Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility

© 2026 Balai Besar Wilayah Sungai Pemali - Juana.

Berita Terkini & Pengumuman

Berita Terkini & Pengumuman
Koordinasi Penanganan Tanggul Jebol Sungai Plumbon Kolaborasi  BBWS Pemali Juana bersama FORKOMPINDA Kota Semarang
Koordinasi Penanganan Tanggul Jebol Sungai Plumbon Kolaborasi BBWS Pemali Juana bersama FORKOMPINDA Kota Semarang

Semarang - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana bersama Pemerintah Kota Semarang, DPU Kota Semarang, unsur TNI, Polri, kecamatan, dan kelurahan menggelar rapat koordinasi penanganan tanggul jebol Sungai Plumbon (6/3). Pertemuan ini dihadiri perwakilan Pemkot Semarang, DPU Kota Semarang, Camat dan Lurah wilayah terdampak, unsur Kodim dan Polsek, Kepala BBWS Pemali Juana beserta jajaran yakni, Kepala Bidang PJSA, Satker Operasi dan Pemeliharaan SDA, serta PPK OP 3.

Rapat membahas langkah penanganan jangka panjang yang masih bergantung pada proses pembebasan lahan yang terus dikoordinasikan dengan pemerintah daerah. Sementara itu, penanganan jangka pendek akan diawali dengan pengecekan lapangan bersama untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan tanggul dan menentukan metode penanganan yang sesuai.

Selain itu, pemerintah kecamatan dan kelurahan diminta mendata pohon di bantaran sungai yang berpotensi merusak tanggul sebagai dasar pelaksanaan penebangan dan pembersihan sungai secara kolaboratif oleh BBWS Pemali Juana, DPU Kota Semarang, TNI/Polri, dan pemerintah wilayah guna mengamankan titik-titik kritis Sungai Plumbon.

06 Maret 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Giat Rutin Penanganan Sedimen Sungai Kanal Banjir Timur
Giat Rutin Penanganan Sedimen Sungai Kanal Banjir Timur

Semarang - Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana terus melaksanakan kegiatan operasi dan pemeliharaan sungai melalui pengerukan sedimen, salah satunya di Sungai Kanal Banjir Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rutin untuk menjaga fungsi sungai agar tetap optimal dalam mengalirkan air.

Sedimen yang berasal dari endapan lumpur, tanah, maupun sampah yang terbawa aliran air dapat menyebabkan pendangkalan sungai. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat mengurangi kapasitas sungai dalam menampung debit air, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Melalui kegiatan pengerukan sedimen secara berkala, BBWS Pemali Juana berupaya menjaga kapasitas tampung sungai, memperlancar aliran air, serta meminimalkan potensi banjir di wilayah sekitar. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen BBWS Pemali Juana dalam menjaga keberlanjutan fungsi sungai dan mendukung pengelolaan sumber daya air yang lebih baik.

 

06 Maret 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Kegiatan Pemetaan Kebutuhan Pegawai di Lingkungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air
Kegiatan Pemetaan Kebutuhan Pegawai di Lingkungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air

Semarang - Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum menggelar kegiatan Pemetaan Kebutuhan Pegawai di Lingkungan Ditjen SDA pada 3–6 Maret 2026 di Ruang Rapat Jragung, Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana, Kota Semarang. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan unit kerja Ditjen SDA dari seluruh Indonesia yang menangani bidang kepegawaian.

