Berita Balai,
09 February 2026
<div>BBWSBS melaksanakan apel pagi pada Senin, 9 Februari 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat disiplin, koordinasi, serta komitmen dalam menjalankan tugas dan fungsi organisasi.<br> <br>Kepala BBWSBS, Gatut Bayuadji, bertindak selaku Inspektur Apel dan memimpin langsung jalannya apel pagi. Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya tanggung jawab dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan pekerjaan.<br> <br>Gatut Bayuadji juga menyampaikan agar seluruh pegawai terus meningkatkan kinerja sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. Peningkatan kualitas kerja, integritas, serta kepatuhan terhadap aturan menjadi landasan utama dalam mendukung pencapaian target organisasi.<br> <br>“Saya sampaikan terima kasih atas kerja kerasnya tahun 2025, sehingga kita bisa mencapai target yang kita rencanakan. Ini merupakan kerja seluruh tim di BBWSBS yang kita banggakan dan kita cintai bersama. Harapannya tahun 2026 kita bisa mencapai lebih baik dari tahun 2025”, kata Gatut Bayuadji.<br> <br><br></div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
30 October 2025
<div>Air dari mata air Semen menjadi sumber utama bagi sistem irigasi D.I. Semen Krinjo, didukung oleh lima bendung yang berperan penting dalam distribusi air, yaitu Bendung Semen, Krinjo, Pule, Gadon, dan Klapan.<br> <br>Dengan dukungan infrastruktur irigasi yang andal, D.I. Semen Krinjo berperan penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat langkah bersama menuju swasembada pangan nasional.</div>
Baca Selengkapnya
Berita Balai,
28 October 2025
<div>Daerah Aliran Sungai (DAS) adalah wilayah daratan yang menyatu dengan sungai dan anak-anak sungainya. Fungsi utamanya adalah menampung, menyimpan, dan mengalirkan air dari curah hujan ke laut secara alami, menjaga keseimbangan ekosistem, dan mendukung ketersediaan air bagi masyarakat dan pertanian.<br><br>Pengelolaan DAS yang baik memiliki dampak langsung pada sektor pertanian. Air yang tersimpan dan mengalir dengan baik memastikan sawah tetap terairi, mendukung pertumbuhan tanaman, dan memperkuat ketahanan pangan, sehingga Indonesia semakin dekat dengan tujuan swasembada pangan.<br><br><a href="https://www.instagram.com/explore/tags/koncobengawan/">#KoncoBengawan</a>, yuk bersama-sama kita jaga dan lestarikan DAS, karena air yang terkelola dengan baik bukan hanya menyelamatkan lingkungan, tapi juga menumbuhkan pangan yang cukup dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat.</div>
Baca SelengkapnyaBerita Balai, Berita SDA, Berita KemenPUPR
25 April 2022
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menyelenggarakan acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di The Alana Hotel and Convention Center, Jawa Tengah, Senin (25/04/2022). Kegiatan tersebut tetap dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Program P3TGAI selain untuk mendukung program ketahanan pangan Nasional, juga sebagai upaya peningkatan kemampuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat khususnya petani. Selain itu, memperkuat dan meningkatkan kemandirian masyarakat petani dalam kegiatan pengelolaan jaringan irigasi. P3TGAI juga menyasar pada pemberdayaan Himpunan Petani Pemakai Air (Hippa) maupun Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dalam kegiatan teknis perbaikan dan peningkatan jaringan irigasi air. Tujuannya untuk mengembalikan kondisi dan fungsi saluran dan bangunan irigasi seperti semula secara parsial. Selain itu, juga bermanfaat untuk meningkatkan fungsi dan kondisi jaringan yang sudah ada melalui kegiatan rehabilitasi atau menambah luas area pelayanan pada jaringan irigasi yang sudah ada dengan mempertimbangkan perubahan kondisi lingkungannya. Total penerima manfaat kegiatan P3TGAI TA 2022 di Wilayah PPK OP SDA II ada sebanyak 289 (dua ratus delapan puluh sembilan) desa untuk Provinsi Jawa Tengah. Penerima manfaat kegiatan P3TGAI tahap I ada sebanyak 203 desa yang berlokasi di 6 (enam) kabupaten yaitu 28 desa di Kab. Wonogiri, 37 desa di Kab. Sukoharjo, 25 desa di Kab. Karanganyar, 35 desa di Kab. Sragen, 37 desa di Kab. Boyolali, dan 41 desa di Kab. Klaten. Kabid Operasi dan Pemeliharaan (O&P) SDA Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti, ST, M.Si., mengatakan kegiatan hari ini dilaksanakan bersama penandatanganan perjanjian kerja sama untuk 203 desa penerima pada tahap 1 pelaksanaan program P3-TGAI tahun 2022. Penandatanganan ini menjadi sebuah bentuk komitmen bersama dan bukti bahwa kita bersama siap mengemban tugas dan amanah menyelesaikan program P3-TGAI. “Saya berharap melalui kegiataan P3TGAI dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan menyerap tenaga kerja sebanyak-banyaknya bagi masyarakat desa penerima. Selain itu kegiatan P3-TGAI ini menjadi program yang mampu membangun kebersamaan petani dalam memafaatkan air untuk irigasi melalui saluran yang telah dibangun. Hingga pada akhirnya tercipta kedaulatan pangan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan,” katanya. (BBWSBS/Tamara)
Baca Selengkapnya