BWS Kalimantan I dan PMI Distribusikan 10000 liter Air Bersih bagi Warga Terdampak Kemarau di Dusun Mali Raya Kabupaten Sanggau

Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Pontianak berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Dusun Mali Raya, Desa Temiang Mali, Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau, pada Selasa dan Rabu (4–5 Agustus 2026). Selama dua hari pelaksanaan, sebanyak dua truk tangki dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter dikerahkan, sehingga total air bersih yang disalurkan mencapai 10.000 liter.

Distribusi air bersih tersebut diperuntukkan bagi 85 kepala keluarga atau 257 jiwa yang mengalami kesulitan memperoleh air minum akibat kemarau panjang. Selain dibagikan langsung kepada masyarakat, penyaluran juga dilakukan untuk mengisi toren air milik dusun dan sekolah di Dusun Mali Raya sebagai upaya memastikan ketersediaan air minum bagi warga dan lingkungan pendidikan. Dalam kegiatan ini, Kepala BWS Kalimantan I bersama Kepala Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OPSDA) turut hadir dan membantu proses pendistribusian agar bantuan dapat diterima dengan tertib dan merata.

Kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut menyebabkan debit sejumlah sumber air terus menurun sehingga ketersediaan air layak konsumsi menjadi terbatas. Kondisi ini berdampak pada pemenuhan kebutuhan air minum masyarakat, sehingga diperlukan penanganan cepat melalui distribusi bantuan air bersih.

Melalui sinergi bersama PMI, BWS Kalimantan I terus berupaya menghadirkan layanan yang responsif terhadap dampak kekeringan. Penyaluran bantuan air bersih ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen BWS Kalimantan I dalam membantu memenuhi kebutuhan air minum masyarakat serta mendukung penanganan dampak musim kemarau di Kalimantan Barat.

BWS Kalimantan I dan PMI Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih Pondok Pesantren Darut Tauhid

Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Pontianak bersama Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan air bersih kepada Pondok Pesantren Darut Tauhid di Desa Mekar Sari, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, pada Minggu (02/08). Penyaluran dilakukan sebagai respons atas kekeringan yang menyebabkan pondok pesantren mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari.

Melalui satu unit mobil tangki berkapasitas 5.000 liter, BWS Kalimantan I dan PMI mendistribusikan total 5.000 liter air bersih yang dimanfaatkan oleh sekitar 660 penerima manfaat. Seluruh proses penyaluran berlangsung lancar dan kebutuhan air bersih di lokasi dipastikan telah terpenuhi.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya BWS Kalimantan I bersama PMI dalam membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau. Melalui penyaluran air bersih, kebutuhan dasar para santri dan warga pondok tetap dapat terpenuhi sehingga aktivitas sehari-hari dapat terus berjalan.

BWS Kalimantan I Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Desa Sungai Rengas yang Terdampak Kekeringan

Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Pontianak menyalurkan bantuan 5.000 liter air bersih kepada masyarakat Desa Sungai Rengas, Kabupaten Kubu Raya, pada Jumat (31/7/2026) sebagai respons cepat terhadap kekeringan yang menyebabkan warga mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Masyarakat setempat telah mengalami krisis air bersih selama kurang lebih dua minggu akibat menurunnya debit sumber air di tengah musim kemarau. Kondisi tersebut mengganggu pemenuhan kebutuhan dasar, seperti memasak, mandi, mencuci, dan keperluan rumah tangga lainnya. Bantuan air bersih kemudian didistribusikan langsung menggunakan armada tangki air BWS Kalimantan I untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya mitigasi BWS Kalimantan I dalam menangani dampak kekeringan dan bencana hidrometeorologi di Kalimantan Barat. Kegiatan tersebut juga menjadi wujud sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam memastikan masyarakat terdampak tetap memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar.

Melalui bantuan ini, BWS Kalimantan I berharap kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi sementara waktu hingga kondisi sumber air kembali normal. BWS Kalimantan I juga akan terus memantau perkembangan di lapangan dan siap memberikan dukungan sesuai kebutuhan masyarakat selama musim kemarau berlangsung.

BWS Kalimantan I Bersama PMI Salurkan 5.000 Liter Air Bersih bagi Warga Desa Sungai Malaya

Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I bersama Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan 5.000 liter air bersih kepada masyarakat di Desa Sungai Malaya, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, pada Jumat (31/07). Bantuan tersebut didistribusikan langsung ke rumah-rumah warga untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau.

