Tegal - Sabtu (28/3), Kepala BBWS Pemali Juana, Sudarto, melakukan peninjauan langsung terhadap penyediaan dan pendayagunaan air di hunian sementara (huntara) Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, bagi warga terdampak bencana tanah bergerak. Dalam kunjungan tersebut, Kepala Balai didampingi oleh PPK Pendayagunaan Air Tanah SNVT ATAB, berinteraksi langsung dengan para pengungsi untuk memastikan kebutuhan air bersih dapat terpenuhi dengan baik. Selain itu, dilakukan pengecekan terhadap fasilitas pendukung seperti sumur dangkal, tandon, dan sistem pompa guna memastikan seluruh infrastruktur berfungsi secara optimal.
BBWS Pemali Juana menargetkan pembangunan 4 titik sumur dangkal dengan kedalaman sekitar 22–40 meter. Hingga saat ini, 2 sumur telah beroperasi dan menghasilkan air dengan debit ±0,4 liter/detik, yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan MCK warga di huntara. Seluruh pembangunan ini terus dioptimalkan agar dapat segera berfungsi secara maksimal dalam mendukung kebutuhan air bersih bagi para pengungsi.
Sebagai upaya keberlanjutan, BBWS Pemali Juana juga merencanakan pengembangan sistem penyediaan air baku melalui pembangunan broncaptering (penyadapan mata air) yang berjarak sekitar 4–5 km dari lokasi huntara, serta pembangunan embung dan checkdam sebagai solusi jangka menengah. Melalui langkah ini, BBWS Pemali Juana berkomitmen untuk terus memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat terdampak, sehingga kebutuhan dasar tetap terpenuhi secara layak dan berkelanjutan.
30 Maret 2026 Selengkapnya
