Kegiatan diawali dengan laporan ketua panitia oleh Lien Suryani selaku Kepala Bagian Kepegawaian dan Umum Ditjen SDA. Pada kesempatan tersebut, Kepala BBWS Pemali Juana, Sudarto, menyampaikan sambutan selamat datang kepada para peserta yang hadir. Kegiatan kemudian secara resmi dibuka secara daring oleh Sekretaris Ditjen SDA, Dedy Natrifahrizal Dedisky Nazaroeddin, yang menegaskan bahwa pemetaan kebutuhan pegawai merupakan langkah strategis untuk memastikan pengelolaan SDM berjalan terencana, proporsional, dan berbasis kebutuhan organisasi, sekaligus menjadi dasar perencanaan pengadaan ASN, termasuk usulan CPNS tahun 2026 serta penataan PPPK. Selama kegiatan, peserta mengikuti paparan kebijakan kepegawaian, antara lain terkait Keputusan Menteri PANRB Nomor 11 Tahun 2024 yang disampaikan oleh narasumber dari Badan Kepegawaian Negara, Agie Rahadian Noerman. Selain itu, disampaikan pula arahan mengenai usulan kebutuhan ASN tahun 2026 oleh Ramadhian Chaesar Melianto dari Biro Kepegawaian, Organisasi, dan Tata Laksana Kementerian Pekerjaan Umum.

Melalui kegiatan ini diharapkan diperoleh gambaran kebutuhan SDM yang lebih akurat sebagai dasar penyusunan peta jabatan serta perencanaan kebutuhan ASN di lingkungan Ditjen SDA.

 

06 Maret 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Kolaborasi Instansi Pusat dan Daerah dalam Penanganan Tanggul Jebol Sungai Plumbon, Kota Semarang
Kolaborasi Instansi Pusat dan Daerah dalam Penanganan Tanggul Jebol Sungai Plumbon, Kota Semarang

Semarang - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana bergerak cepat menangani jebolnya tanggul parapet sisi kiri Sungai Plumbon yang terjadi pukul 02.05 WIB (4/3). Jebolan sepanjang ±25 meter dengan tinggi ±1,5 meter terjadi akibat struktur parapet tidak mampu menahan peningkatan debit air.

Dampak kejadian ini mengakibatkan genangan di wilayah Mangkang Kulon dan sekitarnya, dengan sekitar 50 Kepala Keluarga terdampak dan kurang lebih 30 rumah sempat tergenang.

Penanganan darurat dilakukan melalui pemancangan bambu, pemasangan sesek bambu, serta penguatan sekitar 1.000 sandbag berisi tanah, dengan target penyelesaian segera dan dilanjutkan perbaikan permanen dalam waktu kurang lebih satu minggu.

Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan (OP), Andi Sofyan, mewakili Kepala BBWS Pemali Juana menyampaikan bahwa perbaikan darurat dilakukan untuk mengamankan tanggul, sementara penanganan permanen dan penguatan struktur akan segera dilaksanakan. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara BBWS Pemali Juana dan DPU Kota Semarang, dengan dukungan TNI, Polri, Pemadan Kebakaran, serta unsur kewilayahan dalam pembersihan pascabanjir.

Camat Tugu, Eko Agus Padang Haryanto, turut mengapresiasi langkah cepat pemerintah serta berharap normalisasi Sungai Plumbon dapat segera direalisasikan agar masyarakat di Mangkang Kulon dan sekitarnya merasa aman saat musim penghujan.

BBWS Pemali Juana menegaskan bahwa selain penanganan darurat, normalisasi sungai menjadi bagian dari program jangka panjang guna meningkatkan kapasitas aliran dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

04 Maret 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
BBWS Pemali Juana melalui Satker OPSDA telah menyelesaikan rehabilitasi jaringan irigasi tersier untuk 79 kelompok tani di Kabupaten Kudus
BBWS Pemali Juana melalui Satker OPSDA telah menyelesaikan rehabilitasi jaringan irigasi tersier untuk 79 kelompok tani di Kabupaten Kudus

Kudus - Kementerian Pekerjaan Umum - Direktorat Jenderal Sumber Daya Air tuntaskan 79 titik lokasi jaringan irigasi tersier di Kabupaten Kudus. (1/3)

BBWS Pemali Juana melalui Satker Operasi dan Pemeliharaan SDA (OPSDA) telah menyelesaikan rehabilitasi jaringan irigasi tersier di 79 titik lokasi untuk 79 kelompok tani di Kabupaten Kudus.

