Berita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
09 June 2022
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melakukan Penandatanganan Kontrak Paket Pekerjaan di lingkungan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo di Kantor BBWS Bengawan Solo, Pabelan, Sukoharjo, Rabu (08/06/2022). Acara penandatanganan tersebut dihadiri oleh Kepala BBWS Bengawan Solo, Maryadi Utama, S.T, M.Si., Kepala SNVT PJSA Bengawan Solo, R. Panji Satrio, S.T., M.T., MDM, serta pejabat di lingkungan BBWS Bengawan Solo dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dalam kesempatan ini, BBWS Bengawan Solo diwakili oleh PPK Sungai dan Pantai III menandatangani paket pekerjaan Pengendalian Banjir Kali Pepe Hulu dan Anak Sungai Bengawan Solo di Kota Surakarta dengan penyedia jasa PT. Bangkit Berkah Perkasa senilai Rp. 70.020.560.759,63 dan paket pekerjaan Supervisi Pengendalian Banjir Kali Pepe Hulu dan Anak Sungai Bengawan Solo di Kota Surakarta dengan penyedia jasa PT. Rayakonsult KSO PT. Brahma Seta Indonesia – PT. Manggalakarya Bangun Sarana senilai Rp. 3.490.982.000,00 dengan jangka waktu pelaksanaan 540 hari kalender. Dalam arahannya, Maryadi Utama, S.T, M.Si., menyampaikan bahwa setelah tanda tangan kontrak berarti tanggung jawab yang harus diimplementasikan akan dimulai, sehingga diharapkan semua dapat berproses dan terselesaikan dengan baik. “Kami berharap semua pihak terkait dapat benar-benar berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan ini dengan baik. Serta tentunya dapat bekerja secara profesional dan tepat mutu,” katanya. (BBWSBS/Safira)
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
12 November 2025
<div>Repost <a href="https://www.instagram.com/kementerianpu/">@kementerianpu</a> Melalui Tiga Pilar Kesiapsiagaan Nasional: kesiapsiagaan infrastruktur dan keselamatan publik, komando terpadu dan teknologi respons cepat, serta pelayanan publik yang manusiawi dan berkelanjutan, Kementerian PU memperkuat komitmen seluruh jajaran untuk tetap sigap menghadapi potensi cuaca ekstrem dan tingginya mobilitas masyarakat selama masa Nataru 2025.<br><br>Menteri PU <a href="https://www.instagram.com/dody_hanggodo/">@dody_hanggodo</a> menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan tanggung jawab moral bersama. la menyampaikan bahwa setiap jalan yang mantap, sungai yang mengalir lancar, dan posko yang ramah mencerminkan kehadiran negara melalui kerja nyata insan Kementerian PU.</div>
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
07 September 2021
Program Padat Karya Tunai (PKT) melalui Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus bergulir di seluruh Indonesia. Pada tahun 2021, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menyelenggarakan P3TGAI di 190 lokasi di Jawa Tengah dan 452 lokasi di Jawa Timur. Dalam kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Timur, Selasa (07/09/2021), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengunjungi lokasi P3-TGAI di Desa Coper, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Hadir dalam kunjungan tersebut Direktur Jenderal Sumber Daya Air Ir. Jarot Widyoko Sp 1, dan Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi Industri dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, ST, M.Sc, DEA beserta Kepala BBWS Bengawan Solo Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech. Menteri Basuki mengatan bahwa Kementerian PUPR membangun infrastruktur kerakyatan seperti jaringan irigasi kecil sehingga air dapat mengalir sampai ke sawah-sawah milik petani sehingga dapat memakmurkan usahatani di desa. P3TGAI merupakan pekerjaan perbaikan,rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi secara partisipatif yang melibatkan masyarakat, untuk mendukung kedaulatan pangan. Petani pekerja diberikan upah harian atau mingguan, sehingga menambah penghasilan petani atau penduduk desa terutama di antara musim tanam dan panen. P3TGAI Desa Coper termasuk dalam wikayah Daerah Irigasi (DI) Kori yang memiliki luas 58 Ha. Kegiatan ini bermanfaat bagi Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Sri Tirto Mulyo yakni pengembalian fungsi lahan yang semula seluas 52 Ha menjadi 58 Ha, Penambahan Indeks Pertanaman (IP) semula 50% menjadi 70%, dan meningkatkan keterampilan dalam mengelola jaringan irigasi (bbwsbs/sita).
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
09 March 2021
Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) bersama Balai Teknik Bendungan melaksanakan Diskusi Teknis Pembahasan Uji Model Fisik Hidraulik Bendung Gerak Karangnongko secara virtual, Selasa (09/03/2020. “Model Test Saluran Pengelak Bendung Gerak Karangnongko telah melalui berbagai tahapan pengujian yaitu Running Test, Original Design dan Development Test” Jelas Ali Rahmat ST, MT selaku Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur (KPI) Sumber Daya Air (SDA). Pada kesempatan kali ini Ir. Suwanto Marsudi, MS selaku Kepala Laboraturium Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya berkesempatan melakukan presentasi Uji Model Test Pola Operasi Pintu Bendung Gerak Karangnongko secara virtual yang terdiri dari Operasi Pintu dengan Q20, Q50, Q1000 dan QPMF. Dari hasil pengujian laboraturium pada Q20 tidak direkomendasikan pintu dioperasikan secara seri bersama untuk 3 buah pintu, sebagai contoh untuk pintu 4,5,6. Karena secara hidrolik dari hasil pengujian model test terjadi sirkulasi aliran melingkar di peredam energi ke arah kiri dan kanan membentur dinding sayap peredam energi. Rencananya, Bendung Gerak Karangnongko akan dibangun di Sungai Bengawan Solo yang juga menjadi perbatasan Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dan Desa Mendenrejo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah dengan tipe concrete gravity, dengan daerah tangkapan seluas 10,03 Km2 serta berdaya tampung efektif sebesar 59,1 juta m3. Bendung Gerak Karangnongko diharapkan mampu memberikan pasokan Daerah Irigasi (DI) Karangnongko kanan (Kabupaten Bojonegoro) seluas 5.203 Ha dan D.I. Karangnongko kiri (Kabupaten Blora) seluas 1.747 Ha (bbwsbs/sita).
Baca Selengkapnya