Daerah Irigasi Klambu, Infrastruktur Air Penopang Pangan dan Ekonomi
Semarang (9/2/26) - Daerah Irigasi Klambu, berlokasi di Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah, merupakan salah satu infrastruktur sumber daya air strategis yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dikelola oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana, sistem irigasi ini melayani area fungsional seluas 37.451–37.452 hektare lahan pertanian.
Sumber air Daerah Irigasi Klambu berasal dari Sungai Serang, yang diatur melalui bangunan bendung sepanjang 100 meter. Air kemudian dialirkan secara terukur dan berkelanjutan melalui jaringan irigasi yang terdiri atas saluran primer sepanjang 94.230 meter, saluran sekunder sepanjang 272.930 meter, dan saluran tersier sepanjang 25.850 meter, sehingga distribusi air dapat menjangkau area persawahan secara merata.
Dengan dukungan infrastruktur tersebut, Daerah Irigasi Klambu menerapkan pola tanam padi–padi–palawija yang memungkinkan pemanfaatan air secara optimal sepanjang tahun. Pola ini mendorong peningkatan produktivitas pertanian, tercermin dari indeks pertanaman yang mencapai 281,88%, sekaligus menjaga kontinuitas produksi pangan di wilayah layanan.
Keberadaan Daerah Irigasi Klambu tidak hanya memastikan ketersediaan air bagi petani, tetapi juga berkontribusi nyata dalam meningkatkan hasil panen, menjaga stabilitas pangan regional, serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar. Infrastruktur irigasi ini menjadi wujud nyata komitmen Kementerian Pekerjaan Umum dalam mengelola sumber daya air secara berkelanjutan untuk mendukung swasembada pangan dan kesejahteraan rakyat.