Sosialisasi Pengisian Awal Waduk (Impounding) Bendungan Jragung Kabupaten Semarang
Semarang - Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana terus memperkuat kesiapan infrastruktur sumber daya air sebagai langkah antisipatif menghadapi musim kemarau dan potensi dampak fenomena El Niño yang dapat memengaruhi ketersediaan air bagi masyarakat, pertanian, dan berbagai sektor strategis. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mempersiapkan pengoperasian Bendungan Jragung melalui tahapan Pengisian Awal Waduk (Impounding).
Untuk itu, telah diselenggarakan Sosialisasi Rencana Pengisian Awal Waduk Bendungan Jragung pada Kamis (30/7) di Fasilitas Proyek Pembangunan Bendungan Jragung, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, yang dipimpin Kepala BBWS Pemali Juana bersama jajaran dan dihadiri pemerintah pusat dan daerah, aparat keamanan, perangkat desa, kelompok petani, serta para pemangku kepentingan guna memastikan kesiapan pelaksanaan, aspek keselamatan, dan koordinasi selama proses Pengisian Awal Waduk.
Dalam sambutannya, Kepala BBWS Pemali Juana menyampaikan bahwa Pengisian Awal Waduk merupakan tahapan wajib sebelum bendungan dapat dioperasikan secara penuh. Bendungan Jragung telah memperoleh persetujuan Komisi Keamanan Bendungan dan Balai Bendungan setelah melalui Sidang Pleno pada 10 Juli 2026, sehingga dinyatakan siap memasuki proses Pengisian Awal Waduk.
Pelaksanaannya dilakukan sesuai pedoman Kementerian Pekerjaan Umum melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan dokumentasi, didukung pemeriksaan instrumen pemantauan bendungan, pengaturan laju masuknya air secara bertahap, pemantauan kondisi kawasan genangan, kenaikan muka air, perilaku tubuh bendungan, dan pemanfaatan air di wilayah hilir agar seluruh proses berjalan aman dan terkendali.
Bendungan Jragung diharapkan mampu memberikan manfaat melalui penyediaan air untuk irigasi, air baku, pengendalian banjir di wilayah hilir, potensi PLTMH, serta memperkuat ketahanan air dan ketahanan pangan.
Melalui tahapan pengisian awal waduk yang dilaksanakan secara terencana dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana terus berkomitmen menghadirkan infrastruktur sumber daya air yang andal untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dan dampak El Niño.