BHGK Perkuat Budaya Integritas Melalui Webinar Integrity And Corruption Risk Control In Construsction (ICONIC) 2026
Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, bersih, dan akuntabel, Balai Hidrolika dan Geoteknik Keairan (BHGK) mengikuti kegiatan Integrity and Corruption Risk Control in Construction (ICONIC) 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Kepatuhan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) secara daring pada Rabu (17/06).
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 1.600 peserta dari unit organisasi, unit kerja serta unit pelaksana teknis di lingkungan Ditjen SDA dan menjadi wadah pembelajaran dan penguatan komitmen dalam mengendalikan risiko integritas serta mencegah potensi korupsi pada setiap tahapan penyelenggaraan konstruksi bidang sumber daya air.
ICONIC 2026 menghadirkan sejumlah narasumber Plt. Direktur Kepatuhan Intern Ditjen SDA Syauqiyatul Afnani Rangkuti, Koordinator Inspektorat I Elbert Marangkup, Contract Administration and Risk Manager PT PP Ranto Haposan, serta Pemeriksa Ahli Madya Badan Pemeriksa Keuangan Hery Antaris.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya penerapan prinsip integritas, pengelolaan risiko, serta penguatan sistem pengendalian dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Langkah tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan pembangunan infrastruktur sumber daya air berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, serta memberikan hasil yang optimal bagi masyarakat.
Penguatan integritas dalam proses pembangunan memiliki dampak yang sangat nyata. Infrastruktur yang dibangun dengan tata kelola yang baik akan menghasilkan kualitas pekerjaan yang lebih terjamin, penggunaan anggaran yang lebih efektif, serta meminimalkan risiko penyimpangan yang dapat menghambat pelayanan publik.
Melalui penguatan integritas dan pengendalian risiko korupsi, diharapkan pembangunan sumber daya air dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya pembangunan nasional yang berkelanjutan.