Berita Balai


Berita Balai,

Sinergitas Pemantauan dan Pengawasan Sumber Daya Air di Wilayah Kerja BBWSBS Provinsi Jawa Timur

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

11 November 2025

<div>Sebagai upaya menjaga keberlanjutan pengelolaan sumber daya air, BBWSBS melaksanakan kegiatan “Sinergitas Pemantauan dan Pengawasan Sumber Daya Air di Wilayah Kerja BBWSBS Provinsi Jawa Timur”, bertempat di Aula Muchtaruddin, Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah VI Surabaya, pada Kamis (6/11/2025).<br><br>Kepala BBWSBS, Gatut Bayuadji, yang hadir secara daring melalui Zoom, menyampaikan bahwa forum ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antarpemangku kepentingan dalam menjaga keberlanjutan pengelolaan sumber daya air. Dengan cakupan wilayah kerja meliputi sembilan kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan pemanfaatan sumber daya air yang tertib, adil, dan berkelanjutan.<br><br>Melalui kegiatan ini, dilakukan penyelarasan langkah pengawasan serta penegakan terhadap pelanggaran pemanfaatan sumber daya air di wilayah kerja BBWSBS, khususnya di kawasan Jawa Timur. BBWSBS menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna mewujudkan tata kelola sumber daya air yang efektif, akuntabel, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.<br><br><br></div>

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

TKPSDA Jatim Kunjungi BBWS Bengawan Solo

28 September 2021

Sekretariat Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Provinsi Jawa Timur, berkunjung ke Kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, di Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (28/09/2021). Kunjungan kali ini bertujuan untuk berkoordinasi mengenai pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) dengan Sektetariat TKPSDA Wilayah Sungai Bengawan Solo. Acara yang tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Sebagai informasi, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) memiliki lingkup kerja yang tersebar di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, konstruksi, hingga operasi dan pemeliharaan sebagai upaya konservasi SDA. TKPSDA Wilayah Sungai Bengawan Solo periode 3 (2019 – 2023) dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Menteri PU PR Nomor 303/KPTS/M/2019 tentang Pembentukan TKPSDA WS Bengawan Solo. TKPSDA Wilayah Sungai Bengawan Solo pada periode ini beranggotakan 74 anggota yang terdiri dari 37 anggota dari unsur Pemerintah dan 37 anggota dari Lembaga/Organisasi unsur Non Pemerintah (ORNOP). Untuk Jabatan Ketua TKPSDA WS Bengawan Solo dijabat oleh Kepala BAPPEDA Provinsi (Jawa Tengah dan Jawa Timur) dan Ketua Harian dijabat oleh Kepala Dinas PUSDATARU/PUSDA Provinsi (Jawa Tengah dan Jawa Timur) yang dijabat secara bergantian setiap tahunnya sesuai kesepakatan. Pada tahun ini, sebagai Ketua TKPSDA adalah Kepala BAPPEDA Provinsi Jawa Tengah dan Ketua Harian adalah Kepala Dinas PUSDA Provinsi Jawa Timur. Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (SDA) Bengawan Solo sekaligus Kepala Sekretariat TKPSDA WS Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, ST., M.Si., menyampaikan bahwa TKPSDA sebagai wadah koordinasi pengelolaan SDA diharapkan dapat memberikan pertimbangan/rekomendasi dalam aspek konservasi dan pendayagunaannya, serta pengendalian daya rusak air, baik pada saat perencanaan, pelaksanaan, maupun pemantauan juga pengawasan di lapangan. “Dengan adanya kegiatan ini, kami juga berharap bisa berbagi ilmu dan pengalaman agar terciptanya koordinasi yang baik serta saling melengkapi,”ujarnya. Ir. Anton Dharma Pusaka, MT selaku perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU) SDA Jawa timur menyampaikan terima kasih karena telah diterima dengan baik di BBWS Bengawan Solo. “Dengan penuh semangat, dan tetap mematuhi protokol kesehatan, saya juga berharap dengan adanya kegiatan ini dapat bermanfaat sebagai peningkatan ilmu dan wawasan bagi setiap anggota TKPSDA Wilayah Sungai Provinsi Jawa Timur,” jelasnya. (BBWSBS/Tamara/MG-Alfida)

Baca Selengkapnya

Berita Balai,

Mengenal Bendungan Cengklik Penopang Ketersediaan Air di Kawasan Boyolali

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

16 December 2025

<div><br>Bendungan Cengklik yang berada di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, merupakan salah satu bendungan yang dibangun pada masa kolonial Belanda pada tahun 1923–1931 sebagai upaya memperkuat penyediaan air di wilayah sekitar.<br>&nbsp;<br>Memanfaatkan aliran Sungai Pepe, Bendungan Cengklik memiliki kawasan genangan yang cukup luas dan menjadi sumber air penting bagi masyarakat. Perannya sangat besar dalam mendukung pertanian dan kebutuhan sehari-hari warga di sekitarnya.<br>&nbsp;<br>Salah satu manfaat utama Bendungan Cengklik adalah penyediaan air irigasi untuk lahan pertanian seluas 1.460 hektar. Ketersediaan air dari bendungan ini membantu menjaga keberlanjutan produksi pertanian di Boyolali dan daerah sekitarnya.<br>&nbsp;<br>BBWSBS berkomitmen memastikan bendungan Cengklik tetap berfungsi optimal untuk mendukung kesejahteraan dan ketahanan air di Wilayah Sungai Bengawan Solo.<br>&nbsp;<br><strong>Manfaat Bendungan</strong></div><div>Manfaat untuk irigasi seluas 1,460 Ha<br><br></div><div><strong>Data Teknis</strong></div><div>Tipe Bendungan : Urugan Tanah Homogen dengan Material Inti Lempung Kelanauan</div><div>Luas Genangan : 3,311,352 m²</div><div>Volume Total : 12,782,030 m<strong>³<br></strong><br></div><div><br><br></div>

Baca Selengkapnya

Berita Balai,

Inpres Nomer. 2 Tahun 2025 - Peningkatan & Rehabilitasi Jaringan Tersier Tahap II di BBWSBS

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

30 October 2025

<div>Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan, rehabilitasi, dan pemeliharaan jaringan irigasi guna mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.<br><br>Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut diwujudkan BBWSBS melalui kegiatan peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi tersier. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja distribusi air, memperluas cakupan layanan irigasi, serta mendorong peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.<br><br>Mari bersama mendukung pembangunan infrastruktur sumber daya air yang berkelanjutan demi terwujudnya kesejahteraan bangsa.</div>

Baca Selengkapnya