Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility

© 2026 Balai Besar Wilayah Sungai Pemali - Juana.

Berita Terkini & Pengumuman

Berita Terkini & Pengumuman
Respons Cepat Penanganan Kekeringan di Kabupaten Grobogan - Kementerian PU melalui BBWS Pemali Juana Salurkan Bantuan Air Bersih bagi Warga Dusun Karanganyar
Respons Cepat Penanganan Kekeringan di Kabupaten Grobogan - Kementerian PU melalui BBWS Pemali Juana Salurkan Bantuan Air Bersih bagi Warga Dusun Karanganyar

Grobogan - Musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Niño masih menyebabkan keterbatasan akses air bersih di sejumlah wilayah, termasuk Dusun Karanganyar, Kabupaten Grobogan.

Sebagai upaya membantu masyarakat yang terdampak, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter pada Selasa, 28 Juli 2026.

Bantuan tersebut disalurkan kepada 50 kepala keluarga atau sekitar 200 jiwa untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat selama musim kemarau.

Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik melalui berbagai upaya yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Diharapkan bantuan ini dapat meringankan dampak kekeringan serta membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga hingga kondisi kembali normal.

29 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Distribusi Air Bersih Capai 130.000 Liter - Kementerian PU Melalui BBWS Pemali Juana Maksimalkan Penanganan Kekeringan di Jawa Tengah
Distribusi Air Bersih Capai 130.000 Liter - Kementerian PU Melalui BBWS Pemali Juana Maksimalkan Penanganan Kekeringan di Jawa Tengah

Jateng - Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana terus mengoptimalkan penanganan kekeringan di wilayah Jawa Tengah melalui distribusi air bersih bagi masyarakat terdampak. Hingga 28 Juli 2026, sebanyak 130.000 liter air bersih telah disalurkan ke empat kabupaten, meliputi Demak (14.000 liter), Kudus (25.000 liter), Grobogan (75.000 liter), dan Blora (16.000 liter) sebagai upaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat selama musim kemarau.

Sebagai bagian dari capaian tersebut, pada 28 Juli 2026 kembali didistribusikan 26.000 liter air bersih ke enam titik lokasi di Kabupaten Blora dan Kabupaten Grobogan. Penyaluran tersebut menjangkau 260 Kepala Keluarga atau sekitar 1.040 penerima manfaat, serta berlangsung dengan lancar melalui koordinasi bersama pemerintah daerah dan BPBD setempat.

BBWS Pemali Juana berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak kekeringan dapat terpenuhi, sekaligus memperkuat upaya penanganan kekeringan di wilayah Jawa Tengah.

29 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Mitigasi Kekeringan Terus Dioptimalkan - 16 Titik JIAT di Kabupaten Tegal Dukung Pasokan Air Irigasi Saat El Nino
Mitigasi Kekeringan Terus Dioptimalkan - 16 Titik JIAT di Kabupaten Tegal Dukung Pasokan Air Irigasi Saat El Nino

Tegal - Menghadapi musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Niño, Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana terus memperkuat keandalan layanan irigasi melalui pembangunan 16 titik Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Kabupaten Tegal sebagai bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025.

Pembangunan JIAT di Kecamatan Pagerbarang dan Kecamatan Margasari diharapkan mampu menjamin ketersediaan air irigasi saat musim kemarau, meningkatkan intensitas tanam, serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Melalui infrastruktur sumber daya air yang andal, BBWS Pemali Juana berkomitmen mendukung produktivitas pertanian, menjaga keberlanjutan sumber daya air, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

29 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Sinergi Infrastruktur Air Untuk Mitigasi Musim Kemarau - Optimalisasi Bendungan Penjalin dan Normalisasi Saluran D.I. Pemali
Sinergi Infrastruktur Air Untuk Mitigasi Musim Kemarau - Optimalisasi Bendungan Penjalin dan Normalisasi Saluran D.I. Pemali

Brebes - Kementerian PU melalui BBWS Pemali Juana melaksanakan normalisasi Saluran Sekunder D.I. Pemali Kiri sebagai upaya mengoptimalkan distribusi air yang bersumber dari Bendungan Penjalin, Kabupaten Brebes. Kegiatan ini dilakukan melalui pembersihan sedimentasi, gulma, dan berbagai material yang menghambat aliran sehingga kapasitas saluran dapat kembali optimal.

