Berita Balai,
14 January 2026
<div>Pengelolaan Pos Hidrologi di lingkungan BBWSBS menjadi bagian penting dalam mendukung sistem pengelolaan sumber daya air yang andal dan berkelanjutan. Melalui pemantauan data curah hujan, tinggi muka air, dan debit sungai secara berkala, pos hidrologi berperan sebagai sumber informasi utama dalam memahami dinamika kondisi hidrologi di wilayah sungai Bengawan Solo<br><br></div><div>Keberadaan pos hidrologi memungkinkan BBWSBS memantau kondisi sungai secara real time sebagai langkah antisipatif terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Informasi yang dihimpun menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapsiagaan, pengelolaan risiko, serta pengambilan kebijakan yang tepat, sehingga pengelolaan sumber daya air dapat berjalan lebih aman, efektif, dan berkelanjutan</div><div><br></div><div><strong>Pos Hidrologi yang dikelola BBWSBS</strong></div><div>Data Hidrologi merupakan data hasil pencatatan dari <strong>pos curah hujan, pos duga air, dan pos klimatologi</strong> yang tersebar di wilayah hulu hingga hilir wilayah sungai Bengawan Solo. Terdapat <strong>103 pos hidrologi</strong> yang dikelola BBWSBS baik secara <strong>manual maupun telemteri</strong>. <strong>Publikasi data hidrologi</strong> melalui <strong>website </strong><a href="http://hidrologi.bbws-bsolo.net/"><strong>http://hidrologi.bbws-bsolo.net/</strong></a> dan <strong>majalah SIKLUS</strong> (Sistem Informasi Hidrologi dan Kualitas Air) BBWSBS.<br><br></div><div><strong>65 Pos Curah Hujan</strong></div><div><strong>32 Pos Duga Air</strong></div><div><strong>6 Pos Klimatologi<br></strong><br></div><div><strong>Alur Pengiriman Data Hidrologi Secara Manual</strong></div><ul><li>Pengamatan data Curah Hujan manual dilakukan pada Pukul 07.00 WIB</li><li>Pengamatan data Tinggi Muka Air manual dilakukan pada Pukul 06.00 WIB, 12.00 WIB dan 18.00 WIB</li></ul><div> </div><div><strong>Alur Pengiriman Data Hidrologi Secara Telemetri</strong></div><ul><li>Data dibaca oleh sensor setiap 5 menit dan diterima oleh logger </li><li>Logger mengirim data ke server setiap 5 menit</li><li>Setelah masuk server, data akan dikelompokkan dan siap ditampilkan ke website hidrologi agar dapat diakses oleh para pengguna data hidrologi</li><li>Jumlah Pengiriman Data dapat dikontrol setiap saat dengan jumlah pengiriman data sebanyak 288 data per hari</li></ul>
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
06 May 2021
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) melaksanakan kegiatan monitoring di Bendungan Pacal di Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (05/05/2021).. Kegiatan monitoring Bendungan Pacal tersebut terkait dengan kegiatan safari lapangan di wilayah Bojonegoro. Kunjungan kerja tersebut dipimpin oleh Kepala BBWSBS,, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech Kepala Bidang Operasi (OP) dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (SDA), Sri Wahyu Kusumastuti, ST. M.Si, Kepala Satuan Kerja (Satker) OP SDA, Surendro Andi Wibowo, S.T., MPSDA., dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasi dan Pemeliharaan SDA IV, Antonius Suryono, SH, MMT. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., menyampaikan paparan kegiatan serta motivasi kepada pekerja terhadap rehabilitasi di Bendungan Pacal. “Bendungan Pacal usianya sudah tua dan sudah dimanfaatkan sejak tahun 1933, sehingga sudah saatnya mendapatkan perhatian khusus. Masalah geologi menjadi hal yang perlu diperhartikan dalam pekerjaan rehabilitasi Bendungan Pacal. Semoga hasil pekerjaan memenuhi kualitas, kuantitas, dan sesuai dengan spesifikasinya. Namun, yang paling penting adalah fungsi infrastruktur yang ada dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat sekitar,” paparnya. Dari kunjungan tersebut diketahui rincian kegiatan realisasi pekerjaan Bendungan Pacal sampai dengan 30 April 2021 mencapai 6,50%. Sedangkan rencana pekerjaan hingga 30 Mei 2021 memiliki target sebesar 13,285%. Sebagai informasi, Bendungan Pacal yang terletak di Kecamatan Temayang tersebut memiliki tipe urugan batu dengan membran beton di udik. Tinggi maksimal bendungan yakni 35 meter dan lebar puncak 7 meter. Bendungan Pacal menjadi sumber air bagi daerah irigasi (DI) Pacal dengan luasan baku sawah 16.688 Ha. (Fira/BBWSBS).
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
17 November 2025
<div>Pemeliharaan jaringan irigasi memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan sistem pertanian nasional. Ketersediaan air yang stabil dan teratur menjadi kunci utama bagi peningkatan produktivitas lahan pertanian, sehingga pemeliharaan irigasi yang baik merupakan langkah strategis menuju terwujudnya swasembada pangan.<br> <br>Hal tersebut menjadi salah satu fokus BBWSBS untuk melakukan pengamanan, pemeliharaan rutin, pemeliharaan berkala, hingga perbaikan darurat sehingga fungsi jaringan irigasi dapat terus dipertahankan secara optimal. <br> <br>Setiap bentuk pemeliharaan tersebut menjadi bagian penting dalam mencegah kerusakan, memperpanjang usia infrastruktur, serta memastikan air irigasi tersalurkan dengan efisien ke lahan pertanian. BBWSBS berharap, upaya tersebut dapat meningkatkan terwujudnya program ketahanan pangan dan mendukung kesejahteraan para petani.</div>
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
22 September 2021
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menggelar pengajian dengan mengundang sejumlah santri di kawasan Bendungan Gongseng, Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro pada Selasa, (21/09/2020) malam. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi dengan santri di wilayah Bojonegoro, Jawa Timur. Kegiatan pengajian dimulai pukul 18.00 WIB dan berakhir pada 22.00 WIB. BBWS Bengawan Solo berharap kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi serta ukhuwah islam keluarga besar. Pengajian rutin kali ini cukup spesial lantaran merupakan sebagian rangkaian kegiatan sebelum melakukan pengisian awal air (impounding) Bendungan Gongseng pada Rabu (22/09/2021). Mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, pengajian ini pun tetap mematuhi protokol kesehatan. Sebagai informasi, Bendungan Gongseng memiliki kapasitas tampungan air total 22,43 juta m3. Bendungan ini mempunyai lima potensi manfaat yakni untuk irigasi seluas 6.191 hektar, penyediaan air baku 300 liter/detik, konservasi pariwisata, reduksi banjir hingga 133,27 m3/detik, serta berpotensi untuk pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) sebesar 0,7 mega watt. Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir Agus Rudyanto M.Tech dalam sambutannya berterimakasih kepada seluruh masyarakat yang meluangkan waktunya untuk menghadiri pengajian. Tak hanya itu, Agus Rudyanto juga berharap agar diberikan kelancaran dalam impounding Bendungan Gongseng. "Semoga dengan diadakannya pengajian ini kita diberikan kelancaran dalam kegiatan impounding Bendungan Gongseng. Kita harap nantinya Bendungan Gongseng dapat membawa banyak berkah bagi kita semua terutama masyarakat setempat di sekitar bendungan," paparnya.(BBWSBS/Safira Dita)
Baca Selengkapnya