WS Kapuas

Tentang Kami

Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak

Balai Wilayah Sungai Kalimantan I adalah Unit Pelaksana Teknis di Bidang Konservasi Sumber Daya Air, Pengembangan Sumber Daya Air, Pendayagunaan Sumber Daya Air dan Pengendalian Daya Rusak Air pada Wilayah Sungai, yang berada dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Sumber Daya Air Departemen Pekerjaan Umum yang merupakan Type A.

Pengelolaan Sumber Daya Air di Wilayah Sungai Kapuas Provinsi Kalimantan Barat yang meliputi :

  • Perencanaan
  • Pelaksanaan Konstruksi
  • Operasi dan Pemeliharaan

Berita Terkini

bws-kalimantan-i-bangun-embung-harapan-mulia-untuk-tingkatkan-ketersediaan-air-baku-di-kayong-utara
BWS Kalimantan I Bangun Embung Harapan Mulia untuk Tingkatkan Ketersediaan Air Baku di Kayong Utara
Berita Balai 01-07-2026, 15:20

Balai Wilayah Sungai Kalimantan I (BWS Kalimantan I) melaksanakan Pembangunan Embung Harapan Mulia di Desa Harapan Mulia Lestari, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat pada Tahun Anggaran 2026. Pembangunan embung ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan ketersediaan air baku sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap air bersih yang berkelanjutan.

Keberadaan embung dirancang sebagai sarana penampungan air yang mampu mengoptimalkan pemanfaatan air hujan dan aliran permukaan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama saat musim kemarau ketika ketersediaan air cenderung menurun. Infrastruktur ini diharapkan menjadi solusi dalam menjaga kontinuitas pasokan air baku sekaligus mendukung berbagai aktivitas masyarakat yang bergantung pada ketersediaan air.

Melalui pembangunan Embung Harapan Mulia, BWS Kalimantan I menargetkan terpenuhinya kebutuhan air baku bagi masyarakat di wilayah sekitar sehingga akses terhadap air bersih menjadi lebih mudah dan andal. Selain mendukung kebutuhan sehari-hari, keberadaan embung juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan sumber air yang lebih terjamin.

Pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen BWS Kalimantan I dalam mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan melalui pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dengan tersedianya Embung Harapan Mulia, diharapkan ketahanan air di Kabupaten Kayong Utara semakin meningkat serta mampu mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

perkuatan-tebing-sungai-pinoh-untuk-kawasan-yang-lebih-aman-dan-tangguh
Perkuatan Tebing Sungai Pinoh untuk Kawasan yang Lebih Aman dan Tangguh
Berita Balai 30-06-2026, 16:12

Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I terus melaksanakan pembangunan infrastruktur sumber daya air melalui pekerjaan Perkuatan Tebing Sungai Pinoh di Kabupaten Melawi pada tahun 2026. Pekerjaan ini dilakukan sebagai upaya mengurangi potensi erosi pada tebing sungai yang dapat mengancam keamanan kawasan, serta melindungi sarana dan prasarana di sekitarnya.

Penanganan dilakukan melalui pembangunan perkuatan tebing sepanjang 0,1 kilometer dengan menggunakan turap baja tipe W325 Type A sepanjang 10 meter berkekuatan K-700. Konstruksi tersebut dirancang untuk meningkatkan stabilitas tebing, mengurangi risiko gerusan, serta menjaga fungsi sungai agar tetap berjalan dengan baik. Saat ini, pekerjaan masih terus dilaksanakan sesuai tahapan konstruksi yang telah direncanakan.

Setelah rampung, pembangunan ini diharapkan mampu memberikan perlindungan bagi kawasan seluas 3 hektare, sekaligus mengurangi risiko kerusakan akibat erosi yang dapat berdampak pada infrastruktur maupun aktivitas masyarakat di sekitar Sungai Pinoh. Kehadiran perkuatan tebing juga diharapkan dapat meningkatkan ketahanan kawasan terhadap dinamika aliran sungai.

Melalui pembangunan infrastruktur sumber daya air yang berkelanjutan, BWS Kalimantan I berkomitmen menghadirkan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat dan lingkungan. Upaya ini menjadi bagian dari langkah menjaga fungsi sungai sekaligus mendukung terciptanya kawasan yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan.

lindungi-kawasan-purnama-ii-dari-risiko-erosi-bws-kalimantan-i-bangun-perkuatan-tebing-parit-tokaya
Lindungi Kawasan Purnama II dari Risiko Erosi, BWS Kalimantan I Bangun Perkuatan Tebing Parit Tokaya
Berita Balai 29-06-2026, 15:42

Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I terus memperkuat infrastruktur sumber daya air melalui pembangunan Perkuatan Tebing Drainase Utama Kota Pontianak di Jalan Purnama II (Parit Tokaya) pada tahun 2026. Pekerjaan ini dilaksanakan sebagai upaya mengatasi potensi erosi pada tebing drainase utama yang dapat membahayakan jalan serta sarana dan prasarana di kawasan tersebut.

