Berita Balai


Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Sosialisasi Tingkat Balai Kegiatan P3TGAI Wilayah Jawa Tengah

06 April 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menggelar kegiatan Sosialisasi Tingkat Balai Kegiatan Program Percepatan dan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Tahun Anggaran 2021 Wilayah Jawa Tengah pada lingkungan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasi dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA) II di Kota Solo, Jawa Tengah, pada Selasa – Kamis (6-8/4/2021), dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Pada kesempatan ini, kegiatan tersebut dihadiri oleh pejabat dan karyawan di lingkungan BBWSBS, Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM), Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), serta Kepala Desa (Kades) Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Sragen. P3TGAI merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat petani dalam rehabilitasi, peningkatan atau pembangunan jaringan irigasi secara partisipatif, terencana dan sistematis untuk meningkatkan kinerja pengelolaan jaringan irigasi. Total penerima manfaat kegiatan P3TGAI TA 2021 PPK OP SDA II Ada sebanyak 153 desa antara lain Kabupaten Boyolali 26 desa, Kabupaten Karanganyar 22 desa, Kabupaten Klaten 25 desa, Kabupaten Sragen 24 desa, Kabupaten Sukoharjo 25 desa dan Kabupaten Wonogiri 31 desa. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech. dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini merupakan agenda prioritas untuk memperkuat infrastruktur yang ditujukan untuk mendukung aktivitas perekonomian dan mendorong pemerataan pembangunan nasional. “Kegiatan sosialisasi memberi manfaat dan meningkatkan pengetahuan. Saya berharap dukungan dari semua pihak yang terkait khususnya P3A dan kepala desa untuk mensukseskan pelaksanaan program P3TGAI ini, program dari petani, oleh petani dan untuk petani,” ujarnya. Konsultan Manajemen Balai pada PPK OP SDA II BBWSBS, Sigit Budi Widigdyo, ST mengatakan kegiatan P3TGAI merupakan kegiatan normalisasi jaringan irigasi atau pekerjakan tanah tanpa menggunakan alat berat atau perbaikan jaringan irigasi. “Sasaran pelaksanaan P3TGAI yang pertama pemberdayaan P3A, Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air [GP3A] dan Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air [IP3A] dalam kegiatan teknis rehabilitasi jaringan irigasi dan pembangunan jaringan irigasi. Kedua Rehabilitasi jaringan irigasi untuk perbaikan jaringan irigasi guna mengembalikan fungsi dan pelayanan irigasi seperti semula. Ketiga adalah peningkatan jaringan irigasi untuk meningkatkan fungsi dan kondisi jaringan irihasi yang sudah ada. Terakhir adalah pembangunan jaringan irigasi untuk penyediaan jaringan irigas di wilayah tertentu yang belum ada jaringan irigasinya,” katanya. Staf Pengamanan Pembangunan Strategis Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Firmansyah, SH berpesan kepada desa yang menerima P3TGAI agar melaksanakan pekerjakan sesuai arahan. “Untuk desa yang menerima P3TGAI kami harap agar mengerjakan program tersebut secara tepat waktu, tertib administrasi, dan tertib anggaran,” paparnya. (BBWSBS/Tamara)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Kolaborasi JIIPE Terkait Penertiban Izin Rekomtek

