BWS Kalimantan I Tindaklanjuti Arahan Penanganan Karhutla dan Kekeringan, Direktur Bina Teknik SDA tekankan langkah dan koordinasi menghadapi dampak kekeringan

Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Pontianak mengikuti pembahasan bersama Plt. Direktur Bina Teknik Sumber Daya Air sekaligus Ketua Satgas Antisipasi dan Penanganan Dampak El Nino, Dwi Agus Kuncoro, pada Senin (24/08) di Aula Kapuas BWS Kalimantan I Pontianak. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI sekaligus membahas kondisi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kekeringan yang tengah berlangsung.

Pembahasan tersebut diikuti oleh seluruh pegawai BWS Kalimantan I Pontianak. Dalam kegiatan ini, disampaikan sejumlah hal yang perlu menjadi perhatian dalam menghadapi Karhutla dan kekeringan, khususnya terkait pengelolaan sumber daya air, langkah antisipasi, serta koordinasi dalam menangani dampak yang ditimbulkan.

Melalui kegiatan ini, BWS Kalimantan I Pontianak terus memperkuat koordinasi dan langkah penanganan dalam menghadapi Karhutla dan kekeringan, sekaligus mendukung pengelolaan sumber daya air secara optimal bagi masyarakat.

Air Bersih Menjangkau Warga Banjar Sari di Tengah Kekeringan

Musim kemarau yang berlangsung di Kabupaten Kubu Raya berdampak pada menurunnya ketersediaan sumber air bersih bagi masyarakat. Kondisi tersebut turut dirasakan warga Dusun Banjar Sari, Desa Rasau Jaya 2, Kecamatan Rasau Jaya, yang mengalami kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sebagai bentuk respons terhadap kondisi tersebut, Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Pontianak bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter kepada masyarakat di Dusun Banjar Sari pada Rabu (19/08).

Penyaluran bantuan ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, seperti minum, memasak, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Bantuan tersebut diperkirakan dapat memberikan manfaat bagi sekitar 50 kepala keluarga atau 268 jiwa yang terdampak kekeringan.

Melalui kolaborasi bersama PMI Provinsi Kalimantan Barat, BWS Kalimantan I terus berupaya merespons kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan, khususnya dalam menjaga ketersediaan air untuk kebutuhan dasar. Bantuan air bersih ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga selama kondisi musim kemarau masih berlangsung.

5000 Air Bersih Disalurkan untuk Warga Sungai Malaya

Saat musim kemarau membuat sumber air mulai terbatas, kebutuhan air bersih tetap harus terpenuhi.

Untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan, pada Selasa, 18 Agustus 2026, sebagai bagian dari Kementerian Pekerjaan Umum, BWS Kalimantan I Pontianak bersama PMI Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan 5.000 liter air bersih.

📍 Desa Sungai Malaya, Kec. Sungai Ambawang, Kab. Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan warga dan menjadi dukungan dalam memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau.

HUT ke-81 RI: Terus Bekerja, Memberikan Manfaat

Semangat memperingati 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momen bagi insan Kementerian Pekerjaan Umum di Kalimantan Barat untuk kembali mengingat makna pengabdian melalui pekerjaan yang dilakukan setiap hari. Semangat tersebut tercermin dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar di Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat, Senin (17/08).

Upacara diikuti oleh pegawai di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Barat dan dipimpin oleh Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Kalimantan Barat, Harry Setyawan, selaku Inspektur Upacara. Dalam suasana yang khidmat, peringatan kemerdekaan menjadi ruang untuk mengenang perjuangan para pendahulu sekaligus meneguhkan kembali komitmen untuk terus bekerja bagi masyarakat.

Dalam amanat Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, disampaikan bahwa kemerdekaan perlu diisi dengan kerja yang benar dan memberikan manfaat nyata bagi rakyat. Bagi Kementerian PU, keberhasilan pekerjaan tidak berhenti pada selesainya sebuah pembangunan, tetapi ketika infrastruktur yang dibangun benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pesan tersebut menjadi pengingat untuk terus bekerja dengan cepat dan efisien, tanpa mengesampingkan mutu, aturan, dan integritas. Setiap pekerjaan dan kewenangan merupakan amanah yang perlu dijalankan dengan penuh tanggung jawab agar pembangunan yang dilakukan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Bagi BWS Kalimantan I, semangat kemerdekaan tersebut menjadi dorongan untuk terus menjalankan tugas pengelolaan sumber daya air dengan sebaik-baiknya. Melalui kerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, semangat kemerdekaan diharapkan tidak hanya diperingati setiap tahun, tetapi juga diwujudkan melalui pekerjaan yang memberi manfaat bagi masyarakat.

BWS Kalimantan I bersama PMI Kalbar menyalurkan 5000 liter air bersih untuk warga Siantan Hilir

Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Pontianak berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kamis (13/08).

Penyaluran ini merupakan bentuk respons terhadap kondisi musim kemarau yang berdampak pada menurunnya ketersediaan sumber air bersih yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Minimnya curah hujan membuat sebagian warga mengalami kesulitan memperoleh air, termasuk untuk kebutuhan minum, memasak, dan keperluan rumah tangga lainnya.

Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan dalam kegiatan tersebut dan diperkirakan dapat membantu memenuhi kebutuhan sekitar 180 kepala keluarga atau 430 jiwa di wilayah Siantan Hilir.

Melalui kolaborasi bersama PMI Provinsi Kalimantan Barat, BWS Kalimantan I terus memberikan dukungan kepada masyarakat dalam menghadapi dampak kekeringan. Bantuan air bersih ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga sekaligus membantu memastikan ketersediaan air untuk kebutuhan dasar selama musim kemarau berlangsung.

Setetes Darah, Wujud Kepedulian di Hari Kemerdekaan

Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga lewat kepedulian kepada sesama. Semangat tersebut hadir dalam kegiatan donor darah yang diikuti UPT Kementerian Pekerjaan Umum di Provinsi Kalimantan Barat bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) di PMI, Kamis (13/08).

Kegiatan yang dikoordinasikan oleh Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) tersebut turut dihadiri Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Pontianak, bersama para pimpinan dan perwakilan UPT Kementerian PU di Kalimantan Barat serta anggota DWP. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala BP2JK, Harry Setyawan.

Donor darah menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI sekaligus menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan Kementerian PU. Melalui darah yang disumbangkan, para peserta turut mengambil bagian dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Bagi para peserta, donor darah mungkin hanya membutuhkan sedikit waktu dan satu tindakan sederhana. Namun, bagi penerimanya, setetes darah dapat menjadi sesuatu yang sangat berarti. Semangat kemerdekaan pun dirayakan dengan cara yang dekat dengan kehidupan: berbagi dan memberi manfaat bagi sesama.