Berita Balai


Berita Balai,

Tiga Pilar Kesiapsiagaan Nasional Kementerian PU dalam Menghadapi Musim Penghujan dan Nataru 2025/2026

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

12 November 2025

<div>Repost <a href="https://www.instagram.com/kementerianpu/">@kementerianpu</a> Melalui Tiga Pilar Kesiapsiagaan Nasional: kesiapsiagaan infrastruktur dan keselamatan publik, komando terpadu dan teknologi respons cepat, serta pelayanan publik yang manusiawi dan berkelanjutan, Kementerian PU memperkuat komitmen seluruh jajaran untuk tetap sigap menghadapi potensi cuaca ekstrem dan tingginya mobilitas masyarakat selama masa Nataru 2025.<br><br>Menteri PU <a href="https://www.instagram.com/dody_hanggodo/">@dody_hanggodo</a> menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan tanggung jawab moral bersama. la menyampaikan bahwa setiap jalan yang mantap, sungai yang mengalir lancar, dan posko yang ramah mencerminkan kehadiran negara melalui kerja nyata insan Kementerian PU.</div>

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

BBWS Bengawan Solo Gelar Pengajian Jelang Impounding Bendungan Gongseng

22 September 2021

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menggelar pengajian dengan mengundang sejumlah santri di kawasan Bendungan Gongseng, Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro pada Selasa, (21/09/2020) malam. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi dengan santri di wilayah Bojonegoro, Jawa Timur. Kegiatan pengajian dimulai pukul 18.00 WIB dan berakhir pada 22.00 WIB. BBWS Bengawan Solo berharap kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi serta ukhuwah islam keluarga besar. Pengajian rutin kali ini cukup spesial lantaran merupakan sebagian rangkaian kegiatan sebelum melakukan pengisian awal air (impounding) Bendungan Gongseng pada Rabu (22/09/2021). Mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, pengajian ini pun tetap mematuhi protokol kesehatan. Sebagai informasi, Bendungan Gongseng memiliki kapasitas tampungan air total 22,43 juta m3. Bendungan ini mempunyai lima potensi manfaat yakni untuk irigasi seluas 6.191 hektar, penyediaan air baku 300 liter/detik, konservasi pariwisata, reduksi banjir hingga 133,27 m3/detik, serta berpotensi untuk pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) sebesar 0,7 mega watt. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir Agus Rudyanto M.Tech dalam sambutannya berterimakasih kepada seluruh masyarakat yang meluangkan waktunya untuk menghadiri pengajian. Tak hanya itu, Agus Rudyanto juga berharap agar diberikan kelancaran dalam impounding Bendungan Gongseng. "Semoga dengan diadakannya pengajian ini kita diberikan kelancaran dalam kegiatan impounding Bendungan Gongseng. Kita harap nantinya Bendungan Gongseng dapat membawa banyak berkah bagi kita semua terutama masyarakat setempat di sekitar bendungan," paparnya.(BBWSBS/Safira Dita)

Baca Selengkapnya

Berita Balai,

Serah Terima Hasil Pekerjaan P3-TGAI Tahap I

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

03 December 2025

<div>BBWSBS melaksanakan Serah Terima Hasil Pekerjaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2025 Tahap I pada Selasa, 2 Desember 2025 di Kabupaten Karanganyar. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi peningkatan infrastruktur irigasi di wilayah pedesaan.<br><br>Pada tahap ini, sebanyak 242 desa penerima telah menyelesaikan pembangunan saluran irigasi secara swakelola melalui kelompok P3A. Penandatanganan berita acara serah terima menjadi tanda bahwa pelaksanaan program berjalan dengan baik sekaligus mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga dan mengelola jaringan irigasi yang telah dibangun.<br><br>Program P3-TGAI diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur, memperkuat kinerja jaringan irigasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Dengan jaringan irigasi yang terpelihara dan berfungsi optimal, upaya mewujudkan kedaulatan pangan dapat semakin diperkuat.<br><br>BBWSBS berkomitmen untuk memastikan pelaksanaan program P3-TGAI berjalan secara merata, berkelanjutan, dan semakin baik pada tahun-tahun mendatang. Evaluasi bersama akan terus dilakukan agar implementasi di lapangan semakin efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.<br><br></div>

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Pembahasan Hasil Uji Coba Pengaliran dalam Rangka Audit Teknis Neraca Air Wilayah Sungai Bengawan Solo

29 April 2021

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menggelar kegiatan Pembahasan Hasil Uji Coba Pengaliran bersama di kantor BBWS Bengawan Solo Pabelan, Kartasura, Sukoharjo pada Rabu, (28/04/2021). Kegiatan tersebut dilaksanakan sehubungan pelaksanaan Audit Teknis Neraca Air Wilayah Sungai Bengawan Solo khususnya Bendung Gerak Sembayat oleh Direktorat Kepatuhan Intern pada beberapa waktu lalu. Sebagai informasi, neraca air atau water balance merupakan bagian dari keilmuan hidrometorologi yang menggambarkan hubungan antara inflow (aliran masuk) dengan outflow (aliran keluar) pada suatu wilayah selama periode tertentu. Dengan adanya Audit Teknis Neraca Air dapat diketahui apakah jumlah air pada suatu wilayah mengalami kelebihan (surplus) atau kekurangan (defisit) sehingga neraca air dapat diatur sebaik-baiknya. Audit Teknis Neraca Air dapat mengetahui kondisi penggunaan air atau kebutuhan air dibandingkan dengan jumlah air yang tersedia yang hasilnya dapat digunakan untuk informasi sumber daya air bagi masyarakat atau berbagi instansi. Kegiatan pembahasan Hasil Uji Coba Pengaliran dihadiri oleh Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, ST., M.Si, dan Feriyanto Pawenrusi,ST., MT. dari Direktorat Air Tanah dan Air Baku (ATAB) yang mewakili Kepala BBWS Bengawan Solo untuk memimpin acara beserta Tim Audit Teknis Neraca Air. "Balai Besar Wilayah Bengawan Solo sangat dibantu untuk mengetahui bagaimana metode atau hasil analisis yang sudah dilakukan sehingga diketahui apabila nanti memang diperlukan perbaikan di masa datang,” papar Sri Wahyu Kusumastuti, ST., M.Si papar Sri Wahyu Kusumastuti, ST., M.Si, Lebih lanjut, Feriyanto Pawenrusi, ST., MT. menambahkan jika kegiatan Hasil Uji Coba Pengaliran tersebut berlangsung dengan Tim Neraca Air yang menyampaikan hasil di lapangan. Kemudian, dilanjutkan oleh diskusi yang nantinya data-data yang diterima akan memperkuat hasil yang ada di Wilayah Sungai Bengawan Solo. Karena menurutnya, ada beberapa hal yang harus disinergikan bersama-sama dari hasil awal dan hasil akhir. Di akhir acara, Sri Wahyu Kusumastuti, ST., M.Si, menuturkan kesimpulannya terkait kegiatan Hasil Uji Coba Pengaliran tersebut. “Dengan kegiatan ini yakni dengan adanya masukan, saran, dan diskusi akan menjadi sarana untuk perbaikan,” paparnya. (BBWSBS/Fira)

Baca Selengkapnya