Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility

© 2026 Balai Besar Wilayah Sungai Pemali - Juana.

Berita Terkini & Pengumuman

Berita Terkini & Pengumuman
Survei Sinkronisasi Pemutakhiran Memorandum Program RPIW Provinsi Jawa Tengah
Survei Sinkronisasi Pemutakhiran Memorandum Program RPIW Provinsi Jawa Tengah

Semarang - Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana bersama Pusat Pengembangan Infrastruktur Pekerjaan Umum Wilayah II, Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW), melaksanakan Survei Sinkronisasi Pemutakhiran Memorandum Program Rencana Pengembangan Infrastruktur Wilayah (RPIW) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 yang dilaksanakan pada 15–17 Juli 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BBWS Pemali Juana beserta jajaran dan tim Pusat Pengembangan Infrastruktur Pekerjaan Umum Wilayah II, BPIW sebagai upaya sinkronisasi kebijakan, pemutakhiran data dan informasi, serta penyelarasan program pembangunan infrastruktur guna mendukung penyusunan Memorandum Program RPIW Provinsi Jawa Tengah yang komprehensif, terintegrasi, dan selaras dengan arah kebijakan pembangunan nasional.

Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan kunjungan ke Kantor BBWS Pemali Juana untuk membahas sinkronisasi rencana aksi sumber daya air serta dukungannya terhadap swasembada pangan di wilayah Jratunseluna. Selanjutnya, dilakukan peninjauan Bendungan Jragung di Kabupaten Semarang guna melihat progres kegiatan tahun 2026 sekaligus rencana pengembangan tahun 2027, termasuk Sistem Penyediaan Air Baku (SPAB) Jragung. Pada 17 Juli 2026, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan rencana Pengendalian Banjir Kawasan Sayung di Kabupaten Demak yang diprogramkan pada tahun 2026 melalui kunjungan ke Pintu Air Purworejo di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, untuk meninjau kondisi lapangan dan rencana penanganan banjir. Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan program Pengendalian Banjir Sistem Tenggang - Sringin Tahap 1 ke Rumah Pompa Muktiharjo.

Rangkaian survei dilaksanakan melalui koordinasi lintas unit kerja dan peninjauan lapangan guna memverifikasi kondisi eksisting, mengidentifikasi isu kewilayahan, mengumpulkan data sektoral, serta menyinkronkan program pembangunan infrastruktur lintas sektor dan kewenangan. Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat kualitas perencanaan pembangunan infrastruktur yang terpadu, tepat sasaran, dan mendukung percepatan pembangunan wilayah di Provinsi Jawa Tengah sesuai prioritas nasional.

23 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Penandatanganan Kontrak Pekerjaan Konstruksi dan Supervisi Pengendalian Banjir Kawasan Sayung
Penandatanganan Kontrak Pekerjaan Konstruksi dan Supervisi Pengendalian Banjir Kawasan Sayung

Semarang - Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana menyelenggarakan Penandatanganan Kontrak Pekerjaan Konstruksi dan Supervisi Pengendalian Banjir Kawasan Sayung pada Kamis, 16 Juli 2026, bertempat di Kantor BBWS Pemali Juana, Semarang. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dimulainya pelaksanaan kegiatan pengendalian banjir di Kawasan Sayung, Kabupaten Demak.

Kegiatan dihadiri oleh Kepala BBWS Pemali Juana, didampingi Kepala Bidang KPI, Kepala SNVT PJSA, dan PPK Sungai dan Pantai I. Turut hadir pula Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Jawa Tengah, PT. Selaras Mandiri Sejahtera, serta Kuasa KSO PT. Transka Dharma Konsultan KSO CV. Teknoyasa Konsultan Indonesia KSO PT. Gading Konsultan Teknik.

Melalui penandatanganan kontrak tersebut, pelaksanaan pekerjaan Pengendalian Banjir Kawasan Sayung diharapkan dapat segera dimulai guna mendukung upaya pengurangan risiko banjir dan rob yang selama ini terjadi di wilayah Sayung dan sekitarnya. Seluruh tahapan pekerjaan diharapkan dapat dilaksanakan secara profesional, akuntabel, dan berpedoman pada prinsip 4T, yaitu Tepat Mutu, Tepat Waktu, Tepat Biaya, dan Tepat Manfaat sehingga hasil pembangunan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

23 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Bendungan Logung Siap Hadapi Musim Kemarau Menjaga Ketersediaan Air Untuk Mendukung Ketahanan Pangan
Bendungan Logung Siap Hadapi Musim Kemarau Menjaga Ketersediaan Air Untuk Mendukung Ketahanan Pangan

Kudus - Musim kemarau mulai tiba. Di tengah potensi berkurangnya ketersediaan air, pengelolaan sumber daya air menjadi langkah penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. BBWS Pemali Juana melalui Unit Pengelola Bendungan (UPB) Bendungan Logung terus mengoptimalkan pengelolaan bendungan melalui pemantauan kondisi bendungan, pengaturan pelepasan air, serta pemeliharaan rutin. Upaya ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan air bagi layanan irigasi, penyediaan air baku, dan mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Kudus.

