberikan dampak yang cukup luas, baik terhadap kehidupan sosial maupun aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Oleh karena itu, BWS Kalimantan I menyatakan komitmennya untuk mendukung dan memprioritaskan pembangunan turap sebagai langkah percepatan penanganan banjir, sehingga permasalahan yang selama ini dirasakan masyarakat dapat segera tertangani secara lebih optimal.

Video

Instagram

Dukung Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak Wujudkan Zona Integritas