Penanganan longsor tanggul Sungai Tuntang bagian hulu di Desa Ginggang Tani, Kabupaten Grobogan, telah selesai dilaksanakan dengan progres mencapai 100%. Penanganan ini merupakan tindak lanjut atas kejadian longsoran yang sebelumnya terjadi pada tiga titik tanggul berjejer dengan total panjang sekitar ±80 meter. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian muka tanggul mengalami sliding/longsor yang berpotensi meningkatkan risiko limpasan air serta banjir, sehingga memerlukan penanganan segera.
Upaya penanganan dilaksanakan secara bertahap. Pada tahap awal, dilakukan penanganan darurat melalui pengisian geobag bersama masyarakat sebagai langkah cepat untuk mencegah limpasan air dan potensi jebolan tanggul. Selanjutnya, BBWS Pemali Juana melalui Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (Satker OPSDA) melaksanakan penanganan lanjutan berupa penebalan tanggul pada area longsor guna memperkuat struktur. Kegiatan ini didukung oleh peralatan berupa 2 unit excavator dan 1 unit dump truck dari BBWS Pemali Juana, serta tambahan 1 unit dump truck dari pihak desa untuk mendukung percepatan pelaksanaan pekerjaan. Dengan selesainya penanganan tersebut, kondisi tanggul telah kembali stabil dan diharapkan mampu mengurangi risiko kerusakan lanjutan serta potensi banjir di wilayah sekitar.
BBWS Pemali Juana terus berkomitmen dalam menjaga keberlanjutan fungsi sungai serta keselamatan masyarakat. Dukungan dan partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga kondisi sungai dan tanggul, dengan tidak membuang sampah ke sungai, tidak merusak tanggul, menjaga lingkungan di sekitar daerah aliran sungai (DAS), serta tidak menanam di badan tanggul sungai.
30 April 2026 Selengkapnya

















