Grobogan - Plt. Direktur Sungai dan Pantai Mochamad Dian Alma’ruf bersama Kepala BBWS Pemali Juana Sudarto dan jajaran meninjau lokasi Tanggul Sungai Tuntang yang mengalami limpas dan jebol pada Kamis (19/2).
Saat ini tengah dilaksanakan penanganan darurat melalui penutupan bagian tanggul yang jebol menggunakan timbunan tanah yang diperkuat dengan pancang bambu serta geobag. BBWS Pemali Juana menargetkan seluruh pekerjaan penanganan darurat dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari lima hari.
Dalam kesempatan tersebut, Plt. Direktur Sungai dan Pantai menyampaikan bahwa pada Tahun Anggaran 2026 telah dialokasikan anggaran untuk penanganan Sungai Tuntang. Penanganan akan difokuskan pada peninggian tanggul serta penguatan struktur di titik-titik tanggul kritis sesuai ketersediaan anggaran.
Selain itu, turut disampaikan pentingnya menjaga fungsi bantaran sungai sebagai dataran banjir pada ruang sungai, serta perlunya sosialisasi kepada masyarakat terkait pembenahan tanggul dari tanaman-tanaman yang berpotensi merusak dan melemahkan struktur tanggul.
20 Februari 2026 Selengkapnya

















