Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
15 June 2022
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan Penandatanganan Kontrak Paket Pekerjaan di lingkungan SNVT OP SDA Bengawan Solo di Kantor BBWS Bengawan Solo, Pabelan, Sukoharjo, Rabu (15/06/2022). Acara penandatanganan tersebut dihadiri oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama, S.T, M.Si., Kepala Bidang OP SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti ST, M.Si, Kepala SNVT OP SDA Bengawan Solo, Lalu Ardian Bagus Nugroho, S.T., M.M., M.T., serta pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo dengan tetap menerapkan prokes pencegahan Covid-19. Dalam kesempatan ini, BBWS Bengawan Solo diwakili oleh PPK OP SDA IV menandatangani paket pekerjaan Penataan Kawasan Bendungan Pacal dengan penyedia jasa CV. Pratama Sakti Internusa senilai Rp. 2.400.000.000,00 dan paket pekerjaan Pemeliharaan Berkala Bengawan Solo Hilir di Kota Surakarta dengan penyedia jasa CV. Sumber Tirto Mulyo senilai Rp. 5.800.532.716,00 dengan jangka waktu pelaksanaan 180 hari kalender. Selain itu, ada paket pekerjaan yang ditandatangani PPK OP SDA III yakni Penataan Kawasan Bendungan Pondok dengan penyedia jasa CV. Jati Sampoerna senilai Rp. 1.541.476.613,36 dengan jangka waktu pelaksanaan 180 hari kalender. Dalam arahannya, Maryadi Utama, S.T, M.Si., menyampaikan bahwa setelah tanda tangan kontrak berarti tanggung jawab yang harus diimplementasikan akan dimulai, sehingga Kepala BBWSBS tersebut meminta penyedia jasa dan PPK untuk terus mengawal pekerjaan tersebut. “Sebagaimana yang sering disampaikan jika ASN PUPR harus menerapkan 4 Big No’s yakni No Bribery, No Kick Back, No Gift, and No Luxurios Lifestyle. Oleh karenanya, kami mohon penyedia jasa dan PPK mengawal pekerjaan ini sampai tuntas pada kontruksi dan manfaatnya,” pesan Maryadi Utama. (BBWSBS/Safira)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
06 April 2021
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menggelar kegiatan Sosialisasi Tingkat Balai Kegiatan Program Percepatan dan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Tahun Anggaran 2021 Wilayah Jawa Tengah pada lingkungan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasi dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA) II di Kota Solo, Jawa Tengah, pada Selasa – Kamis (6-8/4/2021), dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Pada kesempatan ini, kegiatan tersebut dihadiri oleh pejabat dan karyawan di lingkungan BBWSBS, Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM), Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), serta Kepala Desa (Kades) Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Sragen. P3TGAI merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat petani dalam rehabilitasi, peningkatan atau pembangunan jaringan irigasi secara partisipatif, terencana dan sistematis untuk meningkatkan kinerja pengelolaan jaringan irigasi. Total penerima manfaat kegiatan P3TGAI TA 2021 PPK OP SDA II Ada sebanyak 153 desa antara lain Kabupaten Boyolali 26 desa, Kabupaten Karanganyar 22 desa, Kabupaten Klaten 25 desa, Kabupaten Sragen 24 desa, Kabupaten Sukoharjo 25 desa dan Kabupaten Wonogiri 31 desa. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech. dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini merupakan agenda prioritas untuk memperkuat infrastruktur yang ditujukan untuk mendukung aktivitas perekonomian dan mendorong pemerataan pembangunan nasional. “Kegiatan sosialisasi memberi manfaat dan meningkatkan pengetahuan. Saya berharap dukungan dari semua pihak yang terkait khususnya P3A dan kepala desa untuk mensukseskan pelaksanaan program P3TGAI ini, program dari petani, oleh petani dan untuk petani,” ujarnya. Konsultan Manajemen Balai pada PPK OP SDA II BBWSBS, Sigit Budi Widigdyo, ST mengatakan kegiatan P3TGAI merupakan kegiatan normalisasi jaringan irigasi atau pekerjakan tanah tanpa menggunakan alat berat atau perbaikan jaringan irigasi. “Sasaran