Grobogan - Penanganan darurat banjir di Kabupaten Grobogan terus dipercepat melalui koordinasi lintas instansi. Pada 17 Februari 2026, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meninjau langsung lokasi tanggul jebol di Desa Tinanding pada aliran Sungai Tuntang untuk memastikan langkah penanganan berjalan cepat, terukur, dan terkoordinasi. Kunjungan dilanjutkan rapat koordinasi bersama Forkopimda, BBWS Pemali Juana, serta instansi terkait di Aula Kecamatan Gubug guna mempercepat penanganan banjir di wilayah Grobogan dan Kabupaten Demak.
Dalam penanganan darurat jebolan tanggul, ditargetkan penutupan tanggul selesai dalam tiga hari, kemudian dilanjutkan perkuatan menggunakan bronjong dengan dukungan lima unit excavator dan satu bulldozer. BBWS Pemali Juana turut hadir melalui perwakilan Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan, Kepala Bidang PJPA, Kepala Satuan Kerja OP, serta tim lapangan untuk memastikan langkah darurat berjalan optimal sekaligus menyiapkan rencana jangka panjang.
Sebagai solusi dan penanganan permanen, Kementerian PU melalui BBWS Pemali Juana akan melakukan normalisasi pada tiga ruas sungai utama, yakni Sungai Tuntang, Sungai Sayung, dan Sungai Babon, sehingga diharapkan risiko banjir dapat berkurang signifikan ke depan.
Selain tanggul, perhatian juga diarahkan pada akses jalan provinsi yang terputus. Percepatan jalur darurat dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas PU Provinsi Jawa Tengah serta dukungan Kodam dan Kodim.
Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar penanganan berlangsung cepat, efektif, dan berkelanjutan demi keselamatan masyarakat.
17 Februari 2026 Selengkapnya

















