BWS Kalimantan I bersama PMI Kalbar menyalurkan 5000 liter air bersih untuk warga Siantan Hilir

Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Pontianak berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kamis (13/08).

Penyaluran ini merupakan bentuk respons terhadap kondisi musim kemarau yang berdampak pada menurunnya ketersediaan sumber air bersih yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Minimnya curah hujan membuat sebagian warga mengalami kesulitan memperoleh air, termasuk untuk kebutuhan minum, memasak, dan keperluan rumah tangga lainnya.

Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan dalam kegiatan tersebut dan diperkirakan dapat membantu memenuhi kebutuhan sekitar 180 kepala keluarga atau 430 jiwa di wilayah Siantan Hilir.

Melalui kolaborasi bersama PMI Provinsi Kalimantan Barat, BWS Kalimantan I terus memberikan dukungan kepada masyarakat dalam menghadapi dampak kekeringan. Bantuan air bersih ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga sekaligus membantu memastikan ketersediaan air untuk kebutuhan dasar selama musim kemarau berlangsung.

Setetes Darah, Wujud Kepedulian di Hari Kemerdekaan

Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga lewat kepedulian kepada sesama. Semangat tersebut hadir dalam kegiatan donor darah yang diikuti UPT Kementerian Pekerjaan Umum di Provinsi Kalimantan Barat bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) di PMI, Kamis (13/08).

Kegiatan yang dikoordinasikan oleh Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) tersebut turut dihadiri Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Pontianak, bersama para pimpinan dan perwakilan UPT Kementerian PU di Kalimantan Barat serta anggota DWP. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala BP2JK, Harry Setyawan.

Donor darah menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI sekaligus menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan Kementerian PU. Melalui darah yang disumbangkan, para peserta turut mengambil bagian dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Bagi para peserta, donor darah mungkin hanya membutuhkan sedikit waktu dan satu tindakan sederhana. Namun, bagi penerimanya, setetes darah dapat menjadi sesuatu yang sangat berarti. Semangat kemerdekaan pun dirayakan dengan cara yang dekat dengan kehidupan: berbagi dan memberi manfaat bagi sesama.

BWS Kalimantan I dan PMI Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Temiang Mali

Di tengah musim kemarau, air bersih menjadi kebutuhan yang semakin berarti bagi masyarakat. Untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut, BWS Kalimantan I bersama Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Dusun Temiang Mali, Desa Temiang Mali, Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau.

Sebanyak 10.000 liter air bersih disalurkan menggunakan dua truk tangki, masing-masing berkapasitas 5.000 liter. Bantuan ini diperuntukkan bagi 132 kepala keluarga atau 434 jiwa yang berada di wilayah tersebut.

Proses distribusi turut didukung oleh Kepala Satker Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA) bersama tim di lapangan. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya BWS Kalimantan I bersama PMI untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih, khususnya di tengah kondisi kemarau yang berdampak pada ketersediaan air di sejumlah wilayah.

Bagi warga Temiang Mali, setiap liter air yang diterima bukan sekadar bantuan, tetapi juga berarti kebutuhan sehari-hari yang sedikit lebih ringan. Melalui kolaborasi dan kepedulian bersama, BWS Kalimantan I terus berupaya memastikan dukungan air bersih dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

BWS Kalimantan I Pantau P3TGAI di Jelimpo Pastikan Irigasi Berjalan Sesuai Rencana

Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Pontianak melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, pada lokasi P3A RAENG.

Monitoring dilakukan melalui peninjauan langsung ke lokasi oleh Kepala BWS Kalimantan I untuk melihat kondisi serta progres pekerjaan yang sedang dilaksanakan. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengawasan BWS Kalimantan I guna memastikan pelaksanaan P3-TGAI berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya petani.

Melalui program ini, peningkatan fungsi jaringan irigasi diharapkan dapat memperlancar distribusi air ke lahan pertanian. Keberadaan jaringan irigasi yang berfungsi dengan baik juga penting untuk membantu petani menghadapi kondisi kekeringan yang dapat memengaruhi produktivitas pertanian.

