
BWS Kalimantan I Gelar Rapat Koordinasi Percepatan LTT, Dorong Kolaborasi Dinas PU dan Dinas Pertanian
Balai Wilayah Sungai Kalimantan I (BWSK I) pada Selasa (26/08) menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) Pertanian Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid, baik daring melalui zoom meeting maupun luring di Aula BWS Kalimantan I, resmi dibuka oleh Kepala BWSK I, M. Tahid.
Rapat ini menghadirkan arahan dari PJ Swasembada Pangan Kalimantan Barat, Akhmad Musyafak, S.P., M.P., yang menekankan pentingnya penanganan prioritas pada saluran irigasi. Ia menyampaikan bahwa saluran dengan sedimen tebal dan tidak efektif harus segera diselesaikan, sementara saluran yang tidak menjadi prioritas dapat ditunda. Ia juga menambahkan bahwa kebutuhan pintu air dan saluran sudah diperhitungkan agar hasil yang diperoleh lebih maksimal. Untuk itu, kolaborasi antara PU dan Pertanian perlu terus diperkuat sehingga hasilnya dapat terlihat signifikan. Pesan dari Menteri Pertanian juga disampaikan agar langkah percepatan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan produksi pertanian.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BWSK I, M. Tahid, memberikan arahan mengenai pentingnya sinkronisasi data antarinstansi. Ia menilai kesesuaian data menjadi kunci dalam efektivitas perencanaan. Selain itu, BWSK I juga mengharapkan adanya rencana pola tanam dari masing-masing dinas guna meningkatkan efektivitas penanaman, sehingga produksi panen dapat didorong dalam rangka mendukung pencapaian swasembada pangan.
Rangkaian rapat turut diisi dengan sesi koordinasi dan sinkronisasi kegiatan LTT serta irigasi bersama perwakilan kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat. Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan sinergi antara sektor PUPR dan Pertanian semakin kuat sehingga percepatan LTT dapat berjalan efektif demi tercapainya swasembada pangan di Kalimantan Barat.