Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
04 October 2021
Sehubungan dengan selesainya pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) tahun anggaran 2021, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menyelenggarakan kegiatan Serah Terima Hasil Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Tahap I Tahun Anggaran 2021 pada wilayah kerja Bengawan Solo Hulu untuk wilayah Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Senin (04/10/2021). Kegiatan yang turut dihadiri Kepala Balai BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech, Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OPSDA), Sri Wahyu Kusumastuti, ST. M.Si, dan Kepala Satuan Kerja (Satker) OP SDA Bengawan Solo, Surendro Andi Wibowo, S.T., MPSDA beserta pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo tersebut diselenggarakan dengan tetap menerapkan protokol kesehata (prokes) pencegahan Covid-19. Selain untuk mendukung program ketahanan pangan Nasional, kegiatan P3TGAI diharapkan dapat meningkatkan kemampuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat khususnya petani. Program tersebut juga bermanfaat untuk memperkuat sekaligus meningkatkan kemandirian masyarakat petani dalam kegiatan pengelolaan jaringan irigasi. Untuk wilayah kerja Bengawan Solo Hulu di Provinsi Jawa Tengah mendapatkan alokasi sejumlah 177 desa yang tersebar di 6 Kabupaten yaitu Klaten, Sukoharjo, Boyolali, Sragen, Karanganyar, dan Wonogiri. Jumlah desa di Kabupaten Wonogiri yang menjadi penerima P3TGAI pada Tahap I sejumlah 31 (tiga puluh satu) desa yang diampu oleh 17 (tujuh belas) TPM (Tenaga Pendamping Masyarakat) dan 1 (satu) Koordinator TPM. Sedangkan untuk hasil pekerjaan saluran tersier terbangun minimal sepanjang 300 sampai dengan 800 meter dalam waktu kurang lebih 5 (lima) bulan. Kepala BBWSBS, dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang terlibat sehingga kegiatan P3TGAI ini dapat diselesaikan dengan baik. Agus Rudyanto juga berharap jika nantinya kegiatan tersebut dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah lokasi pekerjaan. Kegiatan Serah Terima Hasil Pekerjaan P3TGAI Tahap I di Kabupaten Wonogiri ini juga turut dihadiri oleh Bupati Wonogiri, Ketua DPRD Kabupaten Wonogiri, Sekretaris Kabupaten Wonogiri serta Kepala Desa dan Ketua P3A Kabupaten Wonogiri Tahap I. “Progres pelaksanaan fisik maupun keuangan untuk Tahap I telah mencapai 100% sehingga dilaksanakan kegiatan serah terima hasil kegiatan P3TGAI khusus untuk Kabupaten Wonogiri Tahap I. Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat khususnya Bapak Bupati dan OPD yang terkait, Aparatur Keamanan serta Bapak ibu Camat, Kepala Desa, P3A, TPM, KMB, Satker dan PPK OP SDA sehingga kegiatan P3TGAI ini dapat diselesaikan dengan baik,” paparnya. Kepala Satuan Kerja (Satker) Operasi dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA) Bengawan Solo turut berpesan agar kegiatan P3TGAI ini bisa dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat untuk masyarakat khususnya para petani. “Kegiatan program yang dilaksanakan oleh masyarakat petani harus dapat dipertanggungjawabkan dalam hal ketepatan sasaran, waktu, pembiayaan dan mutu pekerjaan. Hasil kegiatan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat petani secara berkelanjutan (sustainable), sehingga dapat dilanjutkan dan dikembangkan secara mandiri oleh P3A/GP3A/IP3A.,” paparnya. (Safira-MG Inki)
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
15 December 2025
