BWS Kalimantan IV Samarinda Gelar Sidang Pleno I TKPSDA, Bahas Strategi Ketahanan Pangan & Optimalisasi Masa Tanam 2026

BWS Kalimantan IV Samarinda Gelar Sidang Pleno I TKPSDA, Bahas Strategi Ketahanan Pangan & Optimalisasi Masa Tanam 2026

BWS Kalimantan IV Samarinda menggelar Sidang Pleno I Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai Mahakam TA 2026 pada 12–13 Mei 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini dibuka oleh Muhaimin, S.T., M.T selaku Kepala Bappeda Kalimantan Timur sekaligus Ketua TKPSDA WS Mahakam, dengan agenda pembahasan isu strategis dukungan perguruan tinggi dalam optimalisasi masa tanam di Wilayah Sungai Mahakam serta penguatan kelembagaan melalui langkah strategis Komisi Irigasi dalam mendukung ketahanan pangan di WS Mahakam.

Dalam forum tersebut, Prof. Dr. Ir. Rusdiansyah, M.Si. selaku narasumber menyoroti pentingnya peran perguruan tinggi melalui kajian ilmiah, inovasi, dan rekomendasi berbasis data guna mendukung optimalisasi masa tanam dan peningkatan produksi pertanian di Wilayah Sungai Mahakam. Menurutnya, optimalisasi masa tanam menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan hasil produksi pertanian yang berkontribusi terhadap upaya swasembada dan penguatan ketahanan pangan.

Sementara itu, Komisi Irigasi yang disampaikan oleh Dr. M. Zuiraini Ikhsan AG, S.T., M.T. memaparkan langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya melalui sinkronisasi kebutuhan air irigasi dengan operasi bendungan, alokasi air sungai, pengendalian banjir, serta penyediaan air baku agar kebutuhan irigasi dan ketahanan pangan daerah dapat terpenuhi secara optimal.

Sidang ini juga membahas peningkatan pelaksanaan dan pemanfaatan sektor pertanian di Provinsi Kalimantan Timur secara berkelanjutan dan partisipatif melalui pelibatan aktif serta penguatan kelembagaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A). Selain itu, optimalisasi pemanfaatan Sistem Informasi Pengelolaan Irigasi (SIPURI) dan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) turut didorong guna meningkatkan pemanfaatan lahan pertanian di Wilayah Sungai Mahakam.

Melalui forum ini, diharapkan kolaborasi antar pemangku kepentingan semakin kuat dalam mendukung ketahanan pangan nasional sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.