Berita Balai


Berita Balai,

Aksi Bersih Sungai Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 - Kolaborasi Mewujudkan Indonesia ASRI

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

08 June 2026

<div>Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dan mendukung Gerakan Nasional Indonesia ASRI, BBWSBS turut berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti lingkungan (korve) dan aksi bersih sungai yang dilaksanakan pada Sabtu, 6 Juni 2026, di kawasan Anak Sungai Pepe di Kota Surakarta dan Sungai Premulung di Kabupaten Boyolali serta mengikuti rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dan Gerakan Nasional Indonesia ASRI secara daring.<br><br>Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah, instansi, komunitas, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai serta mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari.<br><br>Sungai yang terjaga bukan hanya menghadirkan lingkungan yang nyaman, tetapi juga mendukung keberlanjutan sumber daya air bagi generasi mendatang.<br><br><br></div>

Baca Selengkapnya

Berita Balai,

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 - Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia

BBWS/Kompu BBWS Bengawan Solo

02 June 2026

<div>BBWSBS dan Balai Teknik Sungai menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kantor BBWS Serayu Opak dan dihadiri balai dan satuan kerja Kementerian Pekerjaan Umum se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang dan meneguhkan kembali nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia.<br>&nbsp;<br>Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat akan pentingnya menjaga persatuan, toleransi, gotong royong, serta semangat kebangsaan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Nilai-nilai Pancasila menjadi landasan dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan berkeadilan.<br>&nbsp;<br>Melalui peringatan ini, seluruh insan Kementerian Pekerjaan Umum diharapkan terus memperkuat komitmen dalam memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.</div>

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

Wujudkan Sinergitas Infrastruktur SDA di Wilayah Sukoharjo

10 December 2021

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) berkoordinasi dengan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, SE., MM di Kantor Bupati Sukoharjo, Kamis (09/12/2021). Rapat koordinasi (Rakor) ini turut dihadiri oleh Kepala BBWSBS Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech dan pejabat di lingkungan BBWSBS. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Rakor tersebut membahas mengenai pengendalian banjir yang menjadi permasalahan di Kabupaten Sukoharjo. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., menyampaikan perlu adanya kerjasama serta kolaborasi dari berbagai pihak terkait dalam menangani masalah pengendalian banjir yang ada di Kabupaten Sukoharjo. “BBWS Bengawan Solo telah melakukan kegiatan Operasi dan Pemeliharaan Sungai secara rutin dan berkala. Untuk pengendalian banjir tahun 2022 akan dilakukan penyusunan Detail Engineering Design [DED] pengendalian banjir di Kabupaten Sukoharjo serta kajian AMDAL dan LARAPnya,” katanya. Selain itu dalam rakor tersebut juga membahas tentang terpilihnya Kabupaten Sukoharjo menjadi pilot project pengembangan lahan padi dengan intensitas tanam IP400. Untuk mendukung penerapan konsep IP400 ini memerlukan sistem irigasi yang memadai guna menunjang produktivitas petani, yang dapat dibantu melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI). Agus berharap BBWS Bengawan Solo mampu berkontribusi dalam peningakatan intensitas tanam IP400 di Kabupaten Sukoharjo. Kunci keberhasilan penerapan konsep IP400 adalah ketersediaan pasokan air. Saya meminta Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Sukoharjo dapat berkolaborasi baik dalam pemenuhan kebutuhan air yang diperlukan dan akan dimasukkan dalam Rencana Alokasi Air Tahunan (RAAT) di Wilayah Sungai Bengawan Solo. Hal ini dilakukan agar pembagian air dapat dilakukan secara adil dan merata sesuai dengan UU No. 17 Tahun 2019 tentang SDA mengenai prioritas pemanfaat air. Bupati Sukoharjo, Hj. Etik Suryani, SE., MM mengungkapkan terima kasih kepada BBWS Bengawan Solo dengan adanya dukungan dan sinergitas sumber daya air di Kabupaten Sukoharjo. “Melalui sinergitas ini saya harap Kabupaten Sukoharjo mampu melaksanakan penerapan intensitas tanam IP400 di lahan pertanian,” katanya. (BBWSBS/Tamara)

Baca Selengkapnya

Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR

BBWS Bengawan Solo Mempercepat Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko

05 May 2021

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo mendampingi Tim Survey Lapangan Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Daerah Irigasi (D.I.) Karangnongko dari Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air, Ditjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Selasa (04/05/2021). Kegiatan tersebut berjalan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir Sungai Bengawan Solo sebagai kesatuan dengan tiga bendung gerak yang sudah ada yaitu Bendung Gerak Babat, Bendung Gerak Bojonegoro dan Bendung Gerak Sembayat. Bendung Gerak Karangnongko akan berfungsi untuk pasokan air irigasi dan air baku di daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo sebelah hilir yang cukup luas. Bendung Gerak Karangnongko bermanfaat untuk daerah irigasi Karangnongko kiri (Kabupaten Blora) seluas 1.747 Ha dan daerah irigasi Karangnongko kanan (Kabupaten Bojonegoro) seluas 158.000 Ha. Selain itu, nantinya juga bermanfaat untuk air baku sebesar 1.155 liter/detik untuk 4 (empat) kabupaten yaitu Kab. Bojonegoro, Blora, Tuban, dan Ngawi. Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastrutur SDA Bengawan Solo, Ali Rahmat, ST, MT mengatakan nantinya rencana pembangunan Bendung Gerak Karangnongko akan diintegrasikan dengan Solo Valley Werken. Solo Valley Werken merupakan program pembangunan pengendalian banjir dan pembuatan jaringan irigasi peninggalan Pemerintah Hindia Belanda zaman dulu. “Manfaat desain Solo Valley Werken yang pertama dapat menjadi longstorage untuk pengendali banjir yang secara berulang terjadi, serta tampungan air untuk irigasi dan air baku di Kabupaten Bojonegoro, Lamongan dan Gresik, kedua dapat diintegrasikan dengan sarana transportasi darat apabila dibangun jalan tol di sisi kiri dan kanan saluran, dan yang terakhir dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi kawasan karena menghubungkan Wilayah Pengembangan Strategis [WPS] Gerbang Kertasusila dengan kawasan perbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah,” ujarnya. (BBWSBS/Tamara)

Baca Selengkapnya