Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
06 April 2021
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melalui Unit Hidrologi menyelenggarakan Capacity Building Petugas Pos Hidrologi Wilayah Hilir, di Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (06/04/2021). Capacity Building ini diikuti oleh 27 Petugas yang terdiri dari Petugas Pos Curah Hujan, Petugas Pos Duga Air dan Petugas Klimatologi dengan menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 guna mengevaluasi kinerja Petugas Hidrologi. Dalam arahannya Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur (KPI) Sumber Daya Air (SDA) BBWS Bengawan Solo Ali Rahmat, ST, MT menyampaikan bahwa Data Hidrologi adalah data yang penting dalam pengelolaan sumber daya air oleh karena itu pencatatan hidrologi harus tepat dan akurat sehingga diharapkan setelah mengikuti Pelatihan ini dapat lebih baik dari hari sebelumnya. Petugas Hidrologi diberikan materi perihal Evaluasi Kinerja Petugas dan Pos Hidrologi di Wilayah Sungai Bengawan Solo yang disampaikan oleh Adiel Putra Wijaya ST, M.Eng selaku Sub Koordinator Perencanaan Umum BBWS Bengawan Solo dan Motivasi serta Arahan yang disampaikan oleh Akhmad Ramdhon S.Sos MA Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS). Petugas Hidrologi berkesempatan melakukan praktik langsung terkait Standar Operasional Prosedur (SOP), Manajemen Pemeliharaan Alat, serta Tata Cara Pengisian Blangko Quality Control untuk Peralatan Pos Curah Hujan dan Klimatologi. Sebagai apreasiasi atas kinerja yang baik, Kepala Bidang KPI SDA BBWS Bengawan Solo Ali Rahmat, ST, MT memberikan Penghargaan kepada Petugas Pos Curah Hujan dan Klimatologi Terbaik yaitu Bapak Sudarim selaku Petugas Pos Curah Hujan Doplang dan Penghargaan kepada Petugas Pos Duga Air Terbaik yaitu Ibu Sumartiningsih selaku Petugas Pos Duga Air Babat. Semoga setelah mengikuti Pelatihan hari ini seluruh Petugas Hidrologi di Wilayah Hilir semakin trampil di lapangan sehingga dapat menghasilkan data hidrologi yang terintegrasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Seluruh data hidrologi di Wilayah Sungai Bengawan Solo dapat diakses melalui http://hidrologi.bbws-bsolo.net/ (sita).
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
16 August 2021
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan penandatanganan empat kontrak yang didanai oleh World Bank melalui dana Dam Operational Improvement Safety Project (DOISP) Phase 2 di lingkungan satuan kerja (satker) Operasi dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA), Senin (16/8/2021) di Kantor BBWSBS di Pabelan, Sukoharjo, Jawa Tengah. Acara penandatanganan tersebut dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang disaksikan oleh jajaran Kepala Bidang (Kabid) dan Satuan Kerja (Satker) di lingkungan BBWS Bengawan Solo. Paket pekerjaan yang akan dilaksanakan antara lain Remedial Bendungan Notopuro senilai Rp21.600.065.165 dengan jangka waktu pelaksanaan 240 hari kalender penyedia jasa Aura Sinar Baru – Inti Jawa Tehnik, KSO dan Supervisi Remedial Bendungan Notopuro senilai Rp985.300.000 dengan jangka waktu pelaksanaan 240 hari kalender dengan penyedia jasa PT. Suwanda Karya Mandiri yang ditandatangani oleh PPK O&P SDA III, Pranata Setyo Kuntoro, S.T. Kemudian, untuk paket Penyiapan Dokumen Lingkungan untuk Remedial Bendungan di Provinsi Jawa Tengah senilai Rp6.348.400.000 dengan jangka waktu pelaksanaan 240 hari kalender dengan penyedia jasa PT. Kwarsa Hexagon dan Penyiapan Dokumen Lingkungan untuk Remedial Bendungan di Provinsi Jawa Timur senilai Rp 8.668.000.000 dengan jangka waktu pelaksanaan 240 hari kalender dengan penyedia jasa PT. Intimulya Multikencana KSO PT. Tuah Agung Anugrah. yang ditandatangani oleh PPK O&P SDA I, Ratih Nilam Sari, ST, MPSDA. Kepala Bagian (Kabag) Umum dan Tata Usaha (TU) BBWSBS, Bambang, S.E., S.T., M.T., yang dalam hal ini