Kabupaten Kudus memiliki 2 Daerah Irigasi kewenangan Pemerintah Pusat, yaitu D.I. Logung dan D.I. Klambu. Melalui kegiatan ini, dilakukan perbaikan, normalisasi, dan penguatan saluran tersier guna memastikan distribusi air irigasi berjalan optimal hingga tingkat usaha tani.

Langkah ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional.

Dengan sistem irigasi yang andal, distribusi air menjadi lebih lancar, produktivitas pertanian meningkat, dan ketahanan pangan semakin kuat.

03 Maret 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
BBWS Pemali Juana Melalui Tim OPSDA Siaga Tanggap Darurat Bencana Tanah Bergerak di Kabupaten Tegal
BBWS Pemali Juana Melalui Tim OPSDA Siaga Tanggap Darurat Bencana Tanah Bergerak di Kabupaten Tegal

Tegal - Kementrian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana terus melakukan penanganan darurat bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal yang dilaksanakan oleh Tim Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OPSDA).

Dalam upaya mendukung percepatan penanganan di lapangan, Tim OPSDA mengerahkan 6 personel serta 1 unit excavator PC 200. Keenam personel yang disiagakan turut membantu proses relokasi dan pengamanan harta benda warga terdampak guna meminimalkan risiko dan kerugian. Hingga saat ini, 6 personel bersama 1 unit excavator PC 200 masih disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi potensi pergerakan tanah susulan serta mendukung kebutuhan penanganan lanjutan. Pemerintah Kabupaten Tegal juga telah memperpanjang masa tanggap darurat hingga 2 Maret 2026, sebagai langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan warga serta optimalisasi penanganan di lapangan.

BBWS Pemali Juana terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait guna memastikan proses tanggap darurat berjalan efektif serta kondisi masyarakat terdampak tetap menjadi prioritas utama.

02 Maret 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Menteri Pekerjaan Umum Pastikan Pantura Kaligawe Bebas Genangan Saat Mudik
Menteri Pekerjaan Umum Pastikan Pantura Kaligawe Bebas Genangan Saat Mudik

Semarang - Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo meninjau kawasan Kaligawe, Semarang, tepatnya di sekitar Universitas Islam Sultan Agung, guna memastikan kesiapan infrastruktur pengendalian banjir menjelang arus mudik Lebaran (1/3). Kunjungan ini didampingi Kepala BBWS Pemali Juana dan Kepala BPJN Jawa Tengah–DIY serta sejumlah Kepala unit teknis lainnya.

Dalam peninjauan tersebut ditegaskan bahwa ruas Jalan Pantura Kaligawe dipastikan tidak akan mengalami genangan selama periode mudik. Hal ini didukung oleh operasional optimal Rumah Pompa Sringin dan Tenggang yang berfungsi menarik limpasan air menuju sistem pengendali di Terboyo, sehingga elevasi muka air tetap terkendali.

Kolam retensi di kawasan Unissula ditegaskan sebagai last resort atau langkah terakhir apabila kapasitas sistem utama belum mencukupi. Skema pengendalian banjir difokuskan pada pengaliran air ke arah Terboyo menggunakan pompa berkapasitas besar, sehingga beban genangan tidak bertumpu di kawasan kampus dan sekitarnya.

Selain itu, Menteri PU juga mendorong kawasan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai living laboratory, memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam pengembangan inovasi pengelolaan sumber daya air dan infrastruktur. Sinergi pengelolaan sumber daya air dan infrastruktur jalan nasional ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta kenyamanan masyarakat selama perjalanan mudik Lebaran 2026.

02 Maret 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Menteri PU Tinjau Rencana Penyediaan Air Baku - HuntaraPasca Musibah Tanah Gerak Kab. Tegal
Menteri PU Tinjau Rencana Penyediaan Air Baku - HuntaraPasca Musibah Tanah Gerak Kab. Tegal

Tegal - Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo didampingi oleh sejumlah pimpinan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jawa Tengah, meninjau langsung progress dan rencana Hunian sementara (Huntara) salah satunya penyediaan air baku bagi huntara terdampak tanah gerak di Kabupaten Tegal (28/2). Kunjungan ini memastikan kesiapan teknis dan percepatan pelaksanaan agar kebutuhan dasar masyarakat segera terpenuhi.

