Berita Balai,
20 August 2026
<div>Dalam rangka menjaga ketersediaan air irigasi dan menghadapi potensi kekeringan, BBWS Bengawan Solo melaksanakan pemeliharaan berkala pada Rumah Pompa JIAT SDNG 526 di Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi pada Tahun Anggaran 2026.<br><br>Kegiatan pemeliharaan meliputi perbaikan jaringan irigasi sumur JIAT berupa 3 buah Alva Valve dan 3 buah box bagi, serta perbaikan rumah pompa. Pekerjaan ini dilakukan untuk menjaga fungsi sarana dan prasarana irigasi agar tetap optimal dalam mendukung kelancaran distribusi air ke lahan pertanian.<br><br>Pemeliharaan infrastruktur JIAT menjadi bagian dari upaya BBWS Bengawan Solo dalam menjaga keandalan jaringan irigasi serta mendukung ketahanan air dan pertanian, khususnya saat menghadapi musim kemarau. Dengan infrastruktur yang terawat, diharapkan kebutuhan air bagi masyarakat dan lahan pertanian dapat tetap terpenuhi.</div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
30 April 2026
<div>Halo #KoncoBengawan,</div><div><br></div><div>BBWSBS menyelenggarakan Pelatihan Survei dan Pengolahan Data Batimetri pada tanggal 22–24 April 2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pengelolaan sumber daya air. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman teknis peserta mulai dari pengoperasian peralatan survei hingga pengolahan data secara komprehensif.<br><br></div><div>Melalui rangkaian materi, diskusi, dan praktik lapangan, peserta dibekali keterampilan dalam penggunaan peralatan batimetri serta aplikasi pendukung seperti perangkat lunak pengolahan data. Praktik langsung di lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan peserta mampu mengaplikasikan teori secara efektif dan akurat.<br><br></div><div>Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung penyediaan data yang lebih presisi dan berkualitas dalam perencanaan serta pengelolaan infrastruktur sumber daya air. BBWSBS terus berkomitmen meningkatkan kompetensi SDM guna mewujudkan pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.</div><div><br></div><div>Batimetri adalah gambaran kedalaman perairan dan konfigurasi umum dari dasar perairan berdasarkan analisis profil dari data kedalaman<br><br></div><div>Sumber: Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2026 tentang Survei Hidrografi Dan Pemetaan Hidrografi Nasional<br><br></div><div>Survei batimetri diperlukan untuk memperoleh gambaran kontur kedalaman yang berupa angka kedalaman serta posisi kenampakan yang ada di areal lokasi yang akan dikaji berikut areal sekitarnya.<br><br></div><div>Sumber: Pusat Pengembangan Kompetensi SDA dan Pemukiman, Modul 6 Pengukuran Batimetri dan Hidro Oseanografi, Pusbangkom, Kementerian PUPR.<br><br>Pelatihan Survei dan Pengolahan Data Batimetri dilaksanakan pada tanggal 22–24 April 2026. Selain menerima materi di kelas, peserta juga melaksanakan praktik pengukuran langsung di Telaga Pasir Sarangan guna memperkuat pemahaman teknis serta keterampilan dalam pelaksanaan survei batimetri.<br><br></div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
21 April 2021
<div>Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air (SDA) Ir. Jarot Widyoko, Sp-1 bersama Direktur Bina Operasi dan pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA), Ir. Lilik Retno Cahyadiningsih, MA., didampingi Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech. beserta pejabat dan staf BBWSBS lainnya, melakukan monitoring infrastruktur di Waduk Cengklik yang berada di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, dan Waduk Kedung Uling, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Selasa (20/4). Kegiatan tersebut berjalan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Monitoring tersebut sekaligus untuk meningkatkan kesiapsiagaan mengantisipasi banjir yang merupakan bencana tahunan di musim hujan. Sesuai dengan kebijakan dalam pembangunan infrastruktur ketahanan bencana mencakup pengembangan infrastruktur tangguh bencana dan penguatan infrastruktur vital, pengelolaan terpadu kawasan rawan bencana, serta restorasi dan konservasi daerah aliran sungai. Direktur Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA) Kementerian Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Ir. Jarot Widyoko, Sp-1, mengatakan, pihaknya berusaha meningkatkan monitoring evaluasi waduk untuk mengantisipasi banjir. “Kami sebisa mungkin mengantisipasi banjir dan selalu meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan penanganan sesuai prosedur yang ada,” ujarnya. Jarot menambahkan diperlukan koordinasi yang baik, secara internal maupun eksternal. “Saya mengingatkan seluruh satuan kerja untuk memperhatikan pekerjaan yang ditanganinya. Jangan sampai salah dalam mengambil keputusan. Perlu adanya kesiapsiagaan apabila terjadi bencana,” katanya. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech mengatakan selalu menjalin komunikasi antar instansi. Hal itu dilakukan untuk bertukar informasi antar satu dengan yang lainnya sehingga jika suatu hari terjadi permasalahan tentang Sungai Bengawan Solo dapat segera diselesaikan. ”Tugas kita bersama untuk dapat mencari solusi terbaik tentang permasalahan Sungai Bengawan Solo,” ujarnya. (BBWSBS/Tamara) </div>