Dengan kapasitas tampung sebesar 20,15 juta m³, Bendungan Logung melayani daerah irigasi seluas sekitar 4.666 hektare serta memberikan manfaat bagi kebutuhan air masyarakat. Pengelolaan bendungan yang optimal juga memerlukan dukungan dari seluruh masyarakat. Mari gunakan air secara bijak dan bersama-sama menjaga kebersihan sungai serta waduk agar manfaat Bendungan Logung dapat terus dirasakan, hari ini hingga generasi mendatang.

22 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Pekerjaan Konstruksi Bendungan Jragung Terus Dioptimalkan
Pekerjaan Konstruksi Bendungan Jragung Terus Dioptimalkan

Semarang - Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana terus mengoptimalkan pembangunan Bendungan Jragung di Kabupaten Semarang. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada timbunan maindam dan saluran pengarah spillway yang merupakan bagian penting dalam tahapan konstruksi bendungan untuk mendukung fungsi bendungan sebagai tampungan air dan pengaliran ke hilir untuk air baku, irigasi serta reduksi banjir.

Setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan mengedepankan mutu, keselamatan, dan ketepatan pelaksanaan. Melalui Pembangunan Bendungan Jragung, diharapkan infrastruktur sumber daya air yang andal dapat terwujud sehingga mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan mendukung ketahanan air di wilayah sekitar.

22 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Bantuan Air Bersih Terus Disalurkan - Kementerian PU melalui BBWS Pemali Juana Jangkau Masyarakat Terdampak Kekeringan di Grobogan
Bantuan Air Bersih Terus Disalurkan - Kementerian PU melalui BBWS Pemali Juana Jangkau Masyarakat Terdampak Kekeringan di Grobogan

Grobogan - Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana terus mengoptimalkan penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan di wilayah kerja. Penyaluran ini merupakan bagian dari upaya penanganan dampak musim kemarau sekaligus bentuk kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah yang mulai mengalami penurunan ketersediaan air bersih.

Pada 17–18 Juli 2026, bantuan air bersih sebanyak 22.000 liter disalurkan ke Desa Penadaran, Dusun Kemiri, dan Desa Tunggak di Kabupaten Grobogan, serta Pondok Pesantren Banyumeneng di Kabupaten Demak melalui kegiatan Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA). Distribusi dilakukan secara bertahap berdasarkan kondisi di lapangan dan kebutuhan masyarakat agar bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran.

BBWS Pemali Juana akan terus memantau kondisi sumber daya air, berkoordinasi dengan pemerintah daerah, serta menyalurkan bantuan air bersih sesuai perkembangan kondisi di wilayah terdampak. Mari gunakan air secara bijak, menjaga sumber-sumber air di sekitar kita, dan bersama-sama mendukung ketahanan masyarakat dalam menghadapi musim kemarau.

22 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
BBWS Pemali Juana Tangani Rembesan Tanggul (Perlindungan Sungai Terus Diperkuat)
BBWS Pemali Juana Tangani Rembesan Tanggul (Perlindungan Sungai Terus Diperkuat)

Grobogan - Sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan infrastruktur sumber daya air, Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana dalam kegiatan operasi dan pemeliharaan melaksanakan penanganan rembesan tanggul di Desa Kemiri, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan. Rembesan pada tanggul merupakan kondisi yang perlu segera ditangani agar tidak berkembang menjadi kerusakan yang lebih besar.

Kondisi ini umumnya dapat dipicu oleh terbentuknya rongga di dalam tubuh tanggul akibat perakaran vegetasi di sekitar tanggul maupun aktivitas rayap tanah, sehingga air dapat merembes melalui bagian tertentu dari tanggul.

Sebagai langkah penanganan, dilakukan penambahan tanah untuk mempertebal tubuh tanggul pada titik yang mengalami rembesan dengan dukungan 1 unit excavator. Penebalan tanggul ini bertujuan untuk menutup jalur rembesan sekaligus memperkuat struktur tanggul agar tetap mampu menjalankan fungsinya secara optimal.

Melalui kegiatan operasi dan pemeliharaan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan kondisi tanggul tetap terjaga, potensi kerusakan dapat diminimalkan sejak dini, serta perlindungan terhadap lahan dan masyarakat di wilayah sekitar dapat terus ditingkatkan.