Penanganan dilakukan melalui pembangunan perkuatan tebing sepanjang 100 meter menggunakan turap beton sepanjang 6 meter yang diperkuat dengan tiang pancang sepanjang 9 meter. Konstruksi ini dirancang untuk meningkatkan stabilitas tebing, mengurangi risiko gerusan, serta menjaga fungsi drainase utama agar tetap bekerja secara optimal.

Saat ini, proses pembangunan masih terus berlangsung dengan tetap mengedepankan mutu pekerjaan agar hasil yang diperoleh dapat memberikan perlindungan yang optimal. Setelah rampung, infrastruktur ini diharapkan mampu melindungi kawasan seluas 3 hektare, sekaligus meningkatkan keamanan lingkungan dan mengurangi potensi kerusakan infrastruktur di sekitar Jalan Purnama II (Parit Tokaya).

Melalui pembangunan ini, BWS Kalimantan I berkomitmen menghadirkan infrastruktur sumber daya air yang andal dan berkelanjutan. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat sistem drainase perkotaan, mengurangi risiko erosi, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui lingkungan yang lebih aman, tangguh, dan nyaman.

bws-kalimantan-i-perkuat-fungsi-sungai-jawi-melalui-kegiatan-pemeliharaan-berkala
BWS Kalimantan I Perkuat Fungsi Sungai Jawi melalui Kegiatan Pemeliharaan Berkala
Berita Balai 26-06-2026, 16:10

Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I melalui Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA) melaksanakan pemeliharaan berkala Sungai Jawi yang berada di wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan ini dilakukan pada ruas sepanjang 1,2 kilometer sebagai bagian dari upaya menjaga kapasitas dan fungsi sungai agar tetap optimal dalam mengalirkan air, khususnya saat musim hujan.

Pemeliharaan dilaksanakan menggunakan excavator long arm PC 200 untuk mengangkat sedimen, membersihkan endapan lumpur, serta mengendalikan vegetasi yang menghambat aliran sungai. Penggunaan alat tersebut memungkinkan pekerjaan dilakukan secara lebih efektif, terutama pada bagian sungai yang memiliki kedalaman dan akses yang terbatas.

Melalui kegiatan ini, kapasitas tampung Sungai Jawi diharapkan kembali optimal sehingga aliran air menjadi lebih lancar, risiko genangan dan banjir dapat diminimalkan, serta fungsi sistem drainase di kawasan Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya tetap terjaga. Selain itu, pemeliharaan berkala juga berperan dalam mengurangi sedimentasi, menjaga kualitas lingkungan sungai, serta mendukung keberlanjutan infrastruktur sumber daya air.

BWS Kalimantan I terus berkomitmen melaksanakan operasi dan pemeliharaan sungai secara berkelanjutan sebagai langkah preventif dalam menjaga kinerja infrastruktur sumber daya air. Dukungan dan kepedulian masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai juga menjadi bagian penting agar fungsi Sungai Jawi dapat terus memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat dalam jangka panjang.

bws-kalimantan-i-dan-pemkab-melawi-bersinergi-tingkatkan-akses-air-bersih-di-desa-batu-buil
BWS Kalimantan I dan Pemkab Melawi Bersinergi Tingkatkan Akses Air Bersih di Desa Batu Buil
Berita Balai 25-06-2026, 15:04

Upaya peningkatan akses air bersih di Kabupaten Melawi terus diperkuat melalui sinergi antara Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I, Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Melawi, serta PDAM Tirta Nadi Kabupaten Melawi. Dalam pertemuan yang berlangsung pada Kamis (25/06) di Kantor BWS Kalimantan I, para pihak membahas rencana pembangunan sistem air baku di Desa Batu Buil, Kecamatan Belimbing, guna mendukung peningkatan pelayanan air minum bagi masyarakat. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Melawi, M. Doliya, yang menyampaikan dukungannya terhadap upaya pengembangan infrastruktur air baku sebagai salah satu kebutuhan dasar masyarakat.

Pembahasan ini menjadi penting mengingat cakupan pelayanan air minum di Kabupaten Melawi pada tahun 2023 baru mencapai 18,5 persen sehingga masih diperlukan berbagai langkah percepatan untuk memperluas jangkauan layanan. Sejalan dengan target pemerintah daerah untuk meningkatkan cakupan pelayanan hingga 31 persen, ketersediaan infrastruktur air baku yang andal menjadi faktor utama dalam mendukung peningkatan kapasitas pelayanan PDAM sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan akses air bersih yang layak dan berkelanjutan.

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Melawi melalui Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR bersama PDAM Tirta Nadi mengusulkan pembangunan sarana air baku dengan kebutuhan debit sekitar 30 liter per detik. Infrastruktur yang direncanakan meliputi pembangunan reservoir sebagai tampungan air sementara dan broncaptering untuk menangkap serta melindungi sumber mata air sebelum dialirkan ke sistem distribusi. BWS Kalimantan I menyambut baik usulan tersebut dan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan dalam mendukung penyediaan air baku yang berkelanjutan, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat Kabupaten Melawi.

Video

Instagram

Dukung Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak Wujudkan Zona Integritas