Bendungan Penjalin memiliki kapasitas tampungan normal sebesar 6,328 juta m³ dan mendukung layanan irigasi seluas 26.952 hektare. Air yang dialirkan selanjutnya didistribusikan melalui jaringan Daerah Irigasi Pemali yang melayani lahan pertanian di Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal dengan luas baku mencapai 27.482 hektare, termasuk melalui Saluran Sekunder Pemali Kiri sepanjang 130,612 kilometer.

Normalisasi ini menjadi salah satu langkah antisipatif dalam menghadapi musim kemarau dan potensi dampak El Niño, agar distribusi air irigasi tetap lancar, efisien, dan mampu menjangkau wilayah layanan hingga ke hilir. Dengan jaringan irigasi yang lebih optimal, kebutuhan air bagi lahan pertanian diharapkan tetap terpenuhi sehingga produktivitas pertanian dapat terus terjaga.

Sebagai bentuk komitmen dalam pengelolaan sumber daya air, Kementerian PU melalui BBWS Pemali Juana akan terus mengoptimalkan infrastruktur bendungan dan jaringan irigasi secara terpadu untuk menjaga ketahanan air, mendukung ketahanan pangan, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

29 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Selamatkan Ribuan Hektare Sawah di Kabupaten Pati - Respon Cepat Penambahan Debit Air Bendung Kelambu Serta Mitigasi Menghadapi Kekeringan
Selamatkan Ribuan Hektare Sawah di Kabupaten Pati - Respon Cepat Penambahan Debit Air Bendung Kelambu Serta Mitigasi Menghadapi Kekeringan

Pati - Sebagai respons atas kebutuhan air irigasi di Kabupaten Pati, Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana melakukan penambahan debit air di Bendung Klambu pada 24 Juli 2026. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penyaluran air ke Saluran Irigasi Klambu Kanan sehingga kebutuhan air bagi sekitar 3.000 hektare tanaman padi dapat segera terpenuhi.

Tanaman padi tersebut merupakan hasil tanam ulang pascabanjir Maret–April 2026 dan kini memasuki fase penting pembentukan bulir. Karena itu, pengaturan operasi bendung dilakukan secara adaptif agar air lebih cepat mencapai lahan pertanian sekaligus mengoptimalkan long storage dan tampungan yang telah dipersiapkan petani sebagai cadangan selama musim kemarau.

Melalui langkah ini, BBWS Pemali Juana berupaya mengurangi risiko gagal panen, menjaga produktivitas pertanian, serta memperkuat mitigasi dampak kekeringan di wilayah Kabupaten Pati.

Sinergi antara pemerintah dan petani menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan layanan irigasi dan mendukung ketahanan pangan, sehingga ketersediaan air tetap terjaga di tengah tantangan musim kemarau.

29 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Optimalkan Layanan Irigasi Hadapi Musim Kemarau dan El Nino - BBWS Pemali Juana Percepat Pembangunan Bendung Cipero Kabupaten Tegal
Optimalkan Layanan Irigasi Hadapi Musim Kemarau dan El Nino - BBWS Pemali Juana Percepat Pembangunan Bendung Cipero Kabupaten Tegal

Tegal - Sebagai bangunan utama pada Daerah Irigasi Rambut, Bendung Cipero memiliki peran penting dalam mengatur dan menyalurkan air irigasi, terutama untuk menghadapi musim kemarau dan potensi dampak El Niño.

Bendung bertipe fixed weir ini melayani 7.634 hektare lahan sawah melalui 1 saluran induk dan 8 saluran sekunder dengan total panjang jaringan mencapai 50,075 kilometer. Keandalan infrastruktur ini menjadi kunci dalam menjaga pasokan air bagi sektor pertanian dan mendukung keberlanjutan produksi pangan.

Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana terus berkomitmen memastikan infrastruktur sumber daya air berfungsi optimal agar kebutuhan air irigasi tetap terpenuhi serta ketahanan pangan di wilayah kerja dapat terus terjaga.

29 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Droping Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan - Kementerian PU melalui BBWS Pemali Juana Salurkan Pasokan Air Bersih di Desa Singget Kabupaten Blora
Droping Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan - Kementerian PU melalui BBWS Pemali Juana Salurkan Pasokan Air Bersih di Desa Singget Kabupaten Blora

Blora - Kementerian Pekeriaan Umum melalui BBWS Pemali Juana terus berupaya memastikan kebutuhan air bersih masarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan BPBD Kabupaten Blora, telah dilaksanakan dropping air bersih di Desa Singget, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora. Sebanyak 4.000 liter air bersih disalurkan ole Satgas Bencana Kekeringan BBWS Pemali Juana menggunakan 2

tandon berkapasitas masing-masing 2.000 liter, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih bag 50 KK atau sekitar 100 jiwa yang terdampak kekeringan.