22 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Penanganan Darurat Bendung Karet Welahan Bum - Mencegah Intrusi Air Laut
Penanganan Darurat Bendung Karet Welahan Bum - Mencegah Intrusi Air Laut

Jepara - Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana melaksanakan penanganan darurat di Bendung Karet Welahan Bum, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, selama proses rehabilitasi bendung karet berlangsung.

Penanganan dilakukan dengan membangun bendung sementara menggunakan sandbag pada tubuh bendung untuk mencegah intrusi air laut ke saluran air tawar. Langkah ini diperlukan agar air asin tidak masuk ke saluran irigasi sehingga elevasi dan kualitas air tetap terjaga serta kebutuhan air bagi masyarakat dan layanan irigasi tetap dapat dipenuhi selama pekerjaan perbaikan berlangsung.

Penanganan darurat dilaksanakan oleh Satker Operasi dan Pemeliharaan SDA BBWS Pemali Juana dengan menyiagakan personel, dump truck, material sandbag, serta bronjong pasir yang diisi tanah sebagai sekat sementara. Kegiatan tersebut juga didukung oleh Pemerintah Kabupaten Jepara melalui penyediaan excavator PC45 untuk mempercepat proses pemasangan. Melalui kolaborasi ini, fungsi Bendung Karet Welahan diupayakan tetap berjalan optimal sehingga pelayanan sumber daya air kepada masyarakat tetap terjaga hingga rehabilitasi bendung selesai dilaksanakan.

Diharapkan proses perbaikan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai rencana sehingga bendung dapat kembali beroperasi secara optimal. Mari bersama menjaga infrastruktur sumber daya air dengan tidak merusak fasilitas yang ada serta mendukung setiap upaya pelestarian sumber daya air demi keberlanjutan manfaat bagi masyarakat.

20 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Air Bersih Hadir untuk Masyarakat Terdampak Kekeringan
Air Bersih Hadir untuk Masyarakat Terdampak Kekeringan

KUDUS - Memasuki musim kemarau Tahun 2026, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi dampak kekeringan. Berdasarkan Status Siaga Darurat Kekeringan dan hasil pemetaan potensi kekeringan di Wilayah Sungai Jratunseluna, sejumlah daerah dipantau secara intensif sebagai dasar pelaksanaan langkah antisipatif dan penanganan di lapangan.
Selain mengoptimalkan penggunaan air di Waduk dan embung yang ada di wilayah kab. kudus untuk pemenuhan kebutuhan akan air irigasi dan air baku, BBWS Pemali Juana berkoordinasi dengan bpbd kab kudus menyiapkan langkah distribusi bantuan air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sebagai tindak lanjut, BBWS Pemali Juana melalui Satker OPSDA menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter kepada masyarakat Desa Glagahwaru, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus pada Jumat (17/7). Air bersih didistribusikan menggunakan mobil tangki dan disalurkan langsung kepada warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kegiatan ini menjadi distribusi awal penanganan kekeringan di wilayah kerja BBWS Pemali Juana dan akan dilaksanakan secara bertahap pada wilayah terdampak lainnya, sesuai hasil pemantauan lapangan, peta potensi kekeringan, serta koordinasi dengan pemerintah daerah.

Melalui langkah ini, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih tetap terpenuhi selama musim kemarau. Masyarakat juga diimbau untuk menggunakan air secara bijak, menjaga kebersihan sumber-sumber air, serta melaporkan apabila terjadi kesulitan akses air bersih kepada pemerintah desa atau instansi terkait agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat. Bersama, mari menjaga sumber daya air untuk mewujudkan ketahanan air yang berkelanjutan.

18 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Penanganan Sedimen Sungai Kanal Banjir Timur Ruas  Citarum Kaligawe
Penanganan Sedimen Sungai Kanal Banjir Timur Ruas Citarum Kaligawe

Semarang - Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana melaksanakan pemeliharaan rutin berupa penanganan sedimen di Sungai Kanal Banjir Timur, Kelurahan Kaligawe, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang. Pekerjaan dilakukan pada dua segmen, yaitu Jembatan Citarum–Pasar Waru sepanjang ±1 kilometer dan Jembatan Pasar Waru–Jembatan Kaligawe sepanjang ±600 meter, dengan memanfaatkan long arm excavator dan short arm excavator agar proses pengerukan berlangsung lebih efektif dan efisien.

Melalui kegiatan ini, kapasitas aliran Sungai Kanal Banjir Timur diharapkan tetap terjaga sehingga mampu mengoptimalkan fungsi pengendalian banjir, terutama saat curah hujan tinggi.

BBWS Pemali Juana juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah maupun limbah ke aliran sungai demi mewujudkan sungai yang bersih, sehat, dan berfungsi optimal.