mewakili Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., berpesan bahwa dalam paket pekerjaan yang akan dilaksanakan nantinya dapat berjalan tepat waktu. “Dalam pelaksanaan pekerjaan nantinya, kami berharap agar tetap menjaga sekaligus memperhatikan kualitas dan kuantitas sesuai dengan yang telah ditentukan dalam spesifikasinya. Semoga semua pekerjaan dapat berjalan lancar serta sesuai target,” ujarnya. Kepala Bidang (Kabid) OP SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, S.T. M.Si., menyampaikan untuk semua penyedia jasa untuk selalu menjaga integritas dalam bekerja. “Untuk para penyedia jasa dapat memanfaatkan sisa waktu seefektif mungkin. Dan jika ada masalah-masalah di lapangan untuk bisa dikonsultasikan. Semoga semua pekerjaan berjalan lancar tanpa ada gangguan atau hambatan,” pungkasnya. (BBWSBS/Tamara)
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
30 March 2026
<div>Sebagai wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur sumber daya air yang menjawab kebutuhan nyata masyarakat, khususnya di sektor pertanian, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo didampingi Kepala BBWSBS Gatut Bayuadji beserta jajaran melakukan kunjungan kerja ke Bendungan Wonogiri serta meninjau pemanfaatan sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) PWS 699 di Desa Ketitang, Kabupaten Boyolali, pada Minggu (29/3/2026).<br><br></div><div>Dalam kunjungan tersebut, Menteri Dody juga berdialog langsung dengan para petani setempat untuk mendengarkan dan menyerap aspirasi mereka. Kehadiran infrastruktur sumber daya air, baik Bendungan Serbaguna Wonogiri maupun sumur JIAT, memberikan manfaat nyata dalam mendukung ketersediaan air irigasi dan meningkatkan produktivitas pertanian.<br><br></div><div>Upaya ini juga memperkuat kesiapan dalam menghadapi potensi kekeringan, dengan memastikan ketersediaan air tetap terjaga dan terdistribusi secara optimal. Melalui pengelolaan yang baik dan dukungan infrastruktur yang andal, diharapkan ketahanan pangan semakin kokoh, kesejahteraan petani meningkat, serta hasil panen menjadi lebih optimal.<br><br></div><div><br></div><div><strong>Bendungan Serbaguna Wonogiri</strong></div><ul><li>Tipe Bendungan : Urugan Tanah</li><li>Volume Tampungan : 36.530.482.349 m³ </li><li>Luas Genangan : 73.600.000 m²</li><li>Panjang Puncak Bendungan : 830 m</li><li>Manfaat : Irigasi, Air Baku, PLTA dan Pariwisata</li></ul><div><br></div><div><strong>JIAT PWS 699</strong></div><ul><li>Lokasi : Desa Ketitang, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali</li><li>Nama P3AT: Kelompok Tani Makmur I</li><li>Debit Pompa : 15 liter/detik </li><li>Panjang Jaringan : 700 m</li><li>Luas Layanan : 20 Ha</li></ul><div><br></div><div>JIAT ini sangat efektif, sekarang kan teman-teman petani hanya fokus mengandalkan tadah hujan, sehingga panen hanya setahun sekali. Dengan JIAT ini, alhamdulillah petani bisa panen setahun tiga kali. Ke depan, supaya kita bisa swasembada pangan, sawah-sawah yang hanya panen setahun sekali harus kita tingkatkan dengan berbagai macam cara agar paling tidak bisa panen setahun tiga kali. Sehingga akan semakin meningkatkan produksi padi nasional.</div><div><br></div><div>Menteri PU, Dody Hanggodo<br><br></div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
14 August 2026
<div>BBWSBS memperkuat kesiapsiagaan penanganan kekeringan di wilayah Madiun melalui penyediaan berbagai peralatan pendukung. Kesiapan ini menjadi bagian dari upaya memastikan respons terhadap kebutuhan air dan kondisi darurat dapat dilakukan secara cepat dan tepat dalam menghadapi musim kemarau.<br><br>Peralatan yang disiapkan meliputi 4 kempu berkapasitas 1.000 liter per unit, 4 trailer pump dengan kapasitas total 700 liter per detik, 5 excavator, 3 dump truk, 1 mobile pump berkapasitas 250 liter per detik, 14 pompa alkon dengan kapasitas total 140 liter per detik, 1 selfloader serta 2 truk tangki bantuan dari BPBPK Jawa Timur.<br><br>Dengan dukungan peralatan tersebut, BBWSBS terus meningkatkan kesiapan operasional dalam menghadapi dampak musim kemarau, termasuk mendukung pengelolaan sumber daya air dan penanganan kebutuhan air di wilayah terdampak. Kesiapsiagaan menjadi langkah penting untuk menjaga ketahanan air dan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.</div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