Penyaluran ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian PU melalui BBWS Pemali Juana dalam merespons dampak kekeringan sekaligus menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Koordinasi dengan pemerintah daerah akan terus dilakukan agar penanganan dapat berjalan cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Mengalami kekeringan di wilayah Anda? Segera laporkan kepada Admin Bencana BBWS Pemali Juana melalui 0812-6000-0375 agar dapat segera ditindaklanjuti.

28 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Kementerian PU melalui BBWS Pemali Juana Bergerak Cepat Mencegah Banjir di Kota Semarang
Kementerian PU melalui BBWS Pemali Juana Bergerak Cepat Mencegah Banjir di Kota Semarang

Semarang - Musim kemarau bukan berarti bebas dari risiko banjir. Saat debit sungai menurun, tanaman liar dapat tumbuh lebat dan menghambat aliran air jika tidak dibersihkan.

Sebagai langkah antisipasi, Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana melaksanakan pembersihan Sungai di belakang Asrama Dosen Politeknik PU, Kota Semarang, yang dimulai pada 21 Juli 2026. Kegiatan dilakukan dengan memotong tanaman liar dengan mesin pemotong rumput lalu pembersihan manual menggunakan arit, membersihkan sisa vegetasi, dan mengangkutnya ke TPA agar aliran sungai tetap lancar.

Melalui upaya ini, diharapkan kapasitas sungai dapat terjaga dan aliran air lancar sehingga risiko banjir saat musim hujan dapat diminimalkan.

Yuk, sama-sama menjaga kebersihan sungai! Sungai yang bersih adalah kunci lingkungan yang lebih aman dan pelindung kita dari banjir.

27 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Mitigasi Kekeringan Terus dioptimalkan - BBWS Pemali Juana Optimalkan Infrastruktur SDA Untuk Keandalan Layanan Irigasi di Kabupaten Tegal
Mitigasi Kekeringan Terus dioptimalkan - BBWS Pemali Juana Optimalkan Infrastruktur SDA Untuk Keandalan Layanan Irigasi di Kabupaten Tegal

Tegal - Memasuki musim kemarau, BBWS Pemali Juana terus mengoptimalkan pengelolaan infrastruktur sumber daya air di Kabupaten Tegal untuk menjaga keandalan layanan irigasi. Salah satunya melalui pengoperasian Bendungan Cacaban dengan kapasitas tampungan 56,34 juta m³ yang berperan dalam menampung air saat musim hujan dan mengatur pelepasannya secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan irigasi sekitar 7.439 hektare lahan pertanian.

Selain pengelolaan tampungan, pengaturan distribusi air terus dilakukan melalui pola operasi bendungan yang disesuaikan dengan kondisi debit dan kebutuhan di lapangan. Keandalan infrastruktur juga diperkuat melalui pemeliharaan dan penanganan teknis pada bangunan pengairan, salah satunya Bendung Cipero sebagai bagian dari Daerah Irigasi Rambut seluas 7.634 hektare yang terus dijaga fungsinya dalam mengatur dan membagi aliran air ke jaringan irigasi.

Melalui pengelolaan air dari hulu hingga hilir, penguatan infrastruktur, serta koordinasi bersama para pemangku kepentingan, BBWS Pemali Juana terus berupaya menjaga keberlangsungan layanan irigasi, meminimalkan risiko dampak kekeringan, dan mendukung produktivitas pertanian masyarakat Kabupaten Tegal selama musim kemarau. Diharapkan upaya mitigasi yang dilakukan dapat menjaga ketersediaan air irigasi, mempertahankan produktivitas lahan pertanian, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

27 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Siaga Kekeringan di Tengah El Nino, Inilah 20 Bendungan BBWS Pemali Juana Dukung Ketahanan Pangan dan Ketersediaan Air di Musim Kemarau
Siaga Kekeringan di Tengah El Nino, Inilah 20 Bendungan BBWS Pemali Juana Dukung Ketahanan Pangan dan Ketersediaan Air di Musim Kemarau

Semarang - Musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Niño berpotensi meningkatkan risiko kekeringan di berbagai wilayah. Kondisi tersebut menjadikan bendungan sebagai infrastruktur sumber daya air yang memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan air bagi masyarakat, mendukung irigasi pertanian, menyediakan air baku, mengendalikan banjir, hingga mendukung pembangkit energi.

Sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana mengelola 20 bendungan yang tersebar di Wilayah Sungai Pemali Comal dan Wilayah Sungai Jratunseluna. Keberadaan bendungan-bendungan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memastikan ketersediaan sumber daya air secara berkelanjutan, khususnya di tengah tantangan musim kemarau.

Di Wilayah Sungai Pemali Comal, BBWS Pemali Juana mengelola Bendungan Penjalin dan Bendungan Cacaban. Sementara itu, di Wilayah Sungai Jratunseluna terdapat Bendungan Jatibarang, Bendungan Klego, Bendungan Kedung Ombo, Bendungan Simo, Bendungan Butak, Bendungan Nglangon, Bendungan Sanggeh, Bendungan Logung, Bendungan Gunung Rowo, Bendungan Gembong, Bendungan Grawan, Bendungan Banyu Kuwung, Bendungan Greneng, Bendungan Tempuran, Bendungan Panohan, dan Bendungan Lodan. Selain itu, BBWS Pemali Juana juga mengelola dua bendungan baru, yaitu Bendungan Jragung serta Bendungan Randugunting.

Seluruh bendungan tersebut memiliki fungsi yang saling melengkapi sebagai penyedia cadangan air di musim kemarau, penyedia air irigasi bagi lahan pertanian, penyedia air baku, pengendali banjir, hingga pembangkit energi. Melalui pengelolaan bendungan yang andal dan berkelanjutan, Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana terus berupaya menjaga ketahanan sumber daya air sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat.

Sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat, BBWS Pemali Juana mengajak masyarakat untuk mengenal lebih dekat 20 bendungan di wilayah kerjanya yang menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan air, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

https://youtu.be/mpiRDUjXoNo

27 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Menguatkan Pasokan Air Irigasi di Musim Kemarau, Perbaikan Bendung Karet Sungai Juana dan Bendung Karet Welahan
Menguatkan Pasokan Air Irigasi di Musim Kemarau, Perbaikan Bendung Karet Sungai Juana dan Bendung Karet Welahan

Jepara - Musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Niño berpotensi meningkatkan risiko kekeringan di berbagai wilayah. Dalam kondisi tersebut, keandalan infrastruktur sumber daya air menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga ketersediaan air bagi sektor pertanian.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, perbaikan Bendung Karet Sungai Juana dan Bendung Karet Welahan telah dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana. Penanganan dilakukan setelah hasil pemantauan menunjukkan adanya kebocoran dan rembesan pada kedua bendung yang berpotensi mengurangi kemampuan bendung dalam mempertahankan elevasi muka air sungai apabila tidak segera ditangani.

Pada Bendung Karet Sungai Juana, bendung berisi udara dengan dua bentang setinggi 4 meter tersebut berfungsi mempertahankan muka air sungai agar pasokan air menuju jaringan irigasi tetap terjaga.

Perbaikan dilakukan melalui penambahan klem pada bagian bendung yang mengalami kebocoran dan rembesan. Pekerjaan dilaksanakan secara manual oleh 13 personel dengan target penyelesaian sekitar 3 hari hingga 1 minggu, menyesuaikan kondisi lapangan.

Melalui perbaikan ini, fungsi Bendung Karet Sungai Juana dan Bendung Karet Welahan diharapkan kembali optimal dalam mempertahankan muka air sungai sehingga distribusi air irigasi tetap terjaga, risiko kekeringan selama musim kemarau dapat diminimalkan, membantu mencegah risiko intrusi air laut ke aliran sungai, serta memastikan kebutuhan air bagi lahan pertanian tetap terpenuhi sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan.

24 Juli 2026 Selengkapnya

Berita Terkini & Pengumuman
Siaga Kekeringan - Hotline Pengaduan
Siaga Kekeringan - Hotline Pengaduan

Musim kemarau dapat berdampak pada berkurangnya ketersediaan air di sejumlah wilayah. Jika Sobat menemukan kondisi yang mengindikasikan kekeringan, jangan ragu untuk segera melaporkannya, ya!

Laporkan apabila terjadi:

• Sumber air mengering.

• Kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

• Gangguan pengairan pada lahan pertanian.

• Penurunan kualitas air.

 

???? Hotline BBWS Pemali Juana (Admin Bencana)

0812-6000-0375

(Telepon & WhatsApp)

 

Setiap laporan yang Sobat Pena sampaikan menjadi informasi penting dalam mendukung penanganan dampak kekeringan. Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana siap merespons setiap laporan untuk membantu memastikan ketersediaan air bagi masyarakat. Mari bersama meningkatkan kepedulian dan bergerak cepat menghadapi dampak musim kemarau.

24 Juli 2026 Selengkapnya