Sekjen Kementerian PU Bersama BWS Sumatera I Tinjau Kerusakan Alur Sungai Krueng Meureudu

Berita Balai

Sekjen Kementerian PU (2 dari kiri) didampingi Kepala BWS Sumatera I (tengah) dan Bupati Pidie Jaya (kemeja putih) meninjau lokasi Krueng Meureudu yang tersumbat di daerah Desa Dayah Husein
Sekjen Kementerian PU (2 dari kiri) didampingi Kepala BWS Sumatera I (tengah) dan Bupati Pidie Jaya (kemeja putih) meninjau lokasi Krueng Meureudu yang tersumbat di daerah Desa Dayah Husein

Pidie Jaya, 26/12 — Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan peninjauan langsung ke lokasi kerusakan Krueng Meureudu di Kabupaten Pidie Jaya, Kamis (26/12). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan langkah penanganan pascabanjir berjalan cepat dan tepat sasaran. Peninjauan difokuskan pada kondisi alur sungai yang mengalami penyumbatan parah. Pemerintah pusat menunjukkan komitmen dalam memulihkan fungsi sungai dan melindungi kawasan permukiman masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Sekjen Kementerian PU didampingi oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I. Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan Krueng Meureudu tersumbat oleh endapan lumpur dan tumpukan kayu sepanjang kurang lebih satu kilometer. Kondisi ini terjadi di kawasan Dayah Husein, Kecamatan Meurah Dua. Penyumbatan alur sungai menyebabkan aliran air tidak terkendali saat debit meningkat.

Akibat tersumbatnya alur utama, aliran sungai berubah arah dan masuk ke area permukiman warga. Aliran sungai baru diketahui menggerus kawasan Dayah Tgk Chik Pante Geulima dan lingkungan SDIT An Nur. Dampak tersebut berpotensi menimbulkan kerusakan lanjutan apabila tidak segera ditangani. Oleh karena itu, penanganan darurat menjadi prioritas utama di lokasi ini.

Kementerian PU bergerak cepat dengan melakukan langkah pemulihan dan normalisasi sungai. Tim BWS Sumatera I terus bekerja membuka alur sungai yang tersumbat serta membersihkan material lumpur dan kayu yang menumpuk. Upaya ini dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi guna mengembalikan fungsi sungai agar aliran air kembali ke jalur semula. Normalisasi diharapkan dapat mengurangi risiko banjir susulan di wilayah terdampak.

Sebelum meninjau Krueng Meureudu, rombongan terlebih dahulu mengunjungi beberapa lokasi terdampak lainnya di Kabupaten Pidie Jaya. Lokasi tersebut meliputi RSUD Pidie Jaya yang sempat tergenang air, Jembatan Meureudu dengan kondisi abutment amblas, serta PDAM Krueng Meureudu. Rangkaian peninjauan ini menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap dampak banjir. Hasil tinjauan akan menjadi dasar penentuan langkah penanganan lanjutan ke depan. (rh)


Berita

berita/0a4dd830-ae78-4cba-97a6-337ae3feb28c/1768896158.jpg

BWS Sumatera I Identifikasi Pendangkalan Sungai Krueng Meureudu Melalui Pengukuran Tampang Sungai

berita/62a2a9af-fad4-4714-bb66-c80c625977c3/1768984057.png

Generasi Muda Kementerian PU Hadir di Lokasi Bencana, Menyemai Harapan dari Reruntuhan

berita/db27cb85-0155-4dc8-84a0-5bed446dd866/1768983436.png

Menteri PU Tinjau TPA dan IPLT Rantau, Percepat Pemulihan Sanitasi Pascabencana Aceh Tamiang

berita/1a4f477d-fd9c-49f4-bb86-4971162b3178/1768879323.jpg

Penanganan Terpadu Bencana Hidrometeorologi di Aceh Terus Dipercepat

berita/9eba5723-199d-4728-b776-4aeeeb58061c/1768807344.jpg

BWS Sumatera I Bersihkan Bendung Krueng Aceh di Seulimeum untuk Kurangi Risiko Banjir dan Jaga Irigasi

berita/e345f16f-a194-41a1-b5d8-466d17ef4abf/1768793104.png

Kementerian PU Dorong Pemulihan Lingkungan Pascabanjir melalui Rehabilitasi TPA dan IPLT di Aceh Tamiang