Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility

© 2026 Balai Besar Wilayah Sungai Pemali - Juana.

Berita Terkini & Pengumuman

Berita Terkini & Pengumuman
Saluran Irigasi D.I Pemali Terus Dijaga Agar Distribusi Air Tetap Optimal Saat Musim Kemarau Bagi Wilayah Brebes dan Tegal
Saluran Irigasi D.I Pemali Terus Dijaga Agar Distribusi Air Tetap Optimal Saat Musim Kemarau Bagi Wilayah Brebes dan Tegal

Tegal - Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana terus melaksanakan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi di Daerah Irigasi (DI) Pemali melalui UPI Pemali Bawah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah normalisasi saluran yang bersumber dari Bendung Notog melalui pembersihan sedimentasi, gulma, dan material yang menghambat aliran air.

Kegiatan ini bertujuan menjaga kapasitas saluran agar distribusi air irigasi tetap lancar menuju lahan pertanian di Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal. Dengan luas layanan mencapai 27.482 hektare, keandalan jaringan irigasi menjadi kunci dalam mendukung produktivitas pertanian, terutama menghadapi musim kemarau dan potensi dampak El Nino.

Melalui operasi dan pemeliharaan yang dilakukan secara berkelanjutan, BBWS Pemali Juana berkomitmen menjaga fungsi infrastruktur sumber daya air agar layanan irigasi tetap optimal, mendukung ketahanan pangan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Cari, Temukan, Eksekusi!

06 Agustus 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Mengatasi Kekeringan - Cari Temukan Eksekusi
Mengatasi Kekeringan - Cari Temukan Eksekusi

Cari, Temukan, Eksekusi! Itulah semangat yang terus dipegang dalam menghadapi dampak kekeringan akibat musim kemarau dan fenomena El Nino.

Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana terus bergerak cepat merespons setiap laporan masyarakat terkait kekeringan, mulai dari distribusi air bersih, optimalisasi infrastruktur sumber daya air, hingga langkah-langkah penanganan di lapangan untuk memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi.

Jika di sekitar Anda mengalami kesulitan air bersih akibat kekeringan, segera laporkan melalui:
Hotline Pengaduan BBWS Pemali Juana
0812-6000-0375 (Telepon & WhatsApp)

Mari bersama menjaga ketahanan air dengan melaporkan kondisi di sekitar kita. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan yang cepat, tepat, dan bermanfaat bagi masyarakat.

04 Agustus 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Sosialisasi Pengisian Awal Waduk (Impounding) Bendungan Jragung Kabupaten Semarang
Sosialisasi Pengisian Awal Waduk (Impounding) Bendungan Jragung Kabupaten Semarang

Semarang - Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana terus memperkuat kesiapan infrastruktur sumber daya air sebagai langkah antisipatif menghadapi musim kemarau dan potensi dampak fenomena El Niño yang dapat memengaruhi ketersediaan air bagi masyarakat, pertanian, dan berbagai sektor strategis. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mempersiapkan pengoperasian Bendungan Jragung melalui tahapan Pengisian Awal Waduk (Impounding).

Untuk itu, telah diselenggarakan Sosialisasi Rencana Pengisian Awal Waduk Bendungan Jragung pada Kamis (30/7) di Fasilitas Proyek Pembangunan Bendungan Jragung, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, yang dipimpin Kepala BBWS Pemali Juana bersama jajaran dan dihadiri pemerintah pusat dan daerah, aparat keamanan, perangkat desa, kelompok petani, serta para pemangku kepentingan guna memastikan kesiapan pelaksanaan, aspek keselamatan, dan koordinasi selama proses Pengisian Awal Waduk.

Dalam sambutannya, Kepala BBWS Pemali Juana menyampaikan bahwa Pengisian Awal Waduk merupakan tahapan wajib sebelum bendungan dapat dioperasikan secara penuh. Bendungan Jragung telah memperoleh persetujuan Komisi Keamanan Bendungan dan Balai Bendungan setelah melalui Sidang Pleno pada 10 Juli 2026, sehingga dinyatakan siap memasuki proses Pengisian Awal Waduk.

Pelaksanaannya dilakukan sesuai pedoman Kementerian Pekerjaan Umum melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan dokumentasi, didukung pemeriksaan instrumen pemantauan bendungan, pengaturan laju masuknya air secara bertahap, pemantauan kondisi kawasan genangan, kenaikan muka air, perilaku tubuh bendungan, dan pemanfaatan air di wilayah hilir agar seluruh proses berjalan aman dan terkendali.

Bendungan Jragung diharapkan mampu memberikan manfaat melalui penyediaan air untuk irigasi, air baku, pengendalian banjir di wilayah hilir, potensi PLTMH, serta memperkuat ketahanan air dan ketahanan pangan.