04 December 2025
<div>BBWSBS mengikuti Upacara Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-80 pada Rabu (3/12/2025) di Lapangan Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana, Semarang, Jawa Tengah.<br><br>Upacara tersebut diikuti oleh para pejabat dan pegawai di lingkungan Unit Pelaksana Tugas (UPT) Kementerian PU Wilayah Jawa Tengah, termasuk Kepala BBWSBS serta perwakilan Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) BBWS Bengawan Solo.<br><br>Peringatan Hari Bakti PU merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen dan konsistensi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui pembangunan dan pengelolaan infrastruktur yang profesional, berintegritas, dan berkelanjutan.<br><br>Semoga semangat pengabdian yang telah diwariskan selama delapan dekade terus menginspirasi insan PU dalam menjaga amanah dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa serta kesejahteraan masyarakat.</div>
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
07 May 2021
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BWBSBS) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pekerjaan Pembangunan Embung Kandang Menjangan di kompleks Mako Grup 2 Kopassus, di Kartasura, Sukoharjo, pada Jumat (07/05/2021). Kegiatan tersebut tetap dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kegiatan sosialisasi memegang peranan cukup penting dalam kelancaran pekerjaan, untuk itu sosialisasi perlu dilaksanakan secara menerus mengikuti tahapan, mulai dari tahap pra konstruksi yang dilaksanakan oleh pimpinan proyek dibantu konsultan dengan kegiatan antara lain berupa penjelasan dan diskusi dengan instansi-instansi yang terkait, tokoh-tokoh maupun masyarakat langsung. Sampai dengan sosialisasi pada tahap konstruksi, yakni kegiatan yang dilaksanakan bersama oleh konsultan kontraktor dan tim proyek. Pada tahapan ini lebih terfokus pada kelancaran, meliputi pelaksanaan di lapangan, serta koordinasi dengan instansi yang terkait langsung di lapangan, koordinasi dengan tokoh-tokoh masyarakat setempat sehubungan dengan jadwal dan juga metode pelaksanaan. Kepala SNVT Pembangunan Bendungan Bengawan Solo, Dony Faturichman S., S.T., M.T., menyampaikan bahwa kawasan Embung Kandang Menjangan nantinya dapat juga digunakan untuk latihan prajurit Kopassus maupun kegiatan rekreasional dan wisata. “Kami juga menerima masukan-masukan sepanjang masih masuk dengan kuantitas yang ada, agar selaras nantinya. Selain itu fasilitas-fasilitas penunjang yang ada dapat disesuaikan. Kami juga berpesan kepada pihak penyedia jasa konstruksi agar dalam pengerjaan nantinya dapat berjalan dengan baik, dan tetap menjaga kondusifitas, keamanan, maupun kenyamanan lingkungan sekitar, utamanya wilayah Kandang Menjangan ini,” pesannya. Kegiatan sosialisasi tersebut juga akan dilakukan pada setiap tahapan-tahapan pekerjaan, baik tahapan pengukuran ke lokasi, pengadaan stock yard yang memungkinkan akan memakai lahan warga sebagai tempat penampungan material sementara selama berlangsungnya pekerjaan konstruksi, serta akses mobilitas sekaligus penggunaan alat-alat berat ke lokasi pekerjaan. Sebagai informasi, proyek Pembangunan Embung Kandang Menjangan di Sukoharjo dilaksanakan oleh BBWSBS dengan penyedia jasa PT. Dwi Ponggo Seto dan konsultan supervisi PT. Retracindo Konsultan Indonesia KSO CV Monumental, dengan nilai kontrak Rp12.452.042.002. (BBWSBS/Ferri)
Baca Selengkapnya