Berita Balai,
16 April 2026
<div>BBWSBS bergerak cepat menangani kejadian banjir limpasan Sungai Wingko. Kejadian ini dipicu oleh hujan dengan intensitas sangat tinggi pada Selasa, 14 April 2026, sehingga menyebabkan peningkatan debit sungai hingga meluap ke area permukiman.<br><br>Dampak yang ditimbulkan berupa genangan pada ruas jalan sepanjang kurang lebih 400 meter dengan tinggi genangan rata-rata mencapai 50 cm, yang sempat mengganggu aktivitas masyarakat. Saat ini, kondisi genangan dilaporkan berangsur surut seiring dengan upaya penanganan yang terus dilakukan di lapangan.<br><br>Dalam penanganannya, BBWS Bengawan Solo berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sukoharjo dan BPBD Kota Surakarta, serta mengoperasikan Stasiun Pompa Joyontakan dan Joyontakan Barat. Selain itu, dikerahkan 1 unit mobile pump untuk mempercepat penanganan genangan. Ke depan, akan dilakukan normalisasi sungai di beberapa titik serta penutupan area limpasan sebagai langkah mitigasi guna mengurangi risiko kejadian serupa.<br><br><br></div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
31 October 2025
<div>Sumber air irigasi Daerah Irigasi (D.I.) Pondok berasal dari Bendungan Pondok yang terletak di Desa Gandong, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Aliran airnya didukung oleh tiga bendung utama, yakni Dero, Sambiroto, dan Plesungan, serta satu bendung suplesi, yaitu Bendung Padas, berperan penting dalam pengaturan dan penyaluran air ke lahan pertanian di wilayah sekitarnya.<br><br>Melalui pengelolaan BBWSBS, sistem irigasi ini menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan air bagi pertanian. Infrastruktur irigasi yang andal turut mendukung peningkatan produktivitas lahan dan memperkuat langkah menuju swasembada pangan nasional.</div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
05 August 2026
<div>Dalam rangka mendukung masyarakat menghadapi musim kemarau, BBWSBS terus mengoptimalkan distribusi air bersih di wilayah yang mengalami penurunan ketersediaan air. Pada Rabu, 5 Agustus 2026, penyaluran air bersih dilaksanakan di Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, guna membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.<br><br>Distribusi air bersih dilakukan menggunakan 2 unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter dan 4.000 liter dengan total air yang disalurkan mencapai 9.000 liter. Penyaluran ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat untuk keperluan sehari-hari selama musim kemarau.<br><br>BBWSBS terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam upaya mengurangi dampak musim kemarau. Melalui langkah yang berkelanjutan, ketersediaan air bersih bagi masyarakat diharapkan tetap terjaga sesuai dengan kebutuhan di lapangan.<br><br></div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
16 December 2025
<div><br>Bendungan Cengklik yang berada di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, merupakan salah satu bendungan yang dibangun pada masa kolonial Belanda pada tahun 1923–1931 sebagai upaya memperkuat penyediaan air di wilayah sekitar.<br> <br>Memanfaatkan aliran Sungai Pepe, Bendungan Cengklik memiliki kawasan genangan yang cukup luas dan menjadi sumber air penting bagi masyarakat. Perannya sangat besar dalam mendukung pertanian dan kebutuhan sehari-hari warga di sekitarnya.<br> <br>Salah satu manfaat utama Bendungan Cengklik adalah penyediaan air irigasi untuk lahan pertanian seluas 1.460 hektar. Ketersediaan air dari bendungan ini membantu menjaga keberlanjutan produksi pertanian di Boyolali dan daerah sekitarnya.<br> <br>BBWSBS berkomitmen memastikan bendungan Cengklik tetap berfungsi optimal untuk mendukung kesejahteraan dan ketahanan air di Wilayah Sungai Bengawan Solo.<br> <br><strong>Manfaat Bendungan</strong></div><div>Manfaat untuk irigasi seluas 1,460 Ha<br><br></div><div><strong>Data Teknis</strong></div><div>Tipe Bendungan : Urugan Tanah Homogen dengan Material Inti Lempung Kelanauan</div><div>Luas Genangan : 3,311,352 m²</div><div>Volume Total : 12,782,030 m<strong>³<br></strong><br></div><div><br><br></div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
20 December 2025
<div>#KoncoBengawan, yuk kenalan dengan Bendungan Kembangan<br> <br>Bendungan Kembangan merupakan tampungan air buatan yang berlokasi di Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen. Bendungan ini dibangun pada periode 1939–1940 dan menjadi salah satu infrastruktur sumber daya air yang memilik banyak manfaat bagi masyarakat.<br> <br>Bendungan Kembangan berperan penting dalam mendukung penyediaan air irigasi bagi lahan pertanian sekaligus membantu menjaga ketersediaan dan keberlanjutan sumber daya air di wilayah sekitarnya.<br> <br>Melalui pengelolaan dan pemeliharaan yang berkelanjutan, BBWSBS berkomitmen menjaga Bendungan Kembangan agar tetap berfungsi optimal, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta mendukung ketahanan air di Wilayah Sungai Bengawan Solo.<br> </div><div><strong>Manfaat Bendungan</strong></div><div>Manfaat untuk irigasi seluas 386 Ha<br><br></div><div><strong>Data Teknis</strong></div><div>Tipe Bendungan : Urugan Tanah</div><div>Luas Genangan : 140,200 m²</div><div>Volume Total : 720,000 m³<br><br></div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
24 August 2026
<div>Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) merupakan salah satu upaya Kementerian PU melalui BBWSBS dalam mendukung peningkatan dan pemeliharaan jaringan irigasi di tingkat usaha tani yang dilaksanakan secara partisipatif bersama masyarakat petani khususnya di wilayah Madiun. Program ini bertujuan mendukung peningkatan fungsi jaringan irigasi serta memperkuat peran masyarakat dalam pengelolaan dan pemeliharaan irigasi di tingkat usaha tani.<br> <br>Melalui P3-TGAI, BBWSBS mendorong keterlibatan aktif Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dalam pelaksanaan kegiatan, mulai dari perencanaan hingga pemanfaatan dan pemeliharaan jaringan irigasi. Dengan pendekatan tersebut, pembangunan diharapkan dapat menjawab kebutuhan di lapangan sekaligus meningkatkan rasa memiliki masyarakat terhadap infrastruktur yang dibangun.<br> <br>Pelaksanaan P3-TGAI di wilayah Madiun diharapkan dapat mendukung ketersediaan dan distribusi air irigasi secara lebih optimal, khususnya bagi lahan pertanian. Selain meningkatkan fungsi jaringan irigasi, program ini juga menjadi bagian dari komitmen BBWSBS dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.<br><br><br></div>
Baca Selengkapnya