bws-kalimantan-i-tinjau-lokasi-terdampak-banjir-di-sekadau-sanggau-dan-landak

BWS Kalimantan I Tinjau Lokasi Terdampak Banjir di Sekadau, Sanggau, dan Landak

Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I melaksanakan monitoring dan peninjauan lapangan pada sejumlah lokasi terdampak banjir di Kabupaten Sekadau, Kabupaten Sanggau, dan Kabupaten Landak pada Sabtu hingga Minggu (10–11 Januari 2026). Kegiatan ini merupakan bentuk respon cepat BWS Kalimantan I terhadap kejadian banjir yang terjadi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama, yang berdampak pada aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah.

Peninjauan lapangan dilaksanakan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat guna memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan banjir. Melalui kegiatan ini, tim melakukan pengecekan langsung kondisi wilayah terdampak, pelaksanaan penanganan tanggap darurat di lapangan, serta penyamaan data dan informasi terkait dampak banjir sebagai dasar pengambilan langkah penanganan selanjutnya.

Berdasarkan hasil peninjauan, banjir terjadi akibat meluapnya sungai yang dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan serta adanya kiriman air dari daerah hulu. Kondisi tersebut menyebabkan genangan air di sejumlah wilayah dengan ketinggian mencapai sekitar 50 sentimeter, yang merendam permukiman warga dan badan jalan. Akibatnya, aktivitas masyarakat terganggu, termasuk terhambatnya arus lalu lintas di beberapa titik terdampak.

Selain itu, BWS Kalimantan I bersama BPBD dan instansi terkait melakukan identifikasi kondisi sungai, permukiman warga, serta infrastruktur yang terdampak banjir, sekaligus merumuskan kebutuhan tindak lanjut yang diperlukan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan dapat mendukung penanganan banjir yang lebih cepat, terkoordinasi, dan efektif, serta menjadi dasar perencanaan langkah-langkah penanggulangan banjir ke depan secara berkelanjutan.