Berita Balai


Berita Balai,

Selamat Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

28 October 2025

<div>BBWSBS melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 dengan tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” pada Selasa (28/10/2025) di Kantor BBWSBS. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BBWSBS, Gatut Bayuadji.<br><br>Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat persatuan, tanggung jawab, dan dedikasi dalam berkarya bagi bangsa. Melalui amanat yang disampaikan, Gatut Bayuadji mengajak seluruh pegawai untuk terus berkontribusi nyata dalam pembangunan dan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Semangat pemuda diharapkan menjadi motor penggerak dalam menciptakan inovasi dan kolaborasi demi kemajuan negeri.<br><br>Mari jadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025 sebagai pengingat akan pentingnya semangat persatuan dan gotong royong.<br>Bersama, kita wujudkan Indonesia yang tangguh, bersatu, dan berkelanjutan.</div>

Baca Selengkapnya

Berita Balai,

Cerita Petani Desa Kalikebo, Mengalirkan Manfaat, Menopang Swasembada Pangan Nasional

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

31 October 2025

<div>Melalui program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI), BBWSBS berkomitmen mendukung peningkatan produktivitas pertanian melalui perbaikan jaringan irigasi di berbagai wilayah. Kegiatan ini tidak hanya memastikan kelancaran distribusi air ke lahan pertanian, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani.<br><br>Di Desa Kalikebo, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, program P3-TGAI yang dilaksanakan oleh P3A Tirta Martani telah memberikan dampak nyata. BBWSBS bersama masyarakat terus berupaya menjaga ketersediaan air irigasi yang berkelanjutan. Upaya ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, demi terciptanya ketahanan pangan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.</div>

Baca Selengkapnya

Berita Balai,

Perkuat Tebing Sungai - Jaga Ketahanan Pangan di Bengawan Jero

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

30 October 2025

<div>Pekerjaan pengendalian banjir Bengawan Jero di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui penguatan infrastruktur sumber daya air.<br><br>Melalui pembangunan bronjong sepanjang 916 meter, infrastruktur ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar dengan melindungi area pertanian dan permukiman seluas 100 hektare dari ancaman banjir serta potensi kerusakan lahan. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan kondisi lahan yang lebih aman, stabil, dan produktif, sehingga aktivitas pertanian dapat berlangsung lebih optimal dan berkelanjutan sepanjang tahun.<br><br>Melalui langkah ini, BBWSBS terus menunjukkan komitmen dalam membangun infrastruktur yang tidak hanya berorientasi pada pengendalian banjir semata, tetapi juga memiliki dampak strategis terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan pencapaian swasembada pangan yang berkelanjutan.<br><br>@kementerianpu<br>@pu_sda<br><br><br></div>

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Menteri Basuki Tinjau Proyek Pembangunan Infrastruktur SDA Di Wilayah Sungai Bengawan Solo

12 June 2021

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), M. Basuki Hadimuljono, melaksanakan kunjungan kerja (kunker) bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo beserta jajarannya dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di wilayah Solo, Jawa Tengah, Sabtu (12/6/2021). Kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Pada kunjungan pertama, Menteri PUPR melakukan peninjauan proyek pembangunan Pintu Air Demangan di hilir pertemuan sungai Pepe dengan Sungai Bengawan Solo. Menteri PUPR, M. Basuki Hadimuljono disela kegiatan mengatakan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang menyelesaikan Pintu Air Demangan Baru berlokasi di Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres,Jawa Tengah. “Saya ke sini untuk melihat progres pekerjaan terutama pengendalian banjir. Pintu air ini dirancang untuk mengendalikan banjir yang kerap terjadi di Kali Pepe maupun Sungai Bengawan Solo,” katanya. Basuki menambahkan banjir yang terjadi di Kali Pepe pada 2020 disebabkan oleh umur Pintu Air Demangan. Pasalnya, infrastruktur tersebut telah dibangun sejak zaman penjajahan Belanda atau pada 1918. “Lokasi pembangunannya [Pintu Air Demangan Baru] pun lebih dekat ke tepi Sungai Bengawan Solo. Sehingga jika terjadi backwater bisa cepat diatasi dan tidak mengakibatkan banjir di hilir Kali Pepe tersebut. Kalau nanti air Bengawan Solo ini tinggi, pintu ini ditutup, air yang dari Kali Pepe dipompa, itu untuk pengendalian banjir. Debit pompa pintu air ini mencapai 70 m3/detik yang dilayani oleh 6 pompa dengan 5 pompa operasional dan 1 pompa cadangan,” katanya. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., menambahkan sejauh ini, perkembangan konstruksi Pintu Air Demangan Baru telah mencapai 68 persen. Pekerjaan Pembangunan Pintu Air Demangan Baru dikerjakan dalam 2 tahap. Pada proyek tahap satu pembangunan konstruksi sipil. Tahap dua membangun hidromekanikal dan elektrikal. “Ada tiga bangunan yaitu rumah pompa, rumah jaga, dan rumah ganset. Kami menyediakan enam unit pompa banjir. Kapasitas setiap pompa 2,5 meter kubik per detik,” katanya. Menurut Agus, Pintu Air Demangan yang dibangun memiliki tiga buah pintu masing-masing berukuran 2,5 meter x 5 meter. Pintu air dilengkapi dengan trashrack untuk mengangkat sampah secara otomatis. “Cara kerjanya mekanikal. Sampah sungai yang tertahan [di pintu air] akan dipindahkan secara otomatis ke atas dengan sistem rotary (berputar]. Sampah ditampung pada dump truk [armada sampah atau kebersihan],” katanya. Agus menjelaskan, trashrack merupakan sistem yang dibangun pertama di wilayah kerja BBWSBS. Pembangunan tahap dua tersebut berlangsung hingga Akhir 2021. “Tujuan kami membangun pintu air yang baru di hilir untuk menambah kapasitas tampungan air [long storage] 300.000 meter kubik dan menambah area layanan perlindungan genangan banjir seluas 24 hektare. Saat ini progres pekerjaannya telah mencapai 68,6 persen dan ditargetkan akan selesai sesuai kontrak pada November 2021,” ujarnya. Menteri Basuki juga berkesempatan mengunjungi Pekerjaan Pembangunan Embung Kandang Menjangan di kompleks Mako Grup 2 Kopassus, di Kartasura, Sukoharjo. Kawasan Embung Kandang Menjangan nantinya dapat juga digunakan untuk latihan prajurit Kopassus maupun kegiatan rekreasional dan wisata. Embung Kandang Menjangan memiliki Luas Genangan 4,27 Ha dan Luas Area Embung 5,9 Ha. (BBWSBS/Tamara).

Baca Selengkapnya