 

Dalam kunjungan, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Sudarto, menjelaskan rencana pemenuhan kebutuhan air untuk 900 KK atau sekitar 3.600 jiwa, dengan total kebutuhan 216 m³ per hari dan debit desain 2,5 liter per detik. Sebagai solusi, direncanakan empat unit sumur dangkal dengan total debit ±1,33 liter per detik, dilengkapi fasilitas penunjang dasar untuk operasional di huntara. Selain itu, disiapkan alternatif jaringan mata air sistem gravitasi sepanjang ±4,5 km dengan debit ±3 liter per detik, serta rencana embung sebagai opsi jangka panjang. Saat ini, 1 titik Sumur Dangkal telah selesai dan ketiga lainnya dalam tahap pengeboran.

 

Berdasarkan kajian teknis, sumur dangkal menjadi andalan utama mengingat jalur pipa mata air melewati wilayah rawan longsor. Melalui upaya ini, BBWS Pemali Juana terus berkomitmen memastikan ketersediaan air baku yang aman dan berkelanjutan bagi masyarakat.

01 Maret 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Tanggul Desa Tinanding Telah Tertutup
Tanggul Desa Tinanding Telah Tertutup

Tanggul Desa Tinanding Telah Tertutup, Tim OPSDA BBWS Pemali Juana Lanjutkan Penguatan untuk Kendalikan Banjir

Tanggul Desa Tinanding telah berhasil ditutup sebagai langkah cepat pengendalian banjir di wilayah Kabupaten Grobogan. Upaya yang dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana ini memastikan aliran air kembali terkendali dan risiko dampak lanjutan terhadap permukiman warga dapat diminimalkan.

Saat ini, penguatan lanjutan terus dipersiapkan melalui pemasangan jumbo bag dan pancang bambu. Namun, proses tersebut masih menghadapi kendala cuaca serta banjir kiriman yang menyebabkan peningkatan debit air di lokasi pekerjaan. Tim juga tengah melakukan pembuangan sisa genangan untuk mempercepat pengeringan area kerja.

Setelah kondisi dinyatakan stabil, penguatan tanggul akan segera dilanjutkan guna memastikan perlindungan yang lebih maksimal dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Tinanding dan sekitarnya.

28 Februari 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Kunjungan Lapangan dan Diskusi Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Jragung
Kunjungan Lapangan dan Diskusi Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Jragung

Kabupaten Semarang - BBWS Pemali Juana menerima kunjungan lapangan dan diskusi evaluasi Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Jragung bersama Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum Bidang Keterpaduan Pembangunan (SAMPU I), Edy Juharsyah didampingi Kepala Subdirektorat Wilayah II, Direktorat Bendungan dan Danau, Nimbrot Rumaropen beserta jajaran, serta Kepala Bagian Perencanaan dan Evaluasi BPAKLN beserta jajaran di Jawa Tengah, Rabu (25/2)

Kegiatan diawali dengan paparan progres pekerjaan oleh Kepala SNVT Pembangunan Bendungan I, Wahyu Apri Yoga mewakili Kepala BBWS Pemali Juana, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lapangan dan diskusi evaluasi. Percepatan pembangunan Bendungan Jragung menjadi prioritas agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Bendungan ini berfungsi sebagai penyedia air irigasi, air baku, dan berpotensi untuk pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH). Selain itu, bendungan juga berperan dalam pengendalian banjir serta potensi pengembangan pariwisata. Manfaat tersebut sejalan dengan Program Asta Cita Prabowo–Gibran dalam memperkuat ketahanan energi, ketahanan pangan, dan ketahanan air.

