WS Kapuas

Tentang Kami

Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak

Balai Wilayah Sungai Kalimantan I adalah Unit Pelaksana Teknis di Bidang Konservasi Sumber Daya Air, Pengembangan Sumber Daya Air, Pendayagunaan Sumber Daya Air dan Pengendalian Daya Rusak Air pada Wilayah Sungai, yang berada dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Sumber Daya Air Departemen Pekerjaan Umum yang merupakan Type A.

Pengelolaan Sumber Daya Air di Wilayah Sungai Kapuas Provinsi Kalimantan Barat yang meliputi :

  • Perencanaan
  • Pelaksanaan Konstruksi
  • Operasi dan Pemeliharaan

Berita Terkini

dukung-produktivitas-pertanian-bws-kalimantan-i-bangun-jalan-inspeksi-dir-teluk-bayur-di-kubu-raya
Dukung Produktivitas Pertanian, BWS Kalimantan I Bangun Jalan Inspeksi D.I.R. Teluk Bayur di Kubu Raya
Berita Balai 14-07-2026, 15:55

Balai Wilayah Sungai Kalimantan I (BWS Kalimantan I) tengah melaksanakan pembangunan jalan inspeksi pada Daerah Irigasi Rawa (D.I.R.) Teluk Bayur di Kabupaten Kubu Raya sebagai upaya meningkatkan keandalan jaringan irigasi dalam mendukung produktivitas pertanian. Pekerjaan yang saat ini masih dalam tahap pembangunan tersebut berada pada jaringan irigasi yang melayani areal pertanian seluas 1.418,82 hektare.

Pembangunan jalan inspeksi dilaksanakan untuk mendukung kegiatan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi agar dapat berjalan lebih efektif. Keberadaan jalan inspeksi juga akan mempermudah akses petugas dalam melakukan pemantauan, perawatan, serta penanganan apabila terjadi gangguan pada jaringan irigasi.

Selain mendukung pengelolaan jaringan irigasi, jalan inspeksi juga memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya petani. Akses yang lebih baik akan memudahkan mobilitas menuju lahan pertanian, pengangkutan hasil panen, serta distribusi sarana produksi pertanian sehingga aktivitas pertanian dapat berlangsung lebih efisien.

Melalui pembangunan ini, BWS Kalimantan I berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur sumber daya air yang mendukung pelayanan irigasi dan ketahanan pangan. Diharapkan, keberadaan jalan inspeksi ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi sektor pertanian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kubu Raya.

perkuat-perlindungan-pesisir-bws-kalimantan-i-rampungkan-pembangunan-pengaman-pantai-matang-danau
Perkuat Perlindungan Pesisir, BWS Kalimantan I Rampungkan Pembangunan Pengaman Pantai Matang Danau
Berita Balai 13-07-2026, 14:12

Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I terus mempercepat pembangunan Bangunan Pengaman Pantai di Desa Matang Danau, Kabupaten Sambas. Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 95 persen. Pembangunan ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam melindungi kawasan pesisir serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sepanjang pantai.

Pantai Desa Matang Danau selama ini menghadapi permasalahan abrasi yang berpotensi mengancam permukiman, fasilitas umum, dan infrastruktur di sekitarnya apabila tidak segera ditangani. Untuk mengatasi kondisi tersebut, BWS Kalimantan I membangun pengaman pantai sebagai upaya mengurangi laju abrasi sekaligus menjaga stabilitas garis pantai agar tetap aman bagi masyarakat.

Penanganan dilakukan sepanjang 0,1 kilometer dengan harapan mampu melindungi kawasan pesisir seluas sekitar 3 hektare. Kehadiran bangunan pengaman pantai ini diharapkan tidak hanya mengurangi risiko kerusakan akibat abrasi, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir dan mendukung aktivitas masyarakat yang bergantung pada kawasan pantai.

Dengan pekerjaan yang hampir rampung, BWS Kalimantan I optimistis manfaat pembangunan ini dapat segera dirasakan masyarakat. Melalui penyediaan infrastruktur sumber daya air yang andal, BWS Kalimantan I terus berkomitmen menghadirkan perlindungan bagi kawasan yang rentan terhadap abrasi, sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah pesisir.

bws-kalimantan-i-rampungkan-pembangunan-perkuatan-tebing-sungai-itik-untuk-lindungi-infrastruktur-dan-kawasan-sekitar
BWS Kalimantan I Rampungkan Pembangunan Perkuatan Tebing Sungai Itik untuk Lindungi Infrastruktur dan Kawasan Sekitar
Berita Balai 10-07-2026, 14:33

Balai Wilayah Sungai Kalimantan I terus berkomitmen meningkatkan ketahanan infrastruktur sumber daya air melalui pembangunan Perkuatan Tebing Sungai Itik di Kabupaten Kubu Raya. Proyek yang saat ini telah memasuki tahap akhir pelaksanaan dan segera mencapai 100 persen tersebut menjadi langkah strategis dalam mengendalikan potensi kerusakan tebing sekaligus melindungi fasilitas umum di kawasan sekitar.

Pembangunan perkuatan tebing dilaksanakan sepanjang 0,1 kilometer dengan cakupan kawasan terlindungi seluas 3 hektare. Penanganan dilakukan melalui pemancangan turap beton sepanjang 7 meter serta tiang pancang sepanjang 10 meter, sehingga diharapkan mampu memperkuat struktur tebing dan meningkatkan stabilitas bantaran sungai.

