Pembangunan Waduk Rajui

Berita Balai

image description

Latar Belakang

Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh merupakan daerah yang mempunyai areal yang berpotensi pengembangan menjadi areal pertanian. Untuk merealisasikan usaha pengembangan areal pertanian diperlukan perbaikan, peningkatan dan perluasan sarana irigasinya. Menyadari atas pentingnya sistem jaringan irigasi dalam meningkatkan produksi bidang pertanian, pemerintah berupaya memberikan prioritas pada perbaikan dan peningkatan sistem irigasi. Pembangunan Waduk Rajui di Kecamatan Padang Tiji ini direncanakan untuk mengairi areal sawah seluas 1.000 ha dengan pola tanam padi–padi-palawija. Sumber air di daerah irigasi ini berasal dari Krueng Rajui dan disuplesikan ke Alue Tanjung.

 

Tujuan Pembangunan

  1. Pengembangan areal persawahan seluas 1.000 Ha.
  2. Meningkatkan produksi pertanian dan mencipatakan lapangan kerja di kawasan  Padang Tiji Kabupaten Pidie.
  3. Mendukung program swasembada pangan khususnya beras.
  4. Meningkatkan penyediaan air baku untuk kebutuhan mendatang.
  5. Pengembangan perikanan darat.

 

Sasaran

Pembangunan waduk Rajui di Kecamatan Padang Tiji ini direncanakan untuk mengairi areal sawah seluas 1.000 ha dengan pola tanam padi-padi palawija.  Sumber air di daerah irigasi ini berasal dari Krueng Rajui dan disuplesikan ke Alue Tanjung.

Debit air dari sumber yang ada adalah:

  • Krueng Rajui : maksimum = 2,726 m3/det, minimum = 0,127 m3/det
  • Alue Tanjung : maksimum = 0,160 m3/det, minimum = 0,005 m3/det

 

Lokasi

Lokasi Pembangunan Waduk Rajui terletak di Desa Mesjid Tanjong, Kecamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie, yang berjarak ± 95 km dari kota Banda Aceh atau ± 15 km kearah Utara dari kota Sigli ibukota kabupaten Pidie. Ditinjau dari posisi Geografis, daerah irigasi Rajui terletak pada koordinat 95°49’09” - 95°50’09” BT dan 05°23’39” LU

 

Data Teknis Bendungan Utama
 
Type Bendungan : Bendungan urugan homogen
Tinggi Bendungan (H) : 41.20 m

Berdasarkan kondisi geologi lokasi site waduk, maka Bendungan Rajui direncanakan berupa

bendungan Type Urugan Homogen, dengan koefisien permeabelitas bahan timbunan (k) :

3,445 x 10-6 em/dt.
Elevasi dasar waduk : + 30.20 m
Elevasi tampungan mati (LWL) : + 33.00 m
Elevasi tampungan efektif (NWL) : + 57.50 m
Elevasi debit banjir (HWL) : + 58.99 m
Elevasi puncak (crest) waduk : + 61.20 m
Lebar puncak (crest) waduk : + 10.00 m
Angkutan sedimen tahunan : 3.084,88 m3/thn
Tampungan mati : 29.983,35 m3
Tampungan sedimen (10 th) : 31.005,31 m3
Tampungan efektif : 2.643.468,33 m3
Tampungan total : 2.673.450,63 m3
Luas kolam genangan : 33.60 ha
Kemiringan lereng udik : 1 : 3.25
Kemiringan lereng hilir : 1 : 2.5
Koefisien permeabilitas timbunan : 3,445 x 10-6

 

Bangunan Sadap (Menara, Intake dan Penguras)  
Type bangunan : Penyadap tipe menara (outlet tower)
Elevasi dasar pondasi menara : + 31.00 m
Elevasi lantai menara : + 60.00 m
Tinggi menara dari dasar pondasi : 29.00 m
Dimensi menara sadap : 2.00 x 5.00 m
Type pintu sadap dan penguras :

Pintu elektrik vertical luncur

(sledding tipe)

Elevasi dasar penyadap : + 33.00 m
Ukuran pintu sadap = b = 2.00m; h = 2.50 m; TGW : 29.00 m
Elevasi dasar inlet terowongan : + 33.00 m
Diameter terowongan : Ø 1.75 m
Panjang terowongan : 155.00 m
Debit penyadapan maksimum : 2.080 m3/det

 

Bangunan Pengelak (Coverdam)  
Type coverdam : Urugan tanah homogen
Bentuk terowongan : Lingkaran (Ø =1.75 m)
Panjang terowongan : 256.00 m
Bahan terowongan : Beton K225, Baja U 35
Elevasi bagian hulu terowongan : + 33.00 m
Elevasi bagian hilir terowongan : + 32.00 m
Debit rencana maksimum (Q1) : 7.27 m3/det
Tinggi coverdam : 10.00 m
Elevasi dasar coverdam : + 34.00 m
Elevasi puncak coverdam : + 40.00 m
Lebar crest coverdam : 5.00 m
Kemiringan lereng udik : 1 : 1
Kemiringan lereng hilir : 1 : 1

 

Bangunan Pengarah Aliran  
Type bangunan : Bronjong dilapisi beton
Tinggi bangunan : 1.50 m
Elevasi dasar : + 96.60 m
Elevasi puncak (crest) : + 98.10 m
Lebar bangunan : 25.00 m
Elevasi dasar pengambilan : + 97.10 m
Dimensi bukaan : 1.50 x 0.75 m
Kapasitas pengambilan maksimum : 5.22 m3/det
Kapasitas pengambilan minimum : 2.74 m3/det

 

ANGGARAN BIAYA DAN PELAKSANAAN

Total Anggaran : Rp. 99.204.693.000,-  (Sembilan puluh sembilan milyar dua ratus empat juta enam ratus semnbilan puluh tiga rupiah)

 

Pembiayaan dibagi dalam 3 (tiga) tahun anggaran :

Tahun Anggaran (2010) : Rp. 4.000.000.000,-

Tahun Anggaran (2011) : Rp. 46.940.000.000,-

Tahun Anggaran (2012) : Rp. 48.211.000.000,-

 

Sumber Dana : APBN dan Telah mendapat persetujuan Multy Years

contract (Kontrak Tahun Jamak) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia No : S.41/MK.2/2010, tanggal 4 Maret 2010.

Berita

berita/adc037c4-b6dd-402a-a93e-02d8edf580af/1707815478.jpg

Pelatihan Petugas POS AWLR

tumbuhkan-rasa-cinta-kepuan-tk-putra-kunjungi-bws-sumatera-i-bwssum1.jpg

Tumbuhkan rasa cinta ke-PU-an, TK Putra Kunjungi BWS Sumatera I

pengumuman-pengusulan-lokasi-p3tgai-tahun-anggaran-2024-bwssum1.png

Pengumuman Pengusulan Lokasi P3-TGAI Tahun Anggaran 2024

6-balai-wilayah-aceh-di-bawah-kementrian-pupr-peringati-hari-bela-negara-ke75-bwssum1.jpg

6 Balai Wilayah Aceh di bawah Kementrian PUPR Peringati Hari Bela Negara ke-75

dialog-interaktif-konservasi-hulu-dalam-rangka-penanggulangan-banjir-bwssum1.jpeg

Dialog Interaktif: Konservasi Hulu dalam rangka Penanggulangan Banjir

menteri-basuki-bangun-lebih-banyak-bendungan-dan-lahirkan-inovasi-baru-bwssum1.jpeg

Menteri Basuki: Bangun Lebih Banyak Bendungan dan Lahirkan Inovasi Baru