BWS Kalimantan I terus melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap pelaksanaan P3-TGAI agar infrastruktur yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal. Upaya ini menjadi bagian dari dukungan BWS Kalimantan I dalam menjaga keberlanjutan layanan irigasi sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kalimantan Barat.

Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I bersama Pemerintah Kabupaten Sanggau dan masyarakat menggelar Gerakan Irigasi Bersih Tahun 2026 di Daerah Irigasi (D.I.) Temiang Mali I

Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I bersama Pemerintah Kabupaten Sanggau dan masyarakat menggelar Gerakan Irigasi Bersih Tahun 2026 di Daerah Irigasi (D.I.) Temiang Mali I, Dusun Temiang Mali, Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau, Jumat (07/08). Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid dan terhubung dengan pusat pelaksanaan di Provinsi Riau ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia. Melalui aksi gotong royong, peserta membersihkan sampah, rumput, dan semak yang menutupi saluran irigasi agar aliran air tetap lancar menuju lahan pertanian.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, membuka kegiatan secara resmi melalui Zoom dari pusat pelaksanaan di Provinsi Riau. Ia menegaskan bahwa Gerakan Irigasi Bersih perlu menjadi kebiasaan bersama karena saluran irigasi yang terawat mampu menjaga kelancaran distribusi air, terutama pada musim kemarau, sehingga kebutuhan air untuk lahan pertanian tetap terpenuhi dan produktivitas pertanian dapat terjaga.

Camat Balai, Eddy Santana, dan Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sanggau, Aris Sudarsono, turut mengajak masyarakat untuk terus menjaga infrastruktur irigasi yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Semangat tersebut sejalan dengan upaya mendukung swasembada pangan melalui pengelolaan jaringan irigasi yang baik.

Kepala BWS Kalimantan I, M. Tahid, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi seluruh pihak, di antaranya Bapperida Kabupaten Sanggau, Dinas PUPR Kabupaten Sanggau, unsur Kementerian Pekerjaan Umum di Provinsi Kalimantan Barat, Bhabinkamtibmas, Polsek, Pemerintah Desa Temiang Mali, Balai Penyuluh Pertanian, Gapoktan, serta murid dan guru SD Negeri 18 Temiang Mali. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat kepedulian masyarakat dalam menjaga saluran irigasi agar tetap berfungsi optimal bagi sektor pertanian.

BWS Kalimantan I dan PMI Distribusikan 10000 liter Air Bersih bagi Warga Terdampak Kemarau di Dusun Mali Raya Kabupaten Sanggau

Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Pontianak berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Dusun Mali Raya, Desa Temiang Mali, Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau, pada Selasa dan Rabu (4–5 Agustus 2026). Selama dua hari pelaksanaan, sebanyak dua truk tangki dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter dikerahkan, sehingga total air bersih yang disalurkan mencapai 10.000 liter.

Distribusi air bersih tersebut diperuntukkan bagi 85 kepala keluarga atau 257 jiwa yang mengalami kesulitan memperoleh air minum akibat kemarau panjang. Selain dibagikan langsung kepada masyarakat, penyaluran juga dilakukan untuk mengisi toren air milik dusun dan sekolah di Dusun Mali Raya sebagai upaya memastikan ketersediaan air minum bagi warga dan lingkungan pendidikan. Dalam kegiatan ini, Kepala BWS Kalimantan I bersama Kepala Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OPSDA) turut hadir dan membantu proses pendistribusian agar bantuan dapat diterima dengan tertib dan merata.

Kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut menyebabkan debit sejumlah sumber air terus menurun sehingga ketersediaan air layak konsumsi menjadi terbatas. Kondisi ini berdampak pada pemenuhan kebutuhan air minum masyarakat, sehingga diperlukan penanganan cepat melalui distribusi bantuan air bersih.

Melalui sinergi bersama PMI, BWS Kalimantan I terus berupaya menghadirkan layanan yang responsif terhadap dampak kekeringan. Penyaluran bantuan air bersih ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen BWS Kalimantan I dalam membantu memenuhi kebutuhan air minum masyarakat serta mendukung penanganan dampak musim kemarau di Kalimantan Barat.