Sebelum dilakukan penanganan, tebing pada drainase utama Sungai Itik berpotensi mengalami erosi yang dapat membahayakan sarana dan prasarana, termasuk akses jalan di sekitar lokasi. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena apabila dibiarkan dapat memicu kerusakan yang lebih luas dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Melalui pembangunan ini, BWS Kalimantan I berharap risiko erosi dapat diminimalkan sehingga infrastruktur di sekitar Sungai Itik tetap aman dan berfungsi dengan baik. Keberadaan perkuatan tebing juga diharapkan mampu mendukung pengelolaan sumber daya air yang lebih andal serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di Kabupaten Kubu Raya.

pengurus-hathi-cabang-kalimantan-barat-periode-20262029-resmi-dilantik-kolaborasi-para-ahli-teknik-hidraulik-untuk-mendorong-kemajuan-pengelolaan-sumber-daya-air-di-kalimantan-barat
Pengurus HATHI Cabang Kalimantan Barat Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kolaborasi para ahli teknik hidraulik untuk mendorong kemajuan pengelolaan sumber daya air di Kalimantan Barat
Berita Balai 07-07-2026, 15:23

Pengurus Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI) Cabang Kalimantan Barat Periode 2026–2029 resmi dilantik di Gedung Konferensi Universitas Tanjungpura, Pontianak, Sabtu (4/7). Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi profesi di bidang teknik hidraulik sekaligus meningkatkan sinergi para pemangku kepentingan dalam mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di Kalimantan Barat.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, pemerintah kabupaten/kota, instansi pengelola sumber daya air, unsur perguruan tinggi, asosiasi profesi dan badan usaha jasa konstruksi, Ikatan Alumni Fakultas Teknik se-Kalimantan Barat, civitas akademika, serta mahasiswa. Prosesi pelantikan ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Pelantikan dan serah terima kepengurusan dari pengurus sebelumnya kepada pengurus yang baru, yang disaksikan oleh Sekretaris Umum HATHI, Muhammad Adek Rizaldi, mewakili Ketua Umum HATHI.

Dalam kepengurusan yang baru, Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan I, M. Tahid, resmi mengemban amanah sebagai Ketua HATHI Cabang Kalimantan Barat Periode 2026–2029 bersama jajaran pengurus dari berbagai instansi, perguruan tinggi, dan kalangan profesional. Sejumlah pegawai Balai Wilayah Sungai Kalimantan I juga turut dilantik sebagai bagian dari kepengurusan HATHI Cabang Kalimantan Barat. Dalam sambutannya, M. Tahid menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi momentum untuk meningkatkan kemajuan pengelolaan sumber daya air di Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat.

Melalui kepengurusan yang baru, HATHI Cabang Kalimantan Barat diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan, meningkatkan kompetensi para anggotanya, serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan dan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di Kalimantan Barat.

seminar-nasional-hathi-2026-perkuat-kolaborasi-untuk-pengelolaan-sumber-daya-air-berkelanjutan
Seminar Nasional HATHI 2026 Perkuat Kolaborasi untuk Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan
Berita Balai 06-07-2026, 14:45

Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI) Cabang Kalimantan Barat menggelar Seminar Nasional HATHI 2026 bertajuk "Water Futures; Hydraulics for Sustainable Borneo: Membangun Masa Depan Kalimantan Barat melalui Ilmu Teknik Hidraulik dari Desalinasi Air Laut, Pengelolaan Banjir, Air Baku, hingga Irigasi dan Ketahanan Pangan" di Gedung Konferensi Universitas Tanjungpura, Pontianak, Sabtu (4/7). Seminar yang diselenggarakan secara hybrid, baik luring maupun daring, ini menjadi wadah diskusi mengenai implementasi ilmu teknik hidraulik dalam mendukung pembangunan infrastruktur sumber daya air di Kalimantan Barat.

Kegiatan ini diikuti oleh unsur pemerintah, akademisi, praktisi, civitas akademika, dan mahasiswa yang bersama-sama bertukar gagasan mengenai tantangan dan peluang pengelolaan sumber daya air. Melalui seminar ini, HATHI mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menghasilkan inovasi dan solusi yang mampu menjawab berbagai isu strategis di bidang sumber daya air.

Sesi pertama menghadirkan Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan I, M. Tahid, yang memaparkan materi mengenai pengelolaan irigasi di Kalimantan Barat dalam mendukung swasembada pangan. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi talkshow bersama Dr. Eng. Ir. Meddy Danial, S.T., M.T., IPM dan Ir. Arfena Deah Lestari, S.T., M.Eng. yang membahas desalinasi air laut dan rumah garam sebagai salah satu alternatif pemenuhan kebutuhan air dan pengembangan potensi wilayah pesisir. Sesi ini dipandu oleh Ir. Eko Yulianto, S.T., M.T., PMu-SDA.

Sesi kedua menghadirkan Prof. Dr. Hj. Henny Herawati, S.T., M.T., IPM yang membahas upaya menjaga Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas melalui pengendalian tata guna lahan wilayah hulu, serta Dr. Jane Elisabeth Wuysang, M.T. yang mengangkat isu degradasi kualitas air baku dan air tanah akibat perubahan tata guna lahan. Diskusi dipandu oleh Ir. Sumi Harnita, S.T., M.T. Seminar juga diisi dengan sesi diskusi interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta, baik secara luring maupun daring, untuk mengajukan pertanyaan dan berdiskusi langsung dengan para narasumber mengenai berbagai tantangan pengelolaan sumber daya air.

Melalui Seminar Nasional HATHI 2026, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, akademisi, praktisi, dan generasi muda dalam mengembangkan ilmu teknik hidraulik sebagai fondasi pembangunan infrastruktur sumber daya air yang tangguh dan berkelanjutan. Berbagai gagasan yang lahir dari forum ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata bagi pengelolaan sumber daya air serta pembangunan Kalimantan Barat di masa depan.

Video

Instagram

Dukung Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak Wujudkan Zona Integritas