Distribusi air bersih ini merupakan bentuk kolaborasi dalam membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air bersih. Sebagian warga Desa Sungai Malaya selama ini mengandalkan air hujan sebagai sumber utama air bersih. Memasuki musim kemarau, curah hujan yang menurun menyebabkan persediaan air semakin terbatas sehingga kebutuhan sehari-hari, seperti air minum, memasak, mandi, dan mencuci, menjadi sulit dipenuhi.

Melalui mobil tangki PMI, air bersih disalurkan langsung ke rumah-rumah warga agar dapat segera dimanfaatkan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari serta meringankan dampak yang dirasakan selama musim kemarau.

BWS Kalimantan I terus berkomitmen mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat melalui pengelolaan sumber daya air dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak kekeringan dan mengalami keterbatasan akses air bersih.

Pastikan Pasokan Air Menjangkau Titik Api, BWS Kalimantan I Dukung Penanganan Karhutla di Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya.

Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I terus mendukung upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kubu Raya. Pada Kamis (30/07), BWS Kalimantan I menurunkan mesin pompa air beserta selang untuk membantu mengalirkan air ke titik-titik kebakaran di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Dukungan tersebut diberikan sebagai bagian dari sinergi penanganan darurat bersama berbagai pihak guna mempercepat proses pemadaman.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ketersediaan air untuk proses pemadaman masih mencukupi. Namun, jarak antara sumber air dengan lokasi kebakaran menjadi kendala utama dalam mendistribusikan air ke titik api. Untuk mengatasi kondisi tersebut, BWS Kalimantan I mengoperasikan pompa air dan selang agar suplai air dapat dialirkan secara lebih efektif sehingga kebutuhan air bagi tim gabungan selama operasi pemadaman tetap terpenuhi.

Dalam penanganan tersebut, kobaran api dilaporkan sempat mendekati kawasan SMP Negeri 12 Kubu Raya, sehingga diperlukan respons cepat dan terkoordinasi untuk mencegah api meluas ke kawasan sekolah, permukiman, maupun fasilitas umum di sekitarnya. BWS Kalimantan I juga terus berkoordinasi dengan BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta unsur terkait lainnya untuk memastikan dukungan sumber daya air tetap tersedia selama proses pemadaman berlangsung.

Melalui kolaborasi lintas instansi tersebut, BWS Kalimantan I berkomitmen mendukung penanganan karhutla melalui penyediaan sarana dan prasarana sumber daya air. Dukungan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mempercepat pengendalian kebakaran, melindungi masyarakat dan fasilitas umum, serta meminimalkan dampak kebakaran hutan dan lahan terhadap lingkungan.

Sosialisasi BJPSDA dan pelaporan perizinan sumber daya air menjadi wadah peningkatan pemahaman bagi pemegang izin di Wilayah Sungai Kapuas.

Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Pontianak menggelar Sosialisasi Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) dan Pelaporan Perizinan Sumber Daya Air pada 28–30 Juli 2026 di Aula Kapuas, Kantor BWS Kalimantan I Pontianak. Kegiatan ini ditujukan kepada para pemegang izin pengusahaan sumber daya air untuk mensosialisasikan rencana penerapan pemungutan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA), sekaligus meningkatkan pemahaman terkait pelaporan perizinan dalam mendukung pengelolaan sumber daya air yang tertib dan berkelanjutan.

Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dan diikuti oleh para pemangku kepentingan serta perwakilan perusahaan di Kalimantan Barat yang memanfaatkan sumber air khusus di Wilayah Sungai Kapuas yang menjadi kewenangan BWS Kalimantan I. Dari total 168 undangan, kegiatan ini dihadiri oleh 142 peserta, yang terdiri atas 120 peserta luring dan 22 peserta daring.

Sebelum penyampaian materi, acara diawali dengan laporan Ketua Panitia, Eka Yuni Saputri, dilanjutkan sambutan dari Plt. Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OPSDA), Nurmansyah. Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Kepala Subbagian Tata Usaha BWS Kalimantan I, Iswandi, yang hadir mewakili Kepala BWS Kalimantan I.

Pada sesi sosialisasi, peserta menerima materi mengenai Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) yang disampaikan oleh N. Reymalta, serta materi Pelaporan Kewajiban Pemegang Izin Sumber Daya Air oleh Uray Irvan. Melalui kegiatan ini, BWS Kalimantan I berharap para pemegang izin dapat semakin memahami dan memenuhi kewajibannya secara tertib, sehingga pengelolaan sumber daya air di Wilayah Sungai Kapuas dapat terlaksana secara berkelanjutan, akuntabel, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.