Semarang - Dalam rangka mendukung pelaksanaan Technical Mission to Semarang Program National Urban Flood Resilience Project (NUFReP), kegiatan rapat koordinasi, kunjungan lapangan, dan audiensi telah dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana bersama The World Bank, Kementerian/Lembaga terkait, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta Pemerintah Kota Semarang. Kegiatan ini berlangsung pada 5–7 Agustus 2026 di Kantor BBWS Pemali Juana dan sejumlah lokasi proyek pengendalian banjir di Kota Semarang.
Kegiatan tersebut diselenggarakan untuk membahas perkembangan pelaksanaan Program NUFReP, mengevaluasi progres pekerjaan, serta melakukan peninjauan lapangan terhadap infrastruktur pengendalian banjir yang menjadi bagian dari upaya peningkatan ketahanan kawasan perkotaan terhadap risiko banjir. Kunjungan lapangan dilakukan di sejumlah lokasi strategis, meliputi Rumah Pompa Tenggang baru dan Rumah Pompa Tenggang eksisting beserta area disposal Tenggang–Sringin, Rumah Pompa Terboyo dan Sungai Babon, Rumah Pompa Gebangsari serta drainase Jalan Kaligawe yang mengarah ke Rumah Pompa Gebangsari, Rumah Pompa Pasar Waru dan Sungai Tenggang, Sungai Semarang, Sungai Silandak (sisi barat pompa bandara dan Jalan Jembawan), Pompa Kali Semarang, serta lokasi rencana NBS Kanal Banjir Timur (KBT).
Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, The World Bank, serta seluruh pemangku kepentingan semakin kuat sehingga pelaksanaan Program NUFReP dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan ketahanan Kota Semarang terhadap ancaman banjir.
12 Agustus 2026 Selengkapnya

















