Warga Merasakan Dampak Nyata Pembangunan Sumur Bor Kementerian Pekerjaan Umum

Berita Balai

Masyarakat memanfaatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari
Masyarakat memanfaatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari

Aceh Tamiang, 22/1 — Kementerian Pekerjaan Umum terus mempercepat pemulihan akses air bersih bagi masyarakat pascabencana melalui pembangunan sumur bor di sejumlah wilayah Sumatera. Program ini dilaksanakan pada 66 titik lokasi yang tersebar di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Upaya tersebut ditujukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah proses pemulihan. Air bersih menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan kesehatan, sanitasi, dan aktivitas sosial masyarakat.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa layanan air bersih merupakan kebutuhan paling mendasar yang harus segera dipulihkan setelah bencana. Menurutnya, ketersediaan air bersih akan mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat sekaligus mencegah risiko gangguan kesehatan. Kementerian Pekerjaan Umum berkomitmen memastikan pembangunan sumur bor dilakukan secara cepat dan tepat sasaran. Langkah ini juga menjadi bagian dari dukungan pemerintah dalam memulihkan kondisi lingkungan pascabencana.

Di Kabupaten Aceh Tamiang, pembangunan sumur bor difokuskan pada fasilitas umum, perkantoran, dan sekolah. Sebanyak 24 sumur air dalam direncanakan dibangun di wilayah tersebut. Hingga pertengahan Januari 2026, empat sumur bor telah selesai dikerjakan dan mulai dimanfaatkan masyarakat. Tiga sumur lainnya masih dalam tahap pengeboran, sementara sisanya berada pada proses pekerjaan geolistrik sebagai tahapan awal konstruksi.

Keberadaan sumur bor tersebut disambut positif oleh masyarakat setempat. Sugiarto, salah seorang warga Aceh Tamiang, menyampaikan bahwa air bersih dari sumur bor sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan air minum warga. Selain itu, air bersih juga dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan kesehatan di puskesmas. Menurutnya, ketersediaan air bersih membantu meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Melalui pembangunan sumur bor ini, Kementerian Pekerjaan Umum berharap masyarakat terdampak bencana dapat segera bangkit dan kembali beraktivitas secara normal. Pemenuhan kebutuhan air bersih diharapkan menjadi fondasi awal pemulihan sektor lainnya. Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat agar pemanfaatan sumur bor dapat berjalan optimal. Upaya ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam mendukung pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.

Berita

berita/ed9514d3-7f28-44ec-81d1-80c804d5a2a7/1769067721.png

Warga Merasakan Dampak Nyata Pembangunan Sumur Bor Kementerian Pekerjaan Umum

berita/0a4dd830-ae78-4cba-97a6-337ae3feb28c/1768896158.jpg

BWS Sumatera I Identifikasi Pendangkalan Sungai Krueng Meureudu Melalui Pengukuran Tampang Sungai

berita/62a2a9af-fad4-4714-bb66-c80c625977c3/1768984057.png

Generasi Muda Kementerian PU Hadir di Lokasi Bencana, Menyemai Harapan dari Reruntuhan

berita/db27cb85-0155-4dc8-84a0-5bed446dd866/1768983436.png

Menteri PU Tinjau TPA dan IPLT Rantau, Percepat Pemulihan Sanitasi Pascabencana Aceh Tamiang

berita/1a4f477d-fd9c-49f4-bb86-4971162b3178/1768879323.jpg

Penanganan Terpadu Bencana Hidrometeorologi di Aceh Terus Dipercepat

berita/9eba5723-199d-4728-b776-4aeeeb58061c/1768807344.jpg

BWS Sumatera I Bersihkan Bendung Krueng Aceh di Seulimeum untuk Kurangi Risiko Banjir dan Jaga Irigasi