Melalui tahapan pengisian awal waduk yang dilaksanakan secara terencana dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana terus berkomitmen menghadirkan infrastruktur sumber daya air yang andal untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dan dampak El Niño.

03 Agustus 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Sigap HAdir Saat Kekeringan -  Bersih Disalurkan Untuk Warga Boyolali
Sigap HAdir Saat Kekeringan - Bersih Disalurkan Untuk Warga Boyolali

Boyolali - Musim kemarau menyebabkan sejumlah wilayah mengalami keterbatasan akses air bersih. Sebagai bentuk komitmen dan respon cepat terhadap masyarakat terdampak, Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana menyalurkan bantuan air bersih di Dusun II, Desa Bojong, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, pada Sabtu, 1 Agustus 2026.

Penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan hasil koordinasi dan pemantauan kondisi di lapangan agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi secara tepat sasaran. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mengurangi dampak kekeringan yang masih dirasakan masyarakat.

Melalui langkah ini, Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang cepat, responsif, dan bermanfaat bagi masyarakat dalam menghadapi dampak musim kemarau. Mari bersama menjaga dan menggunakan air secara bijak demi keberlanjutan sumber daya air.

03 Agustus 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Sigap Melayani Cepat Bertindak : Dari Verifikasi Hingga Distribusi Air Bersih
Sigap Melayani Cepat Bertindak : Dari Verifikasi Hingga Distribusi Air Bersih

Semarang - Setiap laporan masyarakat yang masuk ke Posko Bencana Kekeringan BBWS Pemali Juana segera ditindaklanjuti melalui proses verifikasi, koordinasi, hingga distribusi air bersih ke lokasi terdampak.

Di tengah musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Niño, Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana terus menghadirkan respons cepat sebagai bagian dari upaya mitigasi kekeringan, agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat tersalurkan tepat waktu.

Kolaborasi, kecepatan, dan ketepatan menjadi kunci dalam setiap langkah penanganan, mulai dari laporan diterima hingga air bersih tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

BBWS Pemali Juana berkomitmen untuk terus sigap memberikan pelayanan terbaik serta memperkuat upaya mitigasi dampak kekeringan demi menjaga ketahanan air dan mendukung kesejahteraan masyarakat.

Cari, Temukan, Eksekusi!

31 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Normalisasi Saluran Irigasi Untuk Antisipasi Kekeringan
Normalisasi Saluran Irigasi Untuk Antisipasi Kekeringan

Pati - Sebagai upaya mengantisipasi dampak musim kemarau, Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana melaksanakan kegiatan normalisasi saluran irigasi pada jaringan yang memperoleh pasokan air dari Bendung Klambu melalui D.I. Klambu Kanan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Saluran Sekunder Undaan sepanjang ±8 km, mulai Desa Medini hingga Desa Ngemplak, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, serta Sungai JU 2-2 sepanjang ±9,5 km, mulai Desa Wegil hingga Desa Kasiyan, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati.

Normalisasi dilakukan menggunakan alat berat berupa excavator untuk mengembalikan fungsi saluran irigasi agar tetap optimal melalui pembersihan sedimentasi dan berbagai hambatan aliran. Dengan demikian, air yang dialirkan dari Bendung Klambu dapat mengalir lebih lancar, lebih cepat, dan menjangkau wilayah-wilayah yang sebelumnya sulit teraliri.

Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana berkomitmen menjaga keandalan layanan irigasi melalui pemeliharaan infrastruktur sumber daya air secara berkelanjutan, sehingga kebutuhan air bagi lahan pertanian tetap terpenuhi dan produktivitas pertanian masyarakat dapat terus terjaga.

31 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Sinergi Pengelolaan Air Waduk Cacaban - Menjaga Layanan Irigasi di Tengah Musim Kemarau
Sinergi Pengelolaan Air Waduk Cacaban - Menjaga Layanan Irigasi di Tengah Musim Kemarau

Tegal -Sebagai salah satu infrastruktur strategis sumber daya air di Kabupaten Tegal, Waduk Cacaban memegang peranan penting dalam menjaga ketersediaan air di tengah musim kemarau dan potensi dampak El Niño. Dengan luas genangan sekitar 928,7 hektare dan kapasitas tampung mencapai 90 juta m³, waduk ini menjadi sumber utama Daerah Irigasi Cacaban yang mengairi 7.439 hektare lahan pertanian melalui Bendung Dukuh Jati. Sistem irigasi tersebut didukung jaringan saluran primer sepanjang 0,40 km, saluran sekunder 38,15 km, dan saluran suplesi 14,83 km, sehingga distribusi air dapat tetap terjaga pada saat debit alami sungai menurun.

Sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau, telah diselenggarakan Rapat Alokasi Air, Evaluasi Ketersediaan Air Waduk Cacaban, dan Pertemuan Rutin Pelaksana Teknis (PELNIS) di Kantor Koordinator Kelompok Pengelola Cacaban pada 29 Juli 2026. Rapat dihadiri oleh Kepala UPB I BBWS Pemali Juana, Balai PSDA Pemali Comal, serta Ketua IP3A Dharma Tirta Daerah Irigasi Cacaban, bersama para pemangku kepentingan lainnya. Melalui forum tersebut disepakati pengaturan alokasi air untuk pelayanan Daerah Irigasi Cacaban serta penyediaan air bagi Desa Karangmalang, agar pemanfaatan air dapat berlangsung efektif, adil, dan sesuai dengan ketersediaan sumber daya air.

Melalui koordinasi dan kesepakatan bersama tersebut, distribusi air diharapkan tetap optimal sehingga kebutuhan masyarakat dan sektor pertanian dapat terpenuhi meskipun dihadapkan pada tantangan musim kemarau maupun potensi El Niño. Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pengelolaan sumber daya air yang adaptif, andal, dan berkelanjutan guna menjaga produktivitas pertanian serta mendukung ketahanan pangan nasional.

31 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Bendung Diperbarui - Air Irigasi Tetap Mengalir
Bendung Diperbarui - Air Irigasi Tetap Mengalir

Kementerian PU melakukan penanganan darurat di Bendung Karet Welahan Bum, Jepara, dengan membangun bendung sementara untuk mencegah intrusi air laut ke saluran air tawar.

Langkah ini dilakukan agar kualitas air tetap terjaga, layanan irigasi tidak terganggu, serta kebutuhan air masyarakat dan produktivitas pertanian tetap terpenuhi selama proses rehabilitasi berlangsung.

Menteri PU @dody_hanggodo menegaskan bahwa air merupakan sumber daya yang harus dikelola secara optimal. Pengelolaan air yang efektif menjadi kunci menjaga produktivitas pertanian, mendukung swasembada pangan, serta mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Yuk, simak bagaimana upaya ini menjaga pasokan air bagi masyarakat pada postingan berikut, Sahabat!

31 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Respon Cepat BBWS Pemali Juana Perkuat Mitigasi Kekeringan di Rowosari - Siapkan Langkah Antisipasi Kebutuhan Air
Respon Cepat BBWS Pemali Juana Perkuat Mitigasi Kekeringan di Rowosari - Siapkan Langkah Antisipasi Kebutuhan Air

Semarang – Sebagai langkah mitigasi dampak musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Niño, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana terus melakukan inventarisasi dan koordinasi lapangan guna memastikan kebutuhan masyarakat dapat direspons secara cepat dan tepat.

Inventarisasi dilaksanakan bersama Pemerintah Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, pada Rabu (30/7), untuk mengidentifikasi potensi kekeringan di wilayah yang memiliki luas sekitar 719 hektare, terbagi dalam 9 RW, dengan jumlah penduduk sebanyak 13.684 jiwa. Berdasarkan data tata guna lahan, Kelurahan Rowosari memiliki lahan pertanian seluas ±275 hektare dan pada Juli 2026 termasuk wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan hidrologis.

Hasil klarifikasi bersama Lurah Rowosari menunjukkan bahwa lahan pertanian di wilayah tersebut merupakan area pertanian tadah hujan yang sepenuhnya mengandalkan curah hujan sebagai sumber air. Pola tanam yang diterapkan meliputi padi dan kacang-kacangan pada lahan sekitar 158 hektare, serta kacang-kacangan pada lahan sekitar 10 hektare.

Sementara itu, hingga saat ini belum terdapat keluhan maupun permohonan bantuan air bersih dari masyarakat. Kebutuhan air domestik masih terpenuhi melalui layanan PDAM dan pompa artesis, sehingga sumber air yang tersedia diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan selama musim kemarau, BBWS Pemali Juana akan mengoordinasikan rencana peminjaman pompa alkon sekaligus mengidentifikasi sumber air yang memungkinkan untuk dipompa sebagai langkah mitigasi apabila kondisi kekeringan berkembang dan mulai berdampak pada kebutuhan masyarakat maupun sektor pertanian.

Melalui koordinasi dan langkah mitigasi yang berkelanjutan, BBWS Pemali Juana berkomitmen untuk terus mengantisipasi dampak kekeringan sehingga kebutuhan masyarakat tetap terjaga dan risiko yang ditimbulkan selama musim kemarau dapat diminimalkan.

