Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
28 September 2021
Sekretariat Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Provinsi Jawa Timur, berkunjung ke Kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, di Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (28/09/2021). Kunjungan kali ini bertujuan untuk berkoordinasi mengenai pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) dengan Sektetariat TKPSDA Wilayah Sungai Bengawan Solo. Acara yang tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Sebagai informasi, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) memiliki lingkup kerja yang tersebar di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, konstruksi, hingga operasi dan pemeliharaan sebagai upaya konservasi SDA. TKPSDA Wilayah Sungai Bengawan Solo periode 3 (2019 – 2023) dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Menteri PU PR Nomor 303/KPTS/M/2019 tentang Pembentukan TKPSDA WS Bengawan Solo. TKPSDA Wilayah Sungai Bengawan Solo pada periode ini beranggotakan 74 anggota yang terdiri dari 37 anggota dari unsur Pemerintah dan 37 anggota dari Lembaga/Organisasi unsur Non Pemerintah (ORNOP). Untuk Jabatan Ketua TKPSDA WS Bengawan Solo dijabat oleh Kepala BAPPEDA Provinsi (Jawa Tengah dan Jawa Timur) dan Ketua Harian dijabat oleh Kepala Dinas PUSDATARU/PUSDA Provinsi (Jawa Tengah dan Jawa Timur) yang dijabat secara bergantian setiap tahunnya sesuai kesepakatan. Pada tahun ini, sebagai Ketua TKPSDA adalah Kepala BAPPEDA Provinsi Jawa Tengah dan Ketua Harian adalah Kepala Dinas PUSDA Provinsi Jawa Timur. Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (SDA) Bengawan Solo sekaligus Kepala Sekretariat TKPSDA WS Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, ST., M.Si., menyampaikan bahwa TKPSDA sebagai wadah koordinasi pengelolaan SDA diharapkan dapat memberikan pertimbangan/rekomendasi dalam aspek konservasi dan pendayagunaannya, serta pengendalian daya rusak air, baik pada saat perencanaan, pelaksanaan, maupun pemantauan juga pengawasan di lapangan. “Dengan adanya kegiatan ini, kami juga berharap bisa berbagi ilmu dan pengalaman agar terciptanya koordinasi yang baik serta saling melengkapi,”ujarnya. Ir. Anton Dharma Pusaka, MT selaku perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU) SDA Jawa timur menyampaikan terima kasih karena telah diterima dengan baik di BBWS Bengawan Solo. “Dengan penuh semangat, dan tetap mematuhi protokol kesehatan, saya juga berharap dengan adanya kegiatan ini dapat bermanfaat sebagai peningkatan ilmu dan wawasan bagi setiap anggota TKPSDA Wilayah Sungai Provinsi Jawa Timur,” jelasnya. (BBWSBS/Tamara/MG-Alfida)
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
30 October 2025
<div>Kementerian PU melalui BBWSBS melaksanakan kegiatan P3-TGAI di tahun 2025. Untuk wilayah PPK O&P SDA 3, kegiatan ini tersebar di 5 titik yaitu Kabupaten Madiun sebanyak 5 titik, Kabupaten Magetan 26 titik, Kabupaten Ngawi 36 titik, Kabupaten Pacitan 23 titik dan Kabupaten Ponorogo 123 titik. Pelaksanaan P3-TGAI ini membawa dampak positif bagi masyarakat itu sendiri berupa penyerapan tenaga kerja sebanyak 66.361 HOK (Hari Orang Kerja) dan meningkatkan luas tanam.<br><br>P3-TGAI bukan hanya tentang infrastruktur irigasi, tetapi juga tentang menghadirkan senyum dan harapan baru bagi para petani sebagai penerima manfaat.</div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
30 October 2025
<div>Pembangunan jaringan irigasi bukan hanya sebatas menghadirkan saluran baru, tetapi juga langkah strategis untuk memastikan air bendungan dapat dimanfaatkan secara optimal, efektif, dan merata bagi lahan pertanian.<br><br>Pembangunan jaringan irigasi D.I. Pidekso di Kabupaten Wonogiri menjadi salah satu upaya penting untuk mengoptimalkan pemanfaatan Bendungan Pidekso yang memiliki kapasitas tampungan hingga 25 juta m³. Dengan adanya jaringan irigasi ini, petani yang sebelumnya mengandalkan sawah tadah hujan kini mendapatkan kepastian ketersediaan air. Hal ini akan menjadi pondasi kuat dalam mendukung produktivitas pertanian dan swasembada pangan nasional.</div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
28 October 2025
<div>Sebagai langkah nyata dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional, BBWSBS melaksanakan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Daerah Irigasi (D.I.) Kewenangan Pemerintah Daerah di wilayah Jawa Timur. Upaya ini menjadi bagian penting dalam memastikan ketersediaan air irigasi yang andal bagi sektor pertanian.<br><br>Program rehabilitasi mencakup 49 Daerah Irigasi di 7 kabupaten, dengan total luas manfaat 5.625,44 hektare dan panjang pekerjaan saluran 49,94 kilometer.<br><br>Melalui rehabilitasi jaringan irigasi ini, BBWSBS terus berperan aktif dalam menjaga ketersediaan air bagi sektor pertanian, memperkuat fondasi ketahanan pangan, dan mendorong terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan.</div>
Baca Selengkapnya