Kunjungan Lapangan dan Diskusi Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Jragung
Kabupaten Semarang - BBWS Pemali Juana menerima kunjungan lapangan dan diskusi evaluasi Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Jragung bersama Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum Bidang Keterpaduan Pembangunan (SAMPU I), Edy Juharsyah didampingi Kepala Subdirektorat Wilayah II, Direktorat Bendungan dan Danau, Nimbrot Rumaropen beserta jajaran, serta Kepala Bagian Perencanaan dan Evaluasi BPAKLN beserta jajaran di Jawa Tengah, Rabu (25/2)
Kegiatan diawali dengan paparan progres pekerjaan oleh Kepala SNVT Pembangunan Bendungan I, Wahyu Apri Yoga mewakili Kepala BBWS Pemali Juana, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lapangan dan diskusi evaluasi. Percepatan pembangunan Bendungan Jragung menjadi prioritas agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Bendungan ini berfungsi sebagai penyedia air irigasi, air baku, dan berpotensi untuk pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH). Selain itu, bendungan juga berperan dalam pengendalian banjir serta potensi pengembangan pariwisata. Manfaat tersebut sejalan dengan Program Asta Cita Prabowo–Gibran dalam memperkuat ketahanan energi, ketahanan pangan, dan ketahanan air.
Saat ini, progres pembangunan telah mencapai 90,510%. Timbunan bendungan utama mencapai 86,16% dan ditargetkan selesai Juli 2026. Pengerjaan Jalan akses menuju bendungan telah selesai dan terowongan pengelak sepanjang 393 meter sudah rampung dan difungsikan untuk pengelakan sungai. Selain itu, bangunan pelimpah, bangunan fasilitas dan penunjang OP sudah selesai. Pengerjaan relokasi SUTET 500 kVA yang sebelumnya berada di area genangan pun telah selesai dan berfungsi normal. Untuk bangunan intake pengerjaannya telah mencapai 90,45% dan ditargetkan rampung di akhir bulan Mei 2026.
Menyusul bangunan intake, Impounding atau pengisian awal waduk direncanakan pada awal Agustus 2026 dan dilanjutkan dengan pengerjaan hidromekanikal dan elektrikal serta pengerjaan puncak bendungan yang akan dilaksanakan pada Bulan Agustus hingga November 2026. Bendungan Jragung ditargetkan tuntas dan siap diresmikan di akhir tahun 2026.
Melalui kunjungan ini, BBWS Pemali Juana berkomitmen menyelesaikan proyek tepat mutu, tepat waktu, dan tepat manfaat, serta memperkuat sinergi lintas sektor guna mengoptimalkan pemanfaatan bendungan bagi masyarakat.