31 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Kementerian PU Melalui BBWS Pemali Juana telah menyelesaikan penanganan Bendung Karet Sungai Juwana di Kabupaten Pati
Kementerian PU Melalui BBWS Pemali Juana telah menyelesaikan penanganan Bendung Karet Sungai Juwana di Kabupaten Pati

Pati - Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana telah menyelesaikan penanganan Bendung Karet Sungai Juwana di Kabupaten Pati (29/7). Sebelum pekerjaan dilaksanakan, Kepala BBWS Pemali Juana bersama Dinas PUPR dan Dinas Pertanian Kabupaten Pati meninjau langsung lokasi untuk memastikan penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Usai peninjauan, pekerjaan perbaikan segera dilaksanakan hingga berhasil diselesaikan dalam waktu singkat. Dengan selesainya penanganan tersebut, Bendung Karet Sungai Juwana kembali menjalankan fungsinya sebagai pengatur distribusi air irigasi.

Kini, sekitar 2.500 hektare sawah yang tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Pati kembali memperoleh suplai air secara optimal. Di tengah musim kemarau, kondisi ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan air irigasi, mengantisipasi potensi kekeringan, serta mendukung keberlangsungan aktivitas pertanian dan ketahanan pangan daerah.

BBWS Pemali Juana berkomitmen untuk terus menjaga keandalan infrastruktur sumber daya air melalui penanganan yang cepat, tepat, dan berkelanjutan demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

30 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Penilaian Atas Usulan Penghapusan dan Penjualan BArang Milik Negara
Penilaian Atas Usulan Penghapusan dan Penjualan BArang Milik Negara

Semarang - Dalam rangka mewujudkan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) yang tertib administrasi, akuntabel, dan sesuai ketentuan, pemeriksaan lapangan bersama atas usulan pemindahtanganan dan penghapusan BMN telah dilaksanakan pada 22–23 Juli 2026.

Kegiatan ini diselenggarakan dan dihadiri oleh PPK BMN didampingi Tim Peneliti Internal BMN BBWS Pemali Juana bersama Perwakilan Biro Pengelolaan BMN Kementerian Pekerjaan Umum dan Sekretariat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melalui peninjauan fisik terhadap aset yang diusulkan, meliputi 43 NUP kendaraan roda dua, 44 NUP kendaraan roda empat, 674 NUP peralatan dan mesin di Workshop Sampangan, serta 1 Pos Duga Air Cepoko Gunungpati.

Hasil pemeriksaan lapangan kemudian dibahas dalam rapat penyusunan Berita Acara Tim Peneliti Internal yang diselenggarakan di Kantor BBWS Pemali Juana pada Kamis (23/7).

Melalui proses verifikasi tersebut, kondisi faktual dan kelayakan setiap aset dinilai secara menyeluruh sebagai dasar penyusunan rekomendasi penghapusan maupun pemindahtanganan BMN. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana dalam mewujudkan tata kelola aset negara yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

30 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Penandatanganan Kontrak Pekerjaan Jasa Konsultansi Konstruksi Flood Risk Management and Engineering Service Consultant
Penandatanganan Kontrak Pekerjaan Jasa Konsultansi Konstruksi Flood Risk Management and Engineering Service Consultant

Semarang - Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana melaksanakan Penandatanganan Kontrak Pekerjaan Jasa Konsultansi Konstruksi Flood Risk Management and Engineering Service Consultant for BBWS Pemali Juana pada Rabu, 29 Juli 2026, bertempat di Ruang Rapat Kedungombo, Gedung A Kantor BBWS Pemali Juana, Semarang. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari rapat persiapan penandatanganan kontrak yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana didampingi Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha, Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur SDA, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perencanaan dan Program BBWS Pemali Juana, serta Kuasa KSO PT Nadiputra Pratama – KSO PT Geodinamik Konsultan – KSO PT Bina Buana Raya sebagai penyedia jasa konsultansi. Kehadiran seluruh pihak menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung kelancaran pelaksanaan pekerjaan sejak tahapan awal kontrak.

Melalui penandatanganan kontrak ini, pelaksanaan pekerjaan diharapkan dapat segera dimulai dengan mengedepankan prinsip 4T, yaitu tepat waktu, tepat biaya, tepat mutu, dan tepat manfaat, sehingga setiap tahapan pekerjaan dapat terlaksana secara optimal, akuntabel, serta memberikan manfaat nyata dalam mendukung pengelolaan risiko banjir dan pembangunan infrastruktur sumber daya air di wilayah kerja BBWS Pemali Juana.

30 Juli 2026 Selengkapnya