Menteri Pekerjaan Umum Tinjau Pembangunan Floodway Sikambing-Belawan Untuk Kurangi Risiko Banjir Di Kota Medan
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo meninjau langsung progres pembangunan Floodway Sikambing–Belawan di Kota Medan, Sumatera Utara. Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat sistem pengendalian banjir di kawasan perkotaan yang rawan terdampak genangan saat curah hujan tinggi.
Sungai Sikambing dan Sungai Belawan merupakan dua sungai utama yang melintasi Kota Medan. Dalam kondisi eksisting, Sungai Sikambing tidak lagi mampu menampung debit air yang meningkat akibat curah hujan ekstrem dan perubahan tata guna lahan di wilayah tangkapan air. Kondisi tersebut kerap menyebabkan banjir di wilayah padat penduduk seperti Kecamatan Medan Selayang dan Medan Sunggal.
Melalui pembangunan Floodway Sikambing–Belawan, sebagian debit air dari Sungai Sikambing akan dialihkan menuju Sungai Belawan. Berdasarkan hasil kajian hidrologi, Sungai Belawan masih memiliki kapasitas yang cukup untuk menampung tambahan debit hingga 30 meter kubik per detik. Dengan demikian, aliran air yang sebelumnya menumpuk di Sungai Sikambing dapat dikurangi secara signifikan.
Dalam kunjungannya, Menteri Dody menyampaikan bahwa pembangunan floodway ini merupakan langkah strategis dalam mengatasi banjir di Kota Medan.
“Floodway ini akan menjadi solusi penting untuk menurunkan debit banjir yang kerap melanda kawasan inti Kota Medan, terutama di wilayah Medan Selayang dan Medan Sunggal. Dengan sistem pengalihan aliran ini, beban Sungai Sikambing dapat berkurang sekitar 30 meter kubik per detik,” ujar Menteri Dody.
Pembangunan floodway ini diperkirakan akan mampu mengurangi genangan banjir di area seluas sekitar 330 hektar, khususnya di sepanjang Sungai Sikambing Hilir, Sungai Selayang, dan Sungai Putih. Dengan turunnya muka air banjir di Sungai Sikambing, secara tidak langsung juga akan menurunkan muka air di Sungai Selayang, Sungai Deli, serta sistem drainase kota yang bermuara di hilir floodway tersebut.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan, Feriyanto Pawenrusi, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari upaya terpadu pemerintah dalam pengelolaan sumber daya air di wilayah Sungai Belawan dan Sungai Deli. “Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat agar pembangunan ini berjalan tepat waktu dan manfaatnya dapat segera dirasakan oleh warga Medan,” ujarnya.
Dengan selesainya pembangunan Floodway Sikambing–Belawan, risiko banjir di Kota Medan diharapkan dapat berkurang secara signifikan dan memberikan dampak positif bagi keselamatan, kenyamanan, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.