<div>BBWSBS melaksanakan normalisasi Sungai Semarmendem dan Sungai Kerjo di Kabupaten Bojonegoro sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko banjir. Kegiatan ini bertujuan menjaga kapasitas aliran dan memastikan sungai tetap berfungsi optimal saat musim hujan.<br><br>Normalisasi mencakup pengerukan sedimentasi serta penataan alur sungai yang mengalami pendangkalan, sehingga aliran air lebih lancar dan perlindungan bagi permukiman serta lahan sekitar dapat meningkat.<br><br>BBWSBS berkomitmen untuk terus meminimalkan dampak bencana melalui pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Dengan kolaborasi dan sinergi berbagai pihak, diharapkan kegiatan normalisasi ini dapat memberikan manfaat optimal bagi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bojonegoro.</div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
17 November 2025
<div>Pemeliharaan jaringan irigasi memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan sistem pertanian nasional. Ketersediaan air yang stabil dan teratur menjadi kunci utama bagi peningkatan produktivitas lahan pertanian, sehingga pemeliharaan irigasi yang baik merupakan langkah strategis menuju terwujudnya swasembada pangan.<br> <br>Hal tersebut menjadi salah satu fokus BBWSBS untuk melakukan pengamanan, pemeliharaan rutin, pemeliharaan berkala, hingga perbaikan darurat sehingga fungsi jaringan irigasi dapat terus dipertahankan secara optimal. <br> <br>Setiap bentuk pemeliharaan tersebut menjadi bagian penting dalam mencegah kerusakan, memperpanjang usia infrastruktur, serta memastikan air irigasi tersalurkan dengan efisien ke lahan pertanian. BBWSBS berharap, upaya tersebut dapat meningkatkan terwujudnya program ketahanan pangan dan mendukung kesejahteraan para petani.</div>
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
09 April 2021
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo bersama Direktorat Kepatuhan Internal, Direktorat Air Tanah Air Baku, Direktorat Bina Teknik SDA dan Balai Hidrologi dan Lingkungan Kerairan serta Perum Jasa Tirta I melakukan Audit Teknis Neraca Air di Wilayah Sungai Bengawan Solo, Kamis-Jumat (8-9/04/2021). Neraca air atau Water balance merupakan bagian dari keilmuan hidrometorologi yang menggambarkan hubungan antara inflow (aliran masuk) dengan outflow (aliran keluar) pada suatu wilayah selama periode tertentu. Dengan adanya Audit Teknis Neraca Air dapat diketahui apakah jumlah air pada suatu wilayah mengalami kelebihan (surplus) atau kekurangan (defisit) sehingga neraca air dapat diatur sebaik-baiknya. Mochamad Mazid, ST, Sp.1 selaku Direktur Kepatuhan Intern menyampaikan bahwa Audit Teknis Neraca Air dapat mengetahui kondisi penggunaan air atau kebutuhan air dibandingkan dengan jumlah air yang tersedia yang hasilnya dapat digunakan untuk informasi sumber daya air bagi masyarakat atau berbagi instansi. Kegiatan Audit Teknis Neraca Air dilakukan selama 2 hari yang diawali dengan Opening Meeting di Gedung Graha Tirta I, Sukoharjo, Jawa Tengah dan dilakukan kunjungan lapangan di Bendung Gerak Sembayat yang berlokasi di di Desa Sidokmuti, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang terletak di sekitar 30 Km di Hulu Muara Sungai Bengawan Solo. Dalam peninjauan Di Bendung Gerak Sembayat meninjau kondisi Intake Bendung Gerak Sembayat, mengamati Oxbow yang merupakan bagian dari aliran sungai Bengawan Solo serta meninjau Intake dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Tirta Kabupaten Gresik. Disampaikan oleh Ir. Wursito Adi Baskoro, MT Kepala Subdirektorat Wilayah II Direktorat Air Tanah Air Baku agar dilakukan penertiban perihal Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengambil Air Liar di Bendung Gerak Sembayat agar semua dapat terdata dengan jelas sehingga terdapat pemerataan. BBWS Bengawan Solo akan selalu berupaya memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat berdasarkan keadilan di sepanjang Sungai Bengawan Solo sesuai dengan peraturan yang berlaku (bbwsbs/sita).
Baca Selengkapnya