Semarang - Kunjungan kerja dan Rapat terbatas Kepala BNPB beserta jajaran ke Kota Semarang dilaksanakan pada Selasa, 19 Mei 2026, untuk meninjau penanganan bencana akibat jebolnya tanggul Kali Plumbon di Mangkang, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. Kegiatan ini dihadiri Kepala BNPB didampingi Gubernur Jawa Tengah, Wali Kota Semarang, serta Kepala BBWS Pemali Juana, bersama jajaran FORKOPIMDA, dan instansi terkait lainnya guna memperkuat koordinasi penanganan darurat dan percepatan pemulihan infrastruktur.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BBWS Pemali Juana menyampaikan bahwa penanganan dilakukan secara bertahap melalui inventarisasi permasalahan, kajian teknis, hingga pelaksanaan di lapangan. Sejak tahun 2024 Kementerian PU telah melakukan pembebasan lahan sebanyak 92 bidang dari total 318 bidang yang dibutuhkan untuk penanganan permanen sungai, sehingga masih tersisa 226 bidang yang kembali diusulkan pembebasannya pada tahun 2026.
Kepala BBWS Pemali Juana juga turut menjelaskan bahwa penanganan dilakukan melalui dua skema, yaitu penanganan darurat menggunakan cerucuk bambu pada titik tanggul jebol lalu penanganan permanen melalui pelebaran Sungai Plumbon dari sekitar 10 meter menjadi 25 meter sepanjang kurang lebih 22 kilometer. Langkah ini dilakukan karena kapasitas sungai saat ini sudah tidak mampu menampung debit air akibat berkurangnya tutupan lahan di wilayah hulu. Melalui penanganan bertahap ini, diharapkan risiko banjir dapat diminimalisir, sementara masyarakat dihimbau tetap waspada terhadap cuaca ekstrem, menjaga kebersihan sungai, serta bersama-sama mendukung upaya mitigasi bencana.
19 Mei 2026 Selengkapnya












