BWS Sumatera I Bersama Adhi Karya Pulihkan Fungsi Irigasi Bendung Pante Lhong Pascabencana
Berita Balai •
Bireuen, 23/1 — Pemulihan Bendung Pante Lhong terus dilakukan untuk mengembalikan fungsi irigasi yang terdampak bencana. Masyarakat di sekitar bendung menyaksikan langsung proses pembersihan sedimen yang menumpuk di pintu irigasi dan saluran. Kondisi tersebut sebelumnya menghambat distribusi air ke area persawahan warga. Upaya pemulihan ini diharapkan dapat mengembalikan aliran air secara normal. Kegiatan ini menjadi harapan baru bagi petani agar aktivitas pertanian dapat kembali berjalan.
Pekerjaan pemulihan meliputi pembersihan sedimen di pintu irigasi, pembersihan sedimen di saluran, perbaikan pintu air, serta pemulihan struktur bendung. Sedimen yang terbawa aliran banjir menutup sebagian fungsi bangunan irigasi. Proses pembersihan dilakukan secara bertahap untuk menjaga kondisi konstruksi tetap aman. Perbaikan pintu air dilakukan agar pengaturan debit kembali optimal. Seluruh tahapan pekerjaan disesuaikan dengan kondisi teknis di lapangan.
Pelaksanaan pekerjaan dilakukan oleh BWS Sumatera I bersama PT Adhi Karya sebagai mitra pelaksana di lapangan. Personel dan peralatan dikerahkan untuk mempercepat proses pembersihan dan perbaikan bendung. Kegiatan dilaksanakan dengan memperhatikan aspek keselamatan kerja dan keberlanjutan fungsi bangunan. Koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah daerah dan masyarakat sekitar. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan fungsi irigasi.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Sumber Daya Air bersama Menteri Pekerjaan Umum telah meninjau langsung Bendung Pante Lhong. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi kerusakan serta dampaknya terhadap masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, diberikan arahan agar pemulihan bendung segera dilaksanakan. Penanganan diminta dilakukan secara cepat, terukur, dan sesuai kaidah teknis. Arahan tersebut menjadi dasar percepatan pekerjaan di lapangan.
Dengan dilaksanakannya pemulihan Bendung Pante Lhong oleh BWS Sumatera I bersama Adhi Karya, masyarakat berharap sistem irigasi dapat kembali dimanfaatkan secara optimal.
Ketersediaan air irigasi menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan masa tanam petani. Pemerintah terus berupaya memastikan infrastruktur sumber daya air kembali berfungsi pascabencana. Pemulihan ini diharapkan mampu mendukung produktivitas pertanian dan pemulihan ekonomi masyarakat. Bendung yang kembali berfungsi menjadi kunci ketahanan air di wilayah tersebut.
Berita
BWS Sumatera I Bersama Adhi Karya Pulihkan Fungsi Irigasi Bendung Pante Lhong Pascabencana
Kementerian PU Terapkan Padat Karya untuk Pulihkan Infrastruktur dan Ekonomi Pascabencana di Sumatera
Warga Merasakan Dampak Nyata Pembangunan Sumur Bor Kementerian Pekerjaan Umum
BWS Sumatera I Identifikasi Pendangkalan Sungai Krueng Meureudu Melalui Pengukuran Tampang Sungai
Generasi Muda Kementerian PU Hadir di Lokasi Bencana, Menyemai Harapan dari Reruntuhan
Menteri PU Tinjau TPA dan IPLT Rantau, Percepat Pemulihan Sanitasi Pascabencana Aceh Tamiang