Blora - Menghadapi musim kemarau yang berkepanjangan, kondisi Bendung Gabus di Kabupaten Blora mengalami kekeringan hingga menyebabkan pasokan air irigasi terhenti dan berdampak pada lahan pertanian.
Merespons kondisi tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana bergerak cepat melalui Satgas Kekeringan dengan mengirimkan 4 unit pompa alkon ke wilayah terdampak. Pompa ini digunakan untuk mengambil air dari sumber terdekat, yaitu Sungai Lusi, kemudian mengalirkannya menuju jaringan tersier dan sawah yang membutuhkan.
Upaya ini menjadi langkah nyata untuk membantu menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian, khususnya di Daerah Irigasi Gabus seluas 350 hektare, yang saat ini memasuki masa tanam palawija.
Bersama Pemerintah Kabupaten Blora dan Dinas Pertanian, BBWS Pemali Juana terus memperkuat koordinasi dan penanganan di lapangan, agar dukungan air dapat disalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan mampu membantu masyarakat menghadapi kondisi kekeringan.
Cari, Temukan, Eksekusi!
12 Agustus 2026 Selengkapnya

.jpeg)















