Balai Wilayah Sungai Sumatera III Pekanbaru melaksanakan pembangunan pengaman pantai di pulau Rangsang, Kab. Meranti, Sebagai upaya mengurangi dampak abrasi yang mengancam kawasan pesisir. Pembangunan ini diharapkan dapat mendukung keamanan aktifitas masyarakat, melindungi aset dan lahan produktif di sekitar kawasan pesisir, serta meningkatkan ketahanan wilayah pesisir terhadap ancaman abrasi secara berkelanjutan. Pembangunan ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur sumber daya air yang andal, tangguh, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
SelengkapnyaBalai Wilayah Sungai Sumatera III Pekanbaru melaksanakan pembangunan pengaman pantai di Bantan Air, Kab, Bengkalis, sebagai upaya mengurangi dampak abrasi di kawasan pulau terluar Provinsi Riau. Pembangunan ini bertujuan melindungi masyarakat pesisir, menjaga sektor pariwisata dan lahan pertanian, serta mengurangi resiko penyusutan garis pantai yang berpotensi mempengaruhi batas wilayah laut Indonesia. Selain menjaga kelestarian ekosistem, pembangunan ini menjadi upaya mempertahankan tapal batas wilayah dan memperkuat kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Melalui pembangunan ini, diharapkan kawan pesisir Bantan Air semakin terlindungi sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan keutuhan wilayah Indonesia.
SelengkapnyaBalai Wilayah Sungai Sumatera III Pekanbaru menerima Kunjungan koordinasi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Rokan Hulu dalam rangka pembahasan status kepemilikan aset bangunan dan jaringan irisgasi di wilayah Kabupaten Rokan Hulu. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 Tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan , Rehabilitasi, serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk mendukung swasembada pangan Tahun Anggaran 2026. Melalui koordinasi ini, kedua instansi melakukan diskusi, pendataan, verifikasi, dan pertukaran informasi terkait status kepemilikan aset bangunan dan jaringan irigasi guna mendukung pengelolaan aset serta memperkuat sinergi dalam pengembangan infrastruktur sumber daya air.
SelengkapnyaTim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai (TKPSDA) WS Siak telah melakukan kegiatan Rapat Pokja Isu Strategis TKPSDA WS Siak TA. 2026. Kegiatan ini dilakukan di Kantor BWS Sumatera III Pekanbaru dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi TKPSDA sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 2 Tahun 2024 Tentang Pedoman Pembentukan Wadah Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air pada tingkat wilayah sungai. Beberapa agenda penting dalam sidang ini antara lain : 1. Pembahasan Lampiran Monev Isu Strategis TKPSDA WS Siak TA. 2026. 2. Draft Rekomentasi Reviu. 3. Keputusan Rapat Pokja Isu Strategis TKPSDA WS Siak TA. 2026.
SelengkapnyaBalai Wilayah Sungai Sumatera III Pekanbaru menerima kunjungan Sekretaris Daerah Kota Dumai bersama jajaran Dinas PUPR Kota Dumai dalam rangka koordinasi terkait penyusunan Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) untuk pembangunan Turap Sungai Dumai. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dan koordinasi antar instansi melalui penyampaiann informasi dan arahan guna mendukung proses perencanaan pembangunan yang sesuai dengan ketentuan dan kewenangan yang berlaku.
SelengkapnyaSebutan ini menggambarkan fenomena El Nino dengan intensitas yang sangat kuat, yang berpotensi menyebabkan musim kemarau lebih panjang, penurunan curha hujan, serta meningkatnya resiko kekeringan di berbagai wilayah di Indonesia. Meski terdengar menyeramkan, dampaknya dapat dikurangi melalui langkah mitigasi sejak dini dan penggunaan air secara bijaksana. Yuk, kenali lebih dekat apa itu El Nino "Godzilla", dampaknya, serta upaya yang dapat kita lakukan bersama.
Selengkapnya
PU-Net