11 May 2022

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo berkunjung ke kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Selasa (10/05/2022). Kegiatan tersebut tetap dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., Kepala Bagian (Kabag) Umum dan Tata Usaha (TU) BBWS Bengawan Solo, Bambang, S.E., S.T., M.T., Kepala Bidang (Kabid) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA), Naryo Widodo, S.T., M.T., Kabid Operasi dan Pemeliharaan (O&P) SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si.. Dalam kunjungan kali ini, BBWS Bengawan Solo melihat langsung kawasan JIIPE untuk keperluan penerbitan izin Rekomendasi Teknis (Rekomtek). Rekomtek merupakan persyaratan teknis yang harus dipenuhi dalam pemberian izin, sehingga merupakan komitmen bersama yang harus dimengerti oleh masyarakat, oleh karena itu semua yang berkepentingan dalam menggunakan air dapat mengelola sumber daya air dengan baik dan benar Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., menjelaskan bahwa penyiapan air baku dan drainase bagi kawasan industri harus dijamin. Sehingga perlu dilakukan peninjauan di lapangan. “Dengan adanya Rekomtek yang akurat bagi pemerintah, masyarakat, maupun dunia usaha, dalam rangka perizinan pengusahaan dan penggunaan SDA tentunya akan menjamin kelangsungan dari sebuah proyek kawasan industri kedepannya,” ujarnya. Sebagai informasi, JIIPE adalah kawasan terintegrasi pertama di Indonesia, dengan total area 3.000 hektar, yang terdiri dari kawasan industri, pelabuhan umum multifungsi,dan hunian berkonsep kota mandiri. JIIPE menjadi kawasan percontohan bagi pengembangan industri di Indonesia. Kawasan industri tersebut juga dilengkapi dengan empat dermaga multifungsi dengan area sandar sepanjang 6.200 meter, yang diharapkan bisa melayani kapal-kapal besar dengan muatan lebih dari 100.000 DWT. Akses internasional dan domestik diakomodir dengan konektivitas laut, tol dan kereta. (BBWSBS/Tamara)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Monitoring Progres Penanganan Longsor Kali Gandong di Kabupaten Magetan Jawa Timur

11 August 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) melakukan kegiatan monitoring progres pekerjaan Penanganan Longsor Kali Gandong di Kabupaten Magetan, Jawa Timur pada Selasa, (10/08/2021). Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech beserta pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo melakukan kegiatan monitoring tersebut dengan mematuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Sebagai informasi, Kali Gandong merupakan sungai yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Gandong yang bagian hulunya merupakan Gunung Lawu dan hilirnya terletak di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Luas DAS Kali Gandong adalah 158.05 km2. Pada tanggal 21 Januari 2021 telah terjadi banjir di Kelurahan Magetan, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur yang menyebabkan longsoran Tebing Sungai Gandong. Berkaitan dengan kejadian banjir tersebut, ditemukan 3 lokasi longsor yang memerlukan penanganan di sepanjang Kali Gandong di Kabupaten Magetan yakni di Jalan Thamrin, Belakang Masjid Agung Magetan dan di Makam Ki Mageti. BBWS Bengawan Solo melakukan penanganan di tiga titik longsor Kali Gandong tersebut. Dalam kegiatan monitoring tersebut, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech meminta agar penanganan longsor Kali Gandong segera dilakukan untuk meminimalisir efek yang terjadi di musim hujan. “Dimohon agar pekerjaan ini segera dikejar sebelum musim hujan datang. Hal tersebut untuk meminimalisir efek yang terjadi di musim hujan karena tebing Kali Gandong rawan longsor,” paparnya. Diketahui progres pekerjaan Penanganan Longsor Kali Gandong Kabupaten Magetan sudah mencapai 53,05% pada 9 Agustus 2021. Sedangkan rencana pekerjaan memiliki target sebesar 55,96% pada 9 Agustus 2021. (BBWSBS/Fira)

Baca Selengkapnya

Berita Balai,

Upacara Memperingati Hari Pahlawan - Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

12 November 2025

<div>Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2025, BBWSBS bersama Balai Teknik Sungai melaksanakan Upacara Bendera di Halaman Kantor BBWSBS. Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Kepala Balai Teknik Sungai, Novia Rosalita.<br><br>Dengan mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan”, kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa. Selain itu, upacara ini juga bertujuan untuk menanamkan kembali nilai-nilai perjuangan, pengabdian, dan semangat pantang menyerah dalam menjalankan tugas pengelolaan sumber daya air.<br><br>BBWSBS terus berupaya menghadirkan pengelolaan air yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas sebagai bentuk perjuangan masa kini dalam mendukung ketahanan serta swasembada pangan nasional.</div>

Baca Selengkapnya