Pati - BBWS Pemali Juana memahami kondisi aliran Sungai Juana di sekitar Bendung Karet Bungasrejo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, yang mengalami penurunan debit seiring berlangsungnya musim kemarau. Di sisi lain, sebagian tanaman padi yang sudah berada di lahan masih membutuhkan suplai air hingga mendekati masa panen.
Sebagai bagian dari upaya membantu kebutuhan air pertanian, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana telah mengoptimalkan rilis air dari Waduk Kedungombo melalui Bendung Klambu menuju Daerah Irigasi Klambu Kanan pada 21–23 Agustus 2026 dengan debit sekitar 3,141 m³/detik. Rilis air tersebut ditujukan untuk membantu penyelamatan tanaman yang telah ditanam dan masih membutuhkan air, bukan untuk membuka musim tanam baru pada MT III.
Pengelolaan air tetap dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan ketersediaan air Waduk Kedungombo serta kebutuhan masyarakat dan pertanian. Berdasarkan Rapat Evaluasi Alokasi Air Waduk Kedungombo pada 2 September 2026, disepakati bahwa Musim Tanam I 2026/2027 dimulai pada 15 September 2026, dengan air yang tersedia diprioritaskan untuk kebutuhan sehari-hari dan pelaksanaan MT I melalui pola tanam padi hemat air.
Melalui pengaturan operasi, sistem gilir, pemantauan jaringan irigasi, serta koordinasi bersama pemerintah daerah, kelompok petani, dan pemangku kepentingan lainnya, BBWS Pemali Juana terus mengupayakan agar ketersediaan air yang ada dapat dimanfaatkan secara hemat, tepat sasaran, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
03 September 2026 Selengkapnya


.jpeg)

.jpeg)