18 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Respon Cepat BBWS Pemali Juana dan Pemkot Semarang Tangani Rob Tambaklorok Semarang
Respon Cepat BBWS Pemali Juana dan Pemkot Semarang Tangani Rob Tambaklorok Semarang

Semarang - Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana bersama Pemerintah Kota Semarang bergerak cepat merespons genangan rob di Kawasan Tambak Lorok, Kota Semarang yang dipicu oleh rembesan air laut pada sejumlah titik tanggul serta genangan yang dipengaruhi kondisi saluran drainase. Melalui rapat koordinasi yang dilaksanakan pada 14 Juli 2026, disepakati langkah penanganan jangka pendek, menengah, dan panjang sesuai kewenangan masing-masing instansi sebagai upaya mengurangi dampak rob dan melindungi kawasan permukiman.

Pada penanganan jangka pendek, BBWS Pemali Juana melaksanakan penyediaan 2 unit mobile pump berkapasitas 500 liter per detik, pemasangan sandbag (geobag) yang mulai dilaksanakan pada 15 Juli 2026 sebagai penanganan rembesan air laut, serta pengukuran elevasi saluran drainase. Sementara itu, Pemerintah Kota Semarang melaksanakan pengerukan sedimen saluran drainase, pembangunan inlet drain, pembuatan cross drain pada titik terkendala, serta penanganan bangunan yang menghambat aliran drainase guna mempercepat surutnya genangan. Penanganan jangka menengah berupa peningkatan jalan lingkungan di RW 13 dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Semarang, sedangkan penanganan jangka panjang berupa kajian teknis dan penyusunan program pengendalian rob menjadi bagian dari tindak lanjut BBWS Pemali Juana.

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana, Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan BBWS Pemali Juana, petugas operasi dan pemeliharaan, serta perwakilan Pemerintah Kota Semarang. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan dan pembagian tugas sesuai kewenangan, penanganan rob di Tambak Lorok diharapkan mampu mengurangi risiko genangan serta memberikan perlindungan yang lebih optimal bagi kawasan permukiman pesisir.

16 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Pembangunan Embung Kaliombo Memasuki Tahap Pemasangan Tulangan Spilway
Pembangunan Embung Kaliombo Memasuki Tahap Pemasangan Tulangan Spilway

Rembang - Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana terus mengoptimalkan pelaksanaan pembangunan Embung Kaliombo di Desa Kaliombo, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang sebagai bagian dari upaya peningkatan ketersediaan air baku dan konservasi sumber daya air di wilayah tersebut.

Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahapan pemasangan besi tulangan pada struktur spillway sebagai salah satu komponen utama embung yang berfungsi mengendalikan aliran limpasan secara aman.

Pekerjaan ini dilaksanakan secara bertahap dengan tetap mengedepankan mutu konstruksi, ketepatan pelaksanaan, dan aspek keselamatan kerja agar hasil pembangunan dapat berfungsi secara optimal.

Melalui pembangunan embung ini, diharapkan ketersediaan air dapat lebih terjaga, terutama pada musim kemarau, sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat dan meningkatkan ketahanan sumber daya air di Kabupaten Rembang.

16 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Rumah Pompa Gebangsari Hampir Rampung, Perkuat Pengendalian Banjir Tenggang–Sringin
Rumah Pompa Gebangsari Hampir Rampung, Perkuat Pengendalian Banjir Tenggang–Sringin

Semarang - Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana terus melanjutkan pembangunan Rumah Pompa Gebangsari sebagai bagian dari Sistem Pengendalian Banjir Tenggang–Sringin Tahap I Paket II. Hingga saat ini, progres fisik pekerjaan telah mencapai 98,56 persen dan memasuki tahap penyelesaian akhir. Bangunan utama beserta fasilitas pendukung telah selesai dibangun, termasuk ruang pompa, ruang panel, ruang genset, serta ruang cubicle dan trafo yang akan menjadi pusat operasional sistem pemompaan dan penyediaan tenaga listrik.

Seiring penyelesaian bangunan utama, pekerjaan pada area luar masih terus berlangsung, meliputi pembangunan pagar kawasan, pos jaga, musala, dan rumah jaga sebagai fasilitas pendukung operasional serta pengamanan infrastruktur. Rumah Pompa Gebangsari dilengkapi tiga unit pompa dengan kapasitas masing-masing 2.000 liter per detik untuk mendukung pengendalian banjir secara optimal. Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan dengan mengedepankan keselamatan konstruksi, pengendalian mutu, serta kepatuhan terhadap spesifikasi teknis.

Setelah seluruh pekerjaan selesai dan rumah pompa mulai beroperasi, infrastruktur ini diharapkan mampu memberikan perlindungan terhadap kawasan dari risiko banjir. Kehadiran Rumah Pompa Gebangsari menjadi salah satu upaya Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana dalam memperkuat sistem pengendalian banjir, sehingga masyarakat dapat merasakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan produktif.

14 Juli 2026 Selengkapnya