Berita Balai


Berita Balai,

BBWSBS Perkuat Distribusi Air Bersih Hadapi Musim Kemarau - Distribusi Air Bersih di Dukuh Girpasang, Kabupaten Klaten

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

21 August 2026

<div>Memasuki musim kemarau, BBWSBS melaksanakan distribusi air bersih di Dukuh Girpasang RT 07/RW 02, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, pada Kamis, 20 Agustus 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak kekeringan.<br><br>Penyaluran air bersih dilakukan menggunakan 7 unit kempu dengan kapasitas 1.000 liter per unit. Total air yang tersalurkan mencapai 7.000 liter.<br><br>BBWSBS terus memperkuat penanganan dampak kekeringan melalui distribusi air bersih sebagai upaya menjaga ketersediaan air bagi masyarakat di wilayah terdampak selama musim kemarau.<br><br><br></div>

Baca Selengkapnya

Berita Balai,

Kepala BBWSBS-Dorong Optimalisasi Pengelolaan SDA di Bendungan Wonogiri

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

31 October 2025

<div>Kepala BBWBS, Gatut Bayuadji didampingi Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA), Rizhali Tritutomi Sahan, Ketua Tim Pelaksanaan Urusan Pengendalian Pelaksanaan Sungai dan Pantai, Sandya Arievianto, Ketua Tim Pelaksanaan Urusan Penyusunan Program dan Anggaran, Muhammad Witjaksono melakukan kunjungan lapangan ke Bendungan Serbaguna Wonogiri, Jawa Tengah pada Senin (4/8/2025).<br><br>Kunjungan kerja tersebut sebagai bagian dari upaya pemantauan dan evaluasi pemanfaatan infrastruktur sumber daya air strategis di wilayah hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo dan juga menjadi momentum penguatan koordinasi lintas bidang dalam penyusunan program dan kebijakan teknis, sekaligus penegasan komitmen BBWBS dalam pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dan berbasis data lapangan.<br><br>Bendungan Serbaguna Wonogiri atau yang dikenal juga dengan nama Bendungan Gajah Mungkur memiliki peran multifungsi dalam penyediaan air irigasi, air baku, pengendalian banjir, dan pembangkit listrik. Keberadaan bendungan ini juga menjadi pondasi penting dalam mendukung swasembada pangan nasional, khususnya di kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur bagian selatan.</div>

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Rakor Percepatan Pembangunan Infrastruktur SDA untuk Penanganan Banjir Kabupaten Tuban

09 April 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menghadiri acara Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Percepatan Pelaksanaan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019 di Ruang Rapat R.A. Dandang Watjono, Sekretariat Daerah Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat (09/04/2021). Rakor tersebut dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dalam pertemuan ini, membahas rencana pengelolaan dan pengembangan sumber daya air di Kabupaten Tuban seperti rencana percepatan pembangunan Jabung Ring Dyke, Avour Kuwu, dan Waduk Jadi. Rakor tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Tuban, Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, pejabat dan staf BBWSBS, serta jajaran pejabat kedinasan di lingkungan Provinsi Jawa Timur. Luapan air dari Sungai Bengawan Solo yang terjadi hampir menyebabkan kerugian sosial-ekonomi bagi masyarakat terutaman di bagian hilir. Salah satu solusinya, adalah pembuatan ring dyke (tanggul keliling) di wilayah Kabupaten Tuban dan Lamongan, Jawa Timur. Lokasi proyek Jabung Ring Dyke berada di Kecamatan Widang, Tuban, yakni Desa Mlangi dan Kujung. Dan lokasi yang berbatasan langsung di daerah hilir, yakni Desa Jabung, Kecamatan Laren, Lamongan dengan luas waduk sebesar 1.400 Ha dengan panjang tanggul sekitar 24,4 Km. Sambutan Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si., Sekda Tuban, menyampaikan terkait ada 13 kegiatan terkait Percepatan Pelaksanaan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019 di Tuban, dan empat diantaranya menjadi kewenangan BBWSBS, namun untuk saat ini akan dilaksanakan pembahasan tiga proyek penanganan banjirnya. “Semoga melalui pertemuan ini dapat diinvetarisasi dan monitoring-evaluasi oleh seluruh stakeholder di Pemkab Tuban, sehingga dapat menjelaskan progres-progres Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk penanganan banjir, kepada masyarakat,” ujarnya. Wakil Bupati Tuban, Ir. Noor Nahar Hussein, M.Si., memohon agar proyek Jabung Ring Dyke dan Avour Kuwu segera dapat dipercepat pelaksanaannya, terutama yang menyangkut masalah hukum, karena dua proyek tersebut saling berkaitan dan masyarakat petani yang paling terdampak. “Selain itu, proyek Waduk Jadi kami harap juga dapat segera terlakasana. Sebab, permasalahan banjir di kawasan sebelah barat Tuban, yang menggenangi area persawahan dan permukiman, menyebabkan kerusakan infrastruktur serta gagal panen pada ratusan hektar lahan pertanian,” harapnya. Kepala SNVT PJSA Bengawan Solo, R. Panji Satrio, S.T., M.M., M.D.M., memaparkan bahwa penyebab banjir di Avour Kuwu disebabkan oleh adanya sedimentasi (sampah) di pintu banjar Avour Kuwu, sedimentasi pada saluran Gendong di sepanjang Jabung Ring Dyke serta kondisinya yang belum dapat digenangi. “Dengan adanya Jabung Ring Dyke, nantinya akan memberikan manfaat sebagai penyediaan air baku sebesar 30,5 juta m3 untuk potensi perikanan tangkap. Untuk jumlah area irigasi yang dapat dialiri dengan air waduk pada saat musim kemarau bisa mencakupi sekitar 5.000 Ha dengan debit sebesar 1 lt/dt/Ha melalui 29 pintu air, sehingga diharapkan hasil panen meningkat dengan ketersediaan air sepanjang tahun,” paparnya. Selain itu, Jabung Ring Dyke juga dapat menampung sementara debit banjir besar (Q50 tahunan) untuk mengurangi resiko dampak banjir terhadap pemukiman, jalan dan bangunan infrastruktur di daerah kabupaten Lamongan, Tuban, dan sekitarnya sebagaimana pernah terjadi banjir pada tahun 2007, 2008, dan 2009. Terkait manfaat sosial-ekonominya, yakni pemenuhan keperluan air minum dan industri kecil yang berbasis pada ekonomi kerakyatan. Serta, berpotensi pariwisata air yang akan menumbuhkan usaha baru masyarakat sekitar. BBWSBS akan senantiasa bekerjasama dengan Pemkab Tuban dalam hal pengelolaan sumber daya air (SDA) agar masyarakat di sekitar Tuban dapat merasa aman dan terpenuhi kebutuhan airnya. (BBWSBS/Ferri)