pelaksanaan P3TGAI yang pertama pemberdayaan P3A, Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air [GP3A] dan Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air [IP3A] dalam kegiatan teknis rehabilitasi jaringan irigasi dan pembangunan jaringan irigasi. Kedua Rehabilitasi jaringan irigasi untuk perbaikan jaringan irigasi guna mengembalikan fungsi dan pelayanan irigasi seperti semula. Ketiga adalah peningkatan jaringan irigasi untuk meningkatkan fungsi dan kondisi jaringan irihasi yang sudah ada. Terakhir adalah pembangunan jaringan irigasi untuk penyediaan jaringan irigas di wilayah tertentu yang belum ada jaringan irigasinya,” katanya. Staf Pengamanan Pembangunan Strategis Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Firmansyah, SH berpesan kepada desa yang menerima P3TGAI agar melaksanakan pekerjakan sesuai arahan. “Untuk desa yang menerima P3TGAI kami harap agar mengerjakan program tersebut secara tepat waktu, tertib administrasi, dan tertib anggaran,” paparnya. (BBWSBS/Tamara)
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
31 July 2026
<div>Kondisi kekeringan berdampak pada kebutuhan air bersih masyarakat. BBWSBS terus bergerak mendukung pemenuhan kebutuhan tersebut melalui distribusi air bersih di Desa Papringan, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (31/7/2026).<br><br></div><div>Sebanyak 1 unit truk tangki dengan kapasitas 4.000 liter digunakan untuk menyalurkan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di RT 05 RW 03. Penyaluran ini dilakukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.<br><br></div><div>BBWSBS terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait dalam merespons kondisi kekeringan serta mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah terdampak.</div><div><br></div>
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
06 May 2021
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Perkembangan Pengadaan Tanah Lahan Jabung Ring Dyke yang berada di Provinsi Jawa Timur yang diadakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia dengan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Kantor BBWSBS di Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (06/05/2021). Rakor ini juga di hadiri oleh perwakilan dari Biro Administrasi Pembangunan Provinsi Jawa Timur, Kantor Wilayah Pertanahan Provinsi Jawa Timur dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tuban. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembahasan terkait pengadaan lahan Jabung Ring Dyke yang sampai saat ini sedang pada tahap pengajuan dokumen perencanaan pengadaan tanah dan penentuan lokasi ke Gubernur Jawa Timur dalam rangka percepatan pembangunan Jabung Ring Dyke yang berada di Kecamatan Widang, Tuban, Jawa Timur dengan luas tampungan sebesar 1.400 Ha dengan panjang tanggul sekitar 24,4 Km. Rencananya Jabung Ring Dyke yang memiliki kapasitas tampungan air sebesar 30,5jt m3, nantinya turut dapat menyediakan pasokan air baku di wilayah hilir Sungai Bengawan Solo, Jawa Tengah. Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Bengawan Solo, R. Panji Satrio, S.T., M.T., MDM mengatakan Pengadaan tanah di wilayah tersebut harus segera dilakukan. Agar pembangunan fisik dapat dilaksanakan setelah pengadaan tanah selesai. “Diharapkan dengan adanya rakor ini mampu menyelesaikan masalah masalah yang terjadi saat pengadaan tanah lahan Jabung Ring Dyke,” ujarnya. (BBWSBS/Tamara)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
22 July 2021
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menyalurkan 150 paket sembako dan daging hewan kurban dalam momen Iduladha 1442 H kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19, Kamis (22/7). Pembagian paket sembako dan daging kurban langsung ke warga yang merupakan salah satu bentuk kepedulian BBWS Bengawan Solo untuk membantu warga yang ekonominya terdampak pandemi Covid-19. Target sasaran penerima bantuan paket sembako mulai dari fakir miskin, kaum duafa hingga pekerja tidak tetap yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat di masa pandemi virus corona atau Covid-19. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., disela kegiatan pembagian paket sembako menyampaikan kepada beberapa warga masyarakat terdampak pandemi Covid-19. “Kami mengantar bantuan paket sembako dan daging hewan kurban langsung ke warga. Jangan sampai bantuan ini, salah sasaran dan semoga dapat meringankan beban masyarakat yang terimpit ekonominya akibat pandemi Covid-19. Paket sembako dan daging hewan kurban ini, kami berikan untuk kaum duafa, warga lansia, penjaga makam, penyapu sampah, buruh gendong di pasar, dan lainnya” kata Agus. Saat membagikan bantuan paket sembako dan daging hewan kurban, Agus juga mengedukasi masyarakat agar mengencangkan protokol kesehatan demi memutus mata rantai penularan Covid-19. Masyarakat diminta memakai masker saat berinteraksi dengan orang lain. Selain itu, masyarakat diminta rajin mencuci tangan dengan sabun dan air, jaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan. “Jangan sampai warga yang menerima paket sembako dan daging hewan kurban ini berkerumun. Sebisa mungkin kita tetap melaksanakan pembagian sesuai dengan protokol kesehatan,” ujarnya. Seorang penerima bantuan paket sembako, Darmadi, mengucapkan terima kasih kepada BBWS Bengawan Solo yang telah memberikan paket sembako dan daging hewan kurban. Darmadi bekerja sebagai sukarelawan pengatur lalu lintas (Supeltas) dengan penghasilan tak menentu. “Penghasilan saya tidak menentu, Alhamdulilah masih ada banyak orang yang memperhatikan nasib masyarakat kecil yang terdampak pandemi Covid-19,” katanya. (BBWSBS/Tamara)
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
09 November 2021
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menggelar acara Penandatanganan Kontrak Dua Paket Pekerjaan di Lingkungan BBWSBS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Kantor BBWSBS Kec. Kartasura, Kab. Sukoharjo, Prov. Jawa Tengah, Selasa (09/11/2021). Acara penandatanganan tersebut juga terhubung secara daring melalui video conference yang diikuti oleh Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA), Kepala BBWS Bengawan Solo, Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Jawa Tengah, dan pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo. Dalam kesempatan ini, BBWS Bengawan Solo menandatangani dua paket pekerjaan, yakni paket Rehabilitasi Bendungan Kedunguling dan Penanganan Rembesan Bendungan Cengkik dengan penyedia jasa PT BRANTAS ABIPRAYA (Persero) senilai Rp. 66.257.594.996,24 dan Penataan Kawasan Dalam Rangka Pengamanan Bendungan Cengklik dengan penyedia jasa PT. REKA ESTI UTAMA senilai Rp. 26.574.845.573,41. Kedua paket tersebut memiliki waktu pelaksanaan 365 hari. Ir. Lilik Retno Cahyadiningsih, MA selaku Direktur Bina Operasi dan pemeilharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA) mengucapkan selamat untuk penyedia jasa dan berharap jika pekerjaan dalam dua paket kontrak tersebut bisa terlaksana dengan tepat waktu. "Saya ucapkan selamat untuk penyedia jasa yang terpilih. Saya berharap nantinya terkait administrasi laporan mohon untuk diperhatikan. Saya juga berharap agar pemantauan tiap minggu maupun tiap bulan untuk tetap dilakukan agar pekerjaan bisa selesai dengan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat manfaat," paparnya. Dalam kesempatan itu, Kepala BBWS Bengawan Solo, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech. turut memberikan arahannya dan sempat mewanti-wanti kepada para kontraktor untuk menjaga integritas dalam bekerja. "Saya ucapkan selamat atas kontrak dua paket pekerjaan ini. Nantinya pekerjaan ini harus dikerjakan sebaik-baiknya dan untuk para penyedia jasa dapat memanfaatkan sisa waktu seefektif mungkin. Saya berharap para penyedia jasa dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan kontrak, dengan menerapkan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran. Selamat bekerja!,” pesannya. (BBWSBS/ Fira)
Baca Selengkapnya