Bagian dari PSN, Bendungan Rukoh Segera Dibangun

Aceh

Bupati Pidie Roni Ahmad, Senin (4/2/2019) saat memberikan sambutan pada acara peusijuk alat kerja pembangunan bendungan Rukoh. (Ilhami/aceHTrend)
Bupati Pidie Roni Ahmad, Senin (4/2/2019) saat memberikan sambutan pada acara peusijuk alat kerja pembangunan bendungan Rukoh. (Ilhami/aceHTrend)

Pidie- Salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) era Presiden Joko Widodo untuk mempercepat pembangunan Aceh adalah bendungan Rukoh di Pidie.

Pembangunan bendungan Rukoh sudah mulai dikerjakan, dengan digelarnya tepung tawar alat kerja, Senin (4/2/2019) serta santunan terhadap anak yatim.

Bupati Pidie Roni Ahmad, dalam sambutannya mengatakan pembangunan bendungan Rukoh yang berlokasi di Gampong Alue, Kecamatan Titue, dibangun di atas tanah seluas 858,85 hektar. Hingga saat ini belum seluruh lahan dibebaskan. Sebagian yang belum dibebaskan itu masih dalam proses ganti rugi.

Pihaknya, tambah Roni Ahmad, sangat mendukung dibangunnya bendungan Rukoh. Bendungan tersebut sangat penting untuk mengairi sawah petani di sembilan kecamatan, dengan luas lahan sawah kurang lebih 20.000 Hektar.

“Kepada semua pihak untuk ikut membantu kelancaran pembangunan waduk tersebut, demi kepentingan masyarakat banyak, khususnya petani di kabupaten Pidie,” ujarnya.

Di Pidie, tambah Roni, ada tiga PSN yang dibangun Jokowi, yaitu jalan tol Banda Aceh-Sigli, bendungan Rukoh serta bendungan Tiro. Semuanya proyek multi years yang dibiayai APBN.

Menurut Roni, semangat pembangunan Aceh yang sedang dilakukan oleh Joko Widodo haruslah didukung dengan sepenuh hati.

Kasatker Pembangunan Bendungan BWS Sumatera I, Asy’ari, ST., mengatakan, pihaknya terus bekerja keras merealisasikan pembangunan bendungan Rukoh. Karena bendungan Rukoh dan Tiro menjadi Program Strategis Nasional (PSN).

Asy’ari juga mengatakan, saat ini baru bendungan Rukoh yang telah selesai dilakukan proses lelang oleh Pemerintah Pusat. Sudah dilakukan penandatanganan kontrak dengan perusahaan pemenang proyek terhitung tanggal 31 Desember 2018 lalu sampai dengan tahun 2022. 

Perusahaan yang memenangkan proyek tersebut yaitu, Paket I dikerjakan oleh BUMN Nindya Karya sedangkan paket II dilaksanakan oleh BUMN Waskita karya dan PT. Adi Andesmon dalam bentuk KSO.

Sumber: www.acehtrend.com

Berita

berita/e345f16f-a194-41a1-b5d8-466d17ef4abf/1768793104.png

Kementerian PU Dorong Pemulihan Lingkungan Pascabanjir melalui Rehabilitasi TPA dan IPLT di Aceh Tamiang

berita/1e4b05b9-26d6-4603-aeee-a12cc881d4fb/1768787977.jpg

Percepatan Pembangunan Sumur Bor Pascabanjir Terus Berjalan di Aceh, BWS Sumtera I Selesaikan 4 Titik

berita/ce3fe9f1-0b8f-4eb4-b80b-6533f85702fd/1768462970.jpg

Pemulihan Pascabanjir Aceh Utara Jadi Fokus Kunjungan Dirjen SDA Bersama BWS Sumatera I

berita/06936d9c-2600-44ca-bc8f-a32764916a93/1768449534.jpg

BWS Sumatera I & Dirjen Sumber Daya Air Dampingi Menteri Pertanian pada Grounbreaking Rehabilitasi Lahan Sawah Dampak Bencana Sumatera

berita/5ff23cba-1053-4f01-b3f7-861d44374c96/1768376326.jpg

BWS Sumatera I Catat 50 Hari Penanganan Intensif Pascabanjir di Aceh

berita/022b6e0f-2fe5-48e1-8fab-41cf65c72220/1768374749.png

Sumur Bor Jadi Solusi Cepat Air Bersih Saat Banjir: BWS Sumetara I Bangun 24 Sumur Bor di Aceh Tamiang