Dalam rangka mendukung penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Kementerian Pekerjaan Umum melalui Satgas Bencana melaksanakan kegiatan monitoring dan mitigasi pada Minggu (26/07) di tiga lokasi rawan karhutla di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, yakni Kecamatan Sungai Raya di kawasan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kubu Raya, Jalan Sungai Raya Dalam Perumahan Taman Bumi Serdam Indah, serta Desa Limbung. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan sumber daya air yang dapat dimanfaatkan dalam proses pemadaman serta mendukung upaya penanganan karhutla di wilayah terdampak.
Selama kegiatan berlangsung, Tim Satgas Bencana BWS Kalimantan I meninjau langsung kondisi lapangan di ketiga lokasi guna mengidentifikasi potensi sumber air yang dapat dimanfaatkan sebagai pasokan air untuk mendukung operasi pemadaman. Selain itu, tim juga melakukan koordinasi dan diskusi bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta unsur terkait lainnya mengenai strategi pemanfaatan sumber daya air agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat, efektif, dan terpadu.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya penanggulangan karhutla, BWS Kalimantan I menurunkan pompa air di lokasi-lokasi rawan kebakaran guna mendukung proses pemadaman apabila sewaktu-waktu diperlukan. Untuk memastikan operasional pompa air tetap berjalan optimal, BWS Kalimantan I turut memberikan bantuan bahan bakar minyak (BBM) kepada petugas di lapangan sehingga proses pemompaan air dapat berlangsung secara berkelanjutan selama kegiatan penanganan karhutla.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BWS Kalimantan I dalam mendukung penanggulangan bencana melalui penyediaan layanan sumber daya air yang andal. Melalui sinergi lintas sektor, BWS Kalimantan I terus berupaya memperkuat dukungan terhadap penanganan karhutla agar berlangsung lebih cepat, efektif, dan terkoordinasi, sehingga mampu melindungi masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, serta meminimalkan dampak kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kubu Raya.