Baca Selengkapnya

Berita Balai,

Selamat Hari Natal

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

27 December 2025

<div>Selamat Hari Natal, #KoncoBengawan.<br>Semoga damai, sukacita, dan kasih Natal menyertai setiap langkah kita.<br>&nbsp;<br>Natal menjadi momen untuk menumbuhkan harapan, kepedulian, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.<br>&nbsp;<br>Semoga semangat Natal menginspirasi kita untuk terus berbagi kebaikan dan menjaga keharmonisan bersama.<br><br></div>

Baca Selengkapnya

Berita Balai,

Excavator - Pendukung Efisiensi Kerja untuk Swasembada Pangan

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

30 October 2025

<div>#KoncoBengawan, di balik lancarnya aliran irigasi dan kokohnya tebing sungai, ada peran penting excavator yang bekerja tanpa lelah menjaga keseimbangan sumber daya air.<br><br>Sebagai bagian penting dari upaya pengelolaan sumber daya air, excavator memiliki peran yang tidak tergantikan. Excavator merupakan alat berat serbaguna yang digunakan untuk menggali, memuat, dan memindahkan material tanah atau sedimen. Alat ini menjadi ujung tombak dalam berbagai pekerjaan lapangan, seperti normalisasi sungai, penggalian saluran irigasi, hingga penanganan longsor dan banjir.<br><br>Melalui fungsinya tersebut, excavator berperan besar dalam menjaga kelancaran aliran air irigasi yang menjadi sumber kehidupan bagi lahan pertanian. Saluran yang bersih dan tebing yang kokoh memastikan air mengalir optimal ke sawah, sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga.<br><br>Dengan dukungan armada excavator di berbagai wilayah kerja, BBWSBS berkomitmen memperkuat infrastruktur sumber daya air demi mewujudkan swasembada pangan nasional yang berkelanjutan.</div>

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Sinergitas Bidang Sumber Daya Air di Sragen

26 January 2022

Pemerintah Kabupaten Sragen dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan diskusi dan koordinasi Sinergitas Bidang Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Sragen di Ruang Rapat Bupati Sragen, Kabupaten Sragen, Rabu(26/01/2022). Kegiatan koordinasi oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech beserta pejabat di lingkungan BBWSBS dengan Bupati Kabupaten Sragen, Dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati beserta jajarannya dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Dalam kesempatan ini, Kepala BBWS Bengawan Solo dan Bupati Sragen melakukan diskusi tentang bagaimana menyelesaikan permasalahan dan penanganan bidang SDA di Kabupaten Sragen. Turut hadir Dinas Pertanian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan jajaran Pemerintah Kabupaten Sragen. Dalam sambutannya, Dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyambut hangat kedatangan BBWS Bengawan Solo dan menyampaikan apa saja yang menjadi permasalahan di Kabupaten Sragen. “Kegiatan kali ini merupakan silaturahmi dan koordinasi untuk kami menyampaikan apa saja yang menjadi permasalahan di Kabupaten Sragen,” paparnya. Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech turut menyampaikan jika diskusi dan koordinasi kali ini sekaligus silaturahmi atas undangan dari Bupati Sragen. Agus menyatakan jika BBWS Bengawan Solo akan menampung segala aspirasi Kabupaten Sragen guna penyelesaian masalah yang dihadapi utuk pembangunan Kabupaten Sragen. “Harapan dalam pertemuan ini semoga semua pihak dapat bekerjasama untuk penanganan bidang SDA di Kabupaten Sragen. Kedepannya akan dilakukan rencana penyelesaian masalah yang dihadapi untuk pembangunan di Kabupaten Sragen,”paparnya. Disampaikan pula oleh Pemerintah Kabupaten Sragen permasalah-permasalahan yang terjadi di Kabupaten Sragen. Salah satu permasalahan yang disampaikan yakni perlunya penanganan banjir dan pembinaan untuk P3TGAI. Oleh karenanya, perlu keterlibatan pemberdayaan masyarakat untuk membangun daya saing juga mendorong, memotivasi dan membangkitkan kesadaran untuk mengelola pembangunan di Kabupaten Sragen. (BBWSBS/Fira)

Baca Selengkapnya
Accessibility
Pengaturan Teks
Tampilan
Audio
Aktifkan Suara