Saat ini, progres pembangunan telah mencapai 90,510%. Timbunan bendungan utama mencapai 86,16% dan ditargetkan selesai Juli 2026. Pengerjaan Jalan akses menuju bendungan telah selesai dan terowongan pengelak sepanjang 393 meter sudah rampung dan difungsikan untuk pengelakan sungai. Selain itu, bangunan pelimpah, bangunan fasilitas dan penunjang OP sudah selesai. Pengerjaan relokasi SUTET 500 kVA yang sebelumnya berada di area genangan pun telah selesai dan berfungsi normal. Untuk bangunan intake pengerjaannya telah mencapai 90,45% dan ditargetkan rampung di akhir bulan Mei 2026.

Menyusul bangunan intake, Impounding atau pengisian awal waduk direncanakan pada awal Agustus 2026 dan dilanjutkan dengan pengerjaan hidromekanikal dan elektrikal serta pengerjaan puncak bendungan yang akan dilaksanakan pada Bulan Agustus hingga November 2026. Bendungan Jragung ditargetkan tuntas dan siap diresmikan di akhir tahun 2026.

Melalui kunjungan ini, BBWS Pemali Juana berkomitmen menyelesaikan proyek tepat mutu, tepat waktu, dan tepat manfaat, serta memperkuat sinergi lintas sektor guna mengoptimalkan pemanfaatan bendungan bagi masyarakat.

27 Februari 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Rapat Koordinasi Flood Management in North Java Project (FMNJP) bersama Bappenas
Rapat Koordinasi Flood Management in North Java Project (FMNJP) bersama Bappenas

Kudus - Dalam rangka mendukung Flood Management in North Java Project (FMNJP) yang didukung Asian Development Bank (ADB), Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana menerima kunjungan dan survei lapangan dari Kementerian PPN/Bappenas pada 19–20 Februari 2026 di Kantor BBWS Pemali Juana dan beberapa titik di Wilayah Sungai Pemali–Juana.

Kegiatan dimulai dengan rapat koordinasi bersama Bappenas, dipimpin oleh Kepala Bidang KPI beserta jajaran dengan pemaparan mengenai titik rawan banjir dan rob di wilayah sungai.

Selanjutnya, tim Bappenas dan BBWS Pemali Juana melanjutkan survei lapangan ke titik prioritas hasil rapat, yaitu titik rawan rob Sayung, bantaran Sungai Wulan, Sungai Wulan, dan Tanggulangin. BBWS Pemali Juana mendampingi kunjungan dan survei lapangan, memberikan gambaran kondisi eksisting sungai dan lokasi rawan banjir dan rob.

Kegiatan ini mendukung perencanaan pengelolaan sumber daya air yang adaptif, terintegrasi, dan berkelanjutan di wilayah tersebut

27 Februari 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Audiensi BBWS Pemali Juana dengan DPRD Kab Pekalongan
Audiensi BBWS Pemali Juana dengan DPRD Kab Pekalongan

Semarang - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana menerima audiensi penanganan banjir dan rob di Kabupaten Pekalongan yang dilaksanakan di Kantor BBWS Pemali Juana. Kepala BBWS Pemali Juana diwakili Kepala Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan (OP) bersama Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (SNVT PJSA) berkoordinasi dengan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Sumar Rosul, beserta jajaran (19/2). Audiensi membahas kondisi banjir dan rob yang masih merendam 11 desa akibat hujan ekstrem, limpasan sungai, dan pasang laut.

Secara teknis, dilakukan evaluasi sistem long storage dan tiga rumah pompa dengan delapan unit pompa yang dinilai belum optimal. Aspirasi terkait optimalisasi jam operasional pompa, perbaikan pintu klep, penanganan sedimentasi, limpasan tanggul, serta penurunan muka tanah turut menjadi perhatian. Audiensi menghasilkan perlunya optimalisasi pompa dalam jangka pendek serta normalisasi, peninggian tanggul, perbaikan pintu air, dan kajian kolam retensi sebagai langkah jangka panjang.

BBWS Pemali Juana berkomitmen terus terbuka dan transparan dalam menerima masukan serta memperkuat koordinasi demi penanganan banjir dan rob yang lebih efektif dan berkelanjutan

27 Februari 2026 Selengkapnya