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
10 March 2021
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) melakukan Penandatanganan Surat Perjanjian Kerja (SPK) di lingkungan BBWSBS, Rabu (10/03/2021). Sebanyak tiga SPK yang ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasi dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA) IV, Antonius Suryono, S.T., M.M.T., dan satu SPK yang ditandatangani oleh PPK Perencanaan Bendungan, Muhammad Hidayat Anwar, S.T., M.T., yang dilaksanakan di Kantor BBWSBS, di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Penandatanganan paket pekerjaan yang disaksikan oleh Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., Kepala Bidang (Kabid) OP SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, S.T., M.Si., Kabid PJSA Bengawan Solo, Ir. Isgiyanto, M.T., Kabid Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur (KPI) SDA, Ali Rahmat, S.T., M.T., Kepala Satker OP SDA Bengawan Solo, Surendro Andi Wibowo, S.T., MPSDA., dan Kepala SNVT Pembangunan Bendungan Bengawan Solo, Dony Faturochman S., S.T., M.T., beserta pejabat lainnya. Adapun paket pekerjaan yang ditandatangani, yaitu Pemeliharaan Berkala Sungai Bengawan Solo oleh PT. Dikrie Jaya senilai Rp2.400.000.000, Supervisi Pemeliharaan Berkala Bengawan Solo Hilir oleh PT. Retracindo Konsultan Indonesia KSO; CV. Monumental senilai Rp1.100.429.000, Remedial Bendungan di Wilayah Solo Hilir oleh PT. Aura Sinar Baru senilai Rp8.550.000.068, dan Persiapan OP Bendungan Tukul di Kabupaten Pacitan oleh PT. Trideconst KSO; CV. Jati Utama senilai Rp.1.267.770.000. Kepala BBWSBS, Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech., turut mengucapkan selamat kepada penyedia jasa yang telah lolos setelah bersaing dalam kompetisi yang sehat. “Kami berharap pekerjaan ini nantinya dapat terselesaikan tepat waktu dan tentunya tepat mutu, serta semua pihak terkait agar memahami dan mematuhi ketentuan-ketentuan sehingga dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai yang tertuang dalam kontrak tersebut,” tutupnya. (BBWSBS/Ferri).
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
28 October 2025
<div>BBWSBS terus berkomitmen mendukung upaya peningkatan ketahanan dan kemandirian pangan nasional melalui pembangunan infrastruktur sumber daya air yang berkelanjutan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pembangunan Sumur JIAT (Jaringan Irigasi Air Tanah) sebagai sumber irigasi bagi lahan pertanian di wilayah potensial.<br> <br>Kegiatan pembangunan Sumur JIAT di Provinsi Jawa Tengah ini tersebar di empat kabupaten, dengan total luas layanan mencapai 60 hektare dan panjang jaringan irigasi 2,8 kilometer. Program tersebut, diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan air irigasi, terutama pada musim kemarau, sehingga produktivitas tanam untuk pertanian dapat terjaga secara berkelanjutan.<br> <br>Melalui pembangunan ini, BBWSBS berperan aktif dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional, sekaligus memperkuat kesejahteraan petani serta menjaga stabilitas pasokan pangan. Inisiatif ini menjadi wujud nyata sinergi antara pengelolaan sumber daya air dan pembangunan sektor pertanian menuju kedaulatan pangan di Indonesia.<br><br></div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
30 December 2025
<div>Penggunaan sumber daya air (SDA) untuk media adalah pemanfaatan air dan prasarananya untuk berbagai kegiatan tanpa mengambil air keluar dari sumbernya. Dalam pemanfaatan ini, air hanya berfungsi sebagai tempat atau wahana aktivitas.<br><br>Contoh penggunaannya dapat dilihat pada transportasi air, olahraga air, pariwisata, hingga perikanan budi daya. Semua kegiatan tersebut menjadikan air sebagai media berlangsungnya aktivitas, sementara air tetap berada di sumbernya.<br><br>Agar pemanfaatannya tetap aman dan tidak mengganggu fungsi sumber air, penggunaan SDA sebagai media harus dilakukan secara tertib, hemat, tepat, dan berkelanjutan. Prinsip ini memastikan aktivitas yang dilakukan tetap sejalan dengan upaya pelestarian.<br><br>Tujuan akhirnya adalah menjaga keberlanjutan SDA dengan mencegah pencemaran, kerusakan prasarana, dan menurunnya kualitas air. Dengan begitu, air dapat terus dimanfaatkan sebagai media kegiatan tanpa mengurangi kelestariannya.<br><br><a href="https://www.instagram.com/kementerianpu/">@kementerianpu</a><br><a href="https://www.instagram.com/pu_sda/">@pu_sda</a><br><br><br></div>
Baca Selengkapnya