Banjir Parah Rusak Bendung Jambo Aye Aceh Utara, BWS Sumatera I Lakukan Penanganan Darurat
Berita Balai •
Aceh Utara 14/12 --- Banjir parah yang melanda kawasan Sungai Jambo Aye menyebabkan kerusakan serius pada infrastruktur pengendali air di wilayah tersebut. Bendung Jambo Aye terdampak langsung oleh derasnya aliran banjir yang membawa material lumpur dan puing dalam jumlah besar. Kondisi ini membuat fungsi bendung tidak berjalan optimal dan mengganggu sistem pengairan di sekitarnya. Dampak kerusakan terpantau di beberapa titik strategis bangunan. Penanganan awal segera dilakukan untuk mencegah risiko lanjutan.
Kerusakan terparah terjadi pada bangunan kantong lumpur yang mengalami penumpukan sedimen dalam jumlah besar. Endapan material banjir menutup alur air dan menghambat proses pengendapan lumpur sebagaimana fungsi awal bangunan tersebut. Kondisi ini memperparah tekanan aliran air ke tubuh bendung. Jika tidak segera ditangani, risiko kerusakan lanjutan dapat terjadi. Situasi ini membutuhkan penanganan cepat dan terukur.
Selain kantong lumpur, tanggul pengaman di sekitar bendung juga dilaporkan mengalami jebol akibat tingginya debit banjir. Jebolnya tanggul memperluas area terdampak dan meningkatkan risiko luapan ke wilayah sekitar. Kerusakan ini turut mempengaruhi stabilitas bangunan bendung secara keseluruhan. Aliran air menjadi sulit dikendalikan dalam kondisi ekstrem. Upaya pengamanan darurat dilakukan untuk membatasi dampak lebih luas.
BWS Sumatera I bergerak melakukan pembersihan material lumpur dan puing yang menutup area bendung. Kegiatan difokuskan pada normalisasi alur air, penanganan kantong lumpur, serta pengamanan titik tanggul yang rusak. Pengoperasian bendung sempat terhambat akibat kondisi lapangan yang belum memungkinkan. Meski demikian, upaya dilakukan secara bertahap agar fungsi bendung dapat segera dipulihkan. Seluruh pekerjaan menyesuaikan kondisi cuaca dan debit air terkini.
Penanganan ini menjadi bagian dari respons cepat pascabanjir untuk memulihkan infrastruktur sumber daya air yang terdampak. Evaluasi teknis lanjutan akan dilakukan untuk menentukan langkah perbaikan permanen. Diharapkan penanganan darurat ini mampu menekan risiko banjir susulan dan menjaga keberlanjutan fungsi irigasi. Sinergi lintas pihak terus diperkuat dalam proses pemulihan. Upaya ini dilakukan demi melindungi masyarakat dan kawasan pertanian di sekitar Sungai Jambo Aye. (rh)
Berita
Kementerian PU Waspadai Banjir Susulan, Perbaikan Bendung Pante Lhong Jadi Prioritas
Pohon Produksi Ramah Lereng Jadi Solusi Kebutuhan Ekonomi dan Kelestarian Lingkungan
Penanganan Tanggul Jebol di Lhoksukon Terus Berjalan, BWS Sumatera I Turun Langsung
Koordinasi Pengendalian Banjir dan Irigasi, Bupati Aceh Besar Kunjungi BWS Sumatera I
Infrastruktur Jalan dan Sungai Lawe Alas Gayo Lues Jadi Fokus Kunjungan Menteri PU
Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU Tinjau Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie, BWS Sumatera I Siap